The Martial Spirit Of The King

The Martial Spirit Of The King
Su tian tak sadarkan diri



episode 32 jiwa beladiri xiao ning dan Wu Mei


Dampak serang Su tian bukan hanya membuat para perampok itu terluka parah tapi juga membuat kelompok para pedagang menerima cidera ringan


Wu Mei, xiao ning, Zhang Nan dan ho cui mata mereka terbelalak terbuka lebar sambil menelan ludah melihat dampak serang itu.


belum lagi mereka sadar dari keterkejutannya


Su tian langsung melesat kearah kelompok perampok itu dan mengayunkan pedangnya kesana kemari membunuh anggota perampok itu, pemimpin kelompok perampok itu terkejut melihat seseorang pemuda menyerang mereka secara tiba-tiba sambil berkata


,, " si.. si.. siapa kau apa kami pernah menyinggung mu, ucap pemimpin perampok yang sedang menahan sakit dari luka yang di terimanya


Su tian yang sudah di kendalikan oleh kemarahannya dia tidak menjawab langsung melesat kearah pemimpin perampok sambil mengayunkan pedangnya,


pemimpin perampok yang melihat seseorang pemuda yang menyerangnya langsung menangis serang itu dengan senjatanya, pertarungan sengit pun terjadi.


xiao ning dan Wu Mei yang pulih dari keterkejutan mereka pun melihat Su tian sedang melawan pemimpin perampok itu, mereka berdua saling menatap dan mengangguk lalu mengeluarkan jiwa beladiri mereka yang berbentuk rusa tanduk petir dan serigala angin,


xiao ning mengeluarkan jiwa beladiri rusa bertanduk petir dan Wu Mei mengeluarkan jiwa beladiri serigala angin,


tidak butuh waktu lama dengan kecepatan mereka berdua untuk sampai ke pertarungan Su tian dan pemimpin para perampok.


mereka langsung berada diantara Su tian dan pemimpin para perampok dan mengeluarkan


teknik adalan mereka.


pemimpin perampok itu mendengus kesal karena melihat 2 orang lagi yang datang dan menyerangnya, dia merasa menghadapi Su tian dengan lukanya saja sudah sangat merepotkan dan di tambah lagi 2 orang yang mempunyai kecepatan serangan


Su tian yang melihat kedatangan xiao ning dan Wu Mei dia mulai mengumpulkan sisa-sisa Qi kedalam pedang dan mempertipis bilah Qi pedangnya sesuai yang di ajarkan gurunya


pemimpin perampok itu kewalahan menghadapi kedua wanita itu dan bertahan sambil mundur


Su tian yang melihat pemimpin perampok itu teralihkan oleh xiao ning dan Wu Mei


dia langsung menggunakan teknik langkah bayangan melesat kearah pemimpin perampok sambil mengayunkan pedangnya,


ayunan pedang Su tian melewati pemimpin perampok itu.


pemimpin perampok itu tiba-tiba merasakan angin dingin melewati lehernya dan ketika dia hendak menoleh kebelakang, pemimpin perampok itu merasa pandangan berputar sesaat dan kemudian dia terjatuh lalu melihat tubuhnya yang masih berdiri dan akhirnya pandangannya mulai berubah berlahan-lahan menjadi gelap.


Wu Mei dan xiao ning yang tiba-tiba merasakan angin datang dari belakang mereka, dan mereka melihat Su tian sudah berdiri di belakang pemimpin para perampok itu dan terjatuh tak sadarkan diri, mereka buru-buru mendekati Su tian tanpa memperdulikan pemimpin para perampok itu


Wu Mei dan xiao ning khawatir pemimpin para perampok itu menyerangnya Su tian yang lagi tak sadarkan diri dan setelah mereka mendekati Su tian kepala pemimpin perampok itu jatuh ke tanah.


xiao ning dan Wu Mei terkejut melihat itu dan mereka saling menatap lalu menggelengkan kepala secara bersamaan.


Zhang Nan dan ho cui yang berada agak jauh tersadar dari keterkejutan mereka, dan mereka berdua merasa seperti mimpi yang barusan terjadi lalu hanya bisa menelan ludah,


mereka berdua saling memandang lalu mendekat kearah xiao ning dan Wu Mei


setelah mendekat mereka bertanya dengan Wu Mei lalu berkata


Wu Mei yang mendengar pertanyaan Zhang Nan pun hanya bisa berkata


,, " entahlah saudara Nan, aku berharap tidak ada hal buruk yang akan terjadi padanya, Wu Mei berkata sambil mengangkat kepala Su tian ke pangkuannya.


kemudian seseorang pria paruh baya menghampiri mereka dengan berkata


,, " pahlawan muda terima kasih sudah menolong kami, perkenalkan aku adalah pemimpin dari rombongan kelompok dagang ini, ucap pemimpin dagang itu memperkenalkan diri


Wu Mei, xiao ning, Zhang Nan dan ho cui yang mendengar itu berbalik menatap pria paruh baya lalu mengangguk dan kembali melihat kondisi Su tian.


pemimpin kelompok pedagang itu yang perkataannya tidak di tanggapi dan melihat mereka mengkhawatirkan temannya yang pingsan lalu berkata


,, " pahlawan muda kami juga membawa seorang tabib jika pahlawan muda berkenan izinkan tabib kami untuk memeriksa teman anda, ucap pemimpin kelompok pedagang itu


sambil berbalik dan menunjuk salah satu dari rombongannya.


Wu Mei dan xiao ning yang mendengar itu sangat bersemangat lalu berkata


,, " paman bisakah kau menyuruhnya untuk melihat kondisi teman kami, ucap Wu Mei sambil melihat kearah pemimpin kelompok pedagang itu.


pemimpin kelompok pedagang itu memanggil tabib dari kelompoknya dan menyuruhnya memeriksa Su tian,


tabib itu mendekati Su tian yang tak sadarkan diri dan, xiao ning, Zhang Nan dan ho cui memberi ruang agar tabib itu bisa memeriksa Su tian, tabib itu menyentuh pergelangan tangan Su tian setelah beberapa saat tabib itu mengangguk-anggukan kepalanya sambil mengelus jenggotnya dan terus memeriksa Su tian.


setelah beberapa saat tabib itu melepaskan tangan Su tian dan menatap sekeliling lalu menghela nafasnya. melihat tabib itu telah selesai memeriksa Su tian, Wu Mei tidak bisa menahan diri dan langsung bertanya dengan berkata


,, " tabib bagaimana keadaannya, ucap Wu Mei dengan rasa khawatir.


mendengar pertanyaan wanita muda yang ada di dekatnya kemudian tabib itu berkata


,, " teman anda baik-baik saja nona, dia hanya kehabisan Qi dan dia juga terlalu memaksakan dirinya, mungkin dalam waktu 3 hari dia akan sadarkan diri, ucap tabib itu sambil menghela nafasnya. Wu Mei dan xiao ning menghela nafas karena keadaan Su tian baik-baik saja, Zhang Nan dan ho cui mendengar itu mengerutkan keningnya karena jika mereka menunggu Su tian sadar itu akan membuat mereka membuang banyak waktu.


kemudian pemimpin kelompok pedagang itu berkata


,, " para pahlawan muda karena kalian telah membantu kami, kami akan memberikan pil penyembuhan tingkat 4 agar teman anda cepat pulih. ucap pemimpin kelompok pedagang,


pemimpin kelompok pedagang memberikan mereka pil itu dan beberapa koin emas sebagai ucapan terima kasih dan mereka pergi melanjutkan perjalanannya.


Wu Mei yang menerima pemberian itu dan dia langsung memasukkan pil pemulihan yang diberikan pedagang kedalam mulut Su tian lalu menuangkan air kemudian mereka memindahkan Su tian ketempat yang aman untuk bermalam karena hari mulai gelap.


keesokan paginya terlihat Wu Mei, xiao ning, Zhang Nan dan ho cui mereka sedang berkumpul di perapian menunggu daging yang mereka bakar, setelah masak mereka mulai memakannya.


di bawah pohon Su tian yang terbaring dan berlahan-lahan mulai membuka mata dan dia merasakan seluruh tubuhnya melemah. Wu Mei dan xiao ning yang melihat Su tian mulai sadarkan diri merasa senang dan mereka membawakan semangkuk roti yang telah mereka buat menjadi bubur dan mendekati Su tian lalu mereka menyuapinya.


- Maaf bila ada kata dan tulisan yang salah -


- Terima kasih -


- Semoga bisa menghibur -