
episode 40 membunuh kelompok itu
zhang Nan yang melihat seseorang yang datang untuk menyelamatkannya, tentu saja dia mengenalinya tapi dia terkejut ketika mendengar kalau kelompok yang menyerangnya itu menyebutkan bahwa su tian sudah berada di tahapan ke 3, sontak membuat zhang Nan memikirkan keberuntungan apa yang sudah di peroleh Su tian.
Su tian yang melihat sekelompok orang itu tidak mundur dan malah menantangnya dia langsung menyerang salah satu dari mereka yang dia rasa cukup lemah, ketika tendangan Su tian mendarat di tubuh orang itu, orang itu langsung terpental jauh dan tak sadarkan diri.
Su tian yang waspada terhadap 3 orang lainnya dia berpikir haruskah membunuh mereka karena sumberdaya.
3 orang yang tersisa dari kelompok itu saling pandang dan mulai mengeluarkan jiwa beladiri mereka yang berwujud Demon Beast trenggiling bersisik besi, Demon Beast kelelawar, dan macam bayangan mereka menyerang secara bersamaan.
Su tian langsung menyambut ke 3 orang itu dengan pedangnya yang sudah dilapisi oleh Qi nya, Su tian mengayunkan pedangnya kearah orang yang mempunyai jiwa beladiri trenggiling, walaupun aura jiwa beladiri trenggiling itu cukup keras Su tian masih dapat memotongnya dan orang yang memiliki jiwa beladiri itu langsung terluka, lalu 2 orang lainnya yang melihat temannya terluka mereka berdua mengeluarkan serang kombinasi, orang yang memiliki jiwa beladiri kelelawar mengeluarkan gelombang suara yang memekakkan telinga.
Su tian yang tidak siap menerima serang itu merasakan sakit di telinganya dan tidak bisa bergerak, kemudian orang yang memiliki jiwa beladiri macan bayangan menyerang Su tian dengan memanfaatkan serang dari temannya dia dengan kecepatannya mengayunkan cakarnya ke tubuh Su tian.
Su tian yang menerima serang itu dia mundur beberapa langkah dan terdapat bekas cakar di dadanya yang membuat baju dan kulitnya tergores. pemilik jiwa beladiri macan bayangan itu terkejut melihat Su tian hanya menerima luka sayatan pada kulitnya saja dan bergumam dengan berkata
,, " sebenarnya sekeras apa tubuh anak ini, gumamnya dengan sedikit ngeri.
Su tian yang telah menerima serang itu langsung membalas dengan mengayunkan pedangnya kearah orang yang memiliki jiwa beladiri macan itu, tiba-tiba datang orang yang memiliki jiwa beladiri trenggiling menghalangi Su tian, dan orang yang mempunyai jiwa beladiri kelelawar itu dari jauh mengeluarkan gelombang suara kepada Su tian yang membuat telinganya sakit dan tidak bisa bergerak, memanfaatkan itu orang yang miliki jiwa macan bayangan menyerang Su tian dengan cakarnya dan orang yang memiliki jiwa beladiri trenggiling sisik besi langsung menyerang Su tian dengan mengayunkan ekornya, membuat Su tian terlempar.
Su tian yang terlempar jauh dia mendengus kesal karena menerima serang jiwa beladiri kelelawar itu, walaupun dia tidak terluka tapi dia tidak bisa menghindarinya, dan Su tian merasakan kalau itu bukanlah teknik jurus lalu dia memeriksa kekuatan orang yang memilih jiwa beladiri kelelawar itu dan dia baru sadar kalau orang itu berada di tahap yang sama dengannya. dan mengunakan karakteristik dari jiwa beladiri nya untuk menyerang.
tapi Su tian merasa aneh pemilik jiwa beladiri kelelawar itu tidak pernah menyerangnya dari jarak dekat, dan Su tian berpikir kalau dia harus mengalahkan orang yang memiliki jiwa beladiri kelelawar itu terlebih dahulu.
Su tian yang sudah berdiri dan langsung menggunakan teknik langkah bayangannya dan bergerak mendekati pemilik jiwa beladiri kelelawar itu, dan pemilik jiwa beladiri kelelawar itu merasakan kalau dirinya di incar dia buru-buru mundur lalu Kedua orang lainnya yang merasa kalau temen mereka akan di serang mereka mengejar Su tian.
kejar-kejaran pun berlangsung sampai mereka menjauhkan dari tempat zhang Nan. setelah Su tian merasa cukup jauh dari zhang Nan di mengeluarkan sayapnya dan juga mengubah tangan kirinya menjadi cakar naga,
dengan sekali kepakkan sayapnya dia sudah berada tepat dibelakang pemilik jiwa beladiri kelelawar itu dan mengayunkan cakar naganya.
pemilik jiwa beladiri kelelawar itu yang merasakan ada serangan dari belakangnya langsung berbalik dan mengeluarkan pegangnya memblokir serangan Su tian.
Su tian yang melihat serangnya diblokir langsung memegang pedangnya dengan cakar naganya dan mengayunkan pedangnya ke tubuh pemilik jiwa beladiri kelelawar itu hingga terbelah lalu jatuh ke tanah.
pemilik jiwa beladiri macan bayangan yang sudah sampai lalu melihat Su tian dengan sayapnya yang besar dan temannya yang sudah mati mengenaskan, kakinya bergetar dan ke sombongnya di gantikan dengan rasa takut dia buru-buru lari secepat mungkin tapi
Su tian yang telah membunuh pemilik jiwa beladiri kelelawar itu merasakan kalau temannya telah mendekat dia langsung menoleh kebelakang dan melihat pemilik jiwa beladiri macan bayangan itu ingin melarikan diri Su tian langsung mengepakkan sayapnya dan sudah berada di belakangnya lalu mencengkram kepalanya dengan cakar naganya dan menebas tubuhnya dengan pedangnya hingga terbelah dan mati.
pemilik jiwa beladiri trenggiling itu menemukan Su tian tapi tidak melihat kedua temannya dia ragu-ragu menyerang Su tian, tapi sebelum dia mengambil keputusan Su tian langsung menyerangnya dengan mengayunkan pedangnya yang dilapisi Qi
pemilik jiwa beladiri trenggiling itu menahan tebasan Su tian dengan aura jiwa beladiri dirinya, akan tapi karena kali ini Su tian memasukkan Qi nya lebih besar ke pedangnya hingga membuat pedang Su tian membelah jiwa bela dirinya dan tubuhnya, terlihat bekas tebasan pedang di tubuh pemilik jiwa beladiri trenggiling dan mengeluarkan banyak darah dia ingin mengatakan sesuatu tapi sebelum kata-katanya keluar dari mulutnya pandangannya menjadi gelap.
Su tian yang melihat pemilik jiwa beladiri trenggiling itu sudah mati dia mengambil cincin penyimpanannya lalu membakar tubuhnya. dan kembali ke tempat zhang Nan berada.
setelah beberapa saat Su tian kembali dan melihat zhang Nan telah membunuh orang dari kelompok itu yang tadi pingsan menerima serangannya dan menoleh kearah Su tian dan terkejut lalu berkata
,, " saudara tian bagaimana keadaan mu, ucap zhang Nan yang menahan rasa sakit ditubuhnya.
Su tian yang mendengar pertanyaan Zhang Nan kemudian berkata
,, " aku baik-baik saja saudara Nan, dan bagaimana dengan lukamu, ucap Su tian yang melihat ditubuh zhang Nan banyak terdapat luka,
kemudian Su tian menanyakan kondisi Zhang Nan dengan berkata
,, "aku masih bisa pulih saudara tian, tapi aku tidak bisa menyelamatkan ho cui, ucap zhang Nan sambil meneteskan air mata.
Su tian yang melihat kesedihan Zhang Nan kemudian dia berkata
,, " tenanglah saudara Nan, ho cui masih selamat dan dia sekarang sedang dirawat oleh saudari Wu Mei dan saudari xiao ning, ucap Su tian menenangkan zhang Nan dari rasa bersalahnya.
Zhang Nan yang mendengar perkataan Su tian seakan tidak percaya kemudian dia berkata
,," benarkah saudara tian, ucap zhang Nan yang memastikan apa yang dia dengar dari Su tian adalah benar.
Su tian mengangguk lalu berkata
,, " sebaiknya kau pulihkan dulu lukamu setelah itu kita akan menemui mereka. ucap Su tian yang segera mengingatkan Zhang Nan untuk memulai memulihkan dirinya
- Maaf bila ada kata dan tulisan yang salah -
- Terima kasih -
-semoga bisa menghibur -