The Martial Spirit Of The King

The Martial Spirit Of The King
Pedang Pemusnah Iblis



episode 30 Liang Hu yang terluka


setelah beberapa saat mereka bercerita dan akhirnya gurunya berkata


,," baiklah kalau begitu, Sekarang lanjutkan latihan mu, ucap gurunya sambil melayang dan pergi


Su tian mulai melanjutkan latihannya entah sudah berapa banyak ranting pohon yang hancur,


setelah hari mulai gelap di pun kembali ke sekte dan di depan kediaman dia tidak melihat Liang Hu lalu Su tian masuk kedalam rumah dan mendengar ada suara tangisan seorang wanita dia mendengar itu dari kamar Liang Hu dan segera memeriksanya dia melihat Liang ling sedang menangis duduk di samping tempat tidur lalu dia melihat Liang Hu sedang terbaring di tempat tidur kemudian dia berkata


,, " adik ling apa yang terjadi kepada Liang Hu, Su tian berkata sambil mendekat dan memeriksa Liang Hu.


mendengar Suara yang di kenalinya Liang ling menoleh dan berkata


,, " kak tian tadi aku di ganggu salah satu kakak senior dan kakak Hu melihatnya lalu dia marah dan menantang kakak senior itu bertarung di area, dan kakak Hu di pukuli hingga terluka, ucap Liang ling sambil menangis.


Su tian yang mendengar itu mengepalkan tangannya lalu dia mendekat ke Liang Hu dan memasukan pil penyembuhan dan memberikannya air lalu dia berkata


,, " adik ling bantu aku membangunkannya, ucap Su tian menyuruh Liang ling


Liang Hu duduk di bantu Liang ling lalu Su tian duduk dibelakang Liang Hu dan mulai memasukkan api gagak emas kedalam tubuh Liang Hu untuk membantunya memurnikan pil seketika kotoran-kotoran yang ada di tubuhnya keluar termasuk kotoran yang ada pada pil keluar dari kulitnya dan esensi pil mulai memulihkan kondisi Liang Hu,


Liang ling yang melihat itu dia terkejut lalu berkata


,, " kakak tian ini, ucap Liang ling masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya


mendengar perkataan Liang ling yang terkejut kemudian Su tian berkata


,, " tidak apa-apa adik ling dia akan baik-baik saja sekarang,, ucap Su tian sambil membaringkan Liang Hu.


Liang ling mengangguk lalu berhenti menangis karena melihat wajah Liang Hu sudah tidak pucat lagi.


karena hari mulai larut Su tian berkata


,, " adik ling kau pergilah kekediaman mu aku yang akan menjaganya, ucap Su tian untuk menenangkan Liang ling


Liang ling yang mendengar perkataan Su tian kemudian dia berkata


,, " baik kakak tian,ucap Liang ling berbalik dan pergi.


Su tian yang melihat Liang Hu terbaring dia bergumam dalam hatinya


,, " sudah saatnya aku menerobos, ucap Su tian dan mulai mencari tempat


Su tian duduk agak jauh dari Liang Hu mengambil sikap lotus dan memasukan herbal kedalam mulutnya di bantu api Phoenix herbal langsung dimurnikan memisahkan kotoran dan esensi herbal kemudian mengubahnya menjadi Qi miliknya karena belum ada tanda-tanda menerobos Su tian mengeluarkan pil pengumpul Qi dan menelannya seketika energi di daerah itu terhisap kedalam tubuh Su tian,, bomm,, suara


ledakan terdengar dari tubuh Su tian dan dia sudah menerobos tahap 2 tingkat 6


Su tian yang sudah menerobos dan menstabilkan pondasinya lalu membersihkan tubuhnya dan dia mengeluarkan roti kering dari penyimpanannya dan memakannya kemudian dia beristirahat.


Di pagi hari Su tian terbangun dari tidurnya dan melihat Liang ling sedang merawat Liang Hu dan dia pergi ke kamar untuk membersihkan diri dan dia pergi ke Aula senjata untuk mencari pengganti senjatanya


sesampainya di depan aula senjata dia langsung masuk dan melihat tetua yang sedang berjaga lalu Su tian menunjukkan token identitas tetua itu mengangguk


dia berjalan memasuki lorong dimana pedang tingkat hitam berada dan melihat pedang yang sangat menarik harganya cuma 100 poin kontribusi tapi Su tian tidak mengambilnya karena dia merasa aneh dan bergumam dalam hati dengan berkata


,, " kalau pedang itu bagus pasti sudah ada yang mengambilnya. ucap Su tian yang memperhatikan pedang- pedang yang ada di depannya


Su tian kemudian memasuki lorong dimana senjata tingkat perunggu berada dan di melihat harga pedang-pedang itu dan kaget karena paling murah 200 poin kontribusi


Su tian melihat-lihat sambil mengerutkan keningnya.


kemudian perhatian tertuju pada pedang yang pertama kali dia lihat pedang itu memiliki tampilan yang bagus dan Su tian mengambilnya dan mulai mengalirkan Qi dan apinya kemudian pedang itu bereaksi


tetua yang menjaga aula senjata melihat itu langsung menyipitkan matanya dan bergumam dalam hati. dengan berkata


,, " pedang itu sudah lama ada di sini dan beberapa kali murid mengambilnya tapi semua mengembalikannya lagi mungkinkah pedang ini berjodoh dengan anak ini, sungguh kehendak langit, gumamnya yang melihat reaksi dari pedang itu


melihat pedang itu bereaksi Su tian mengambilnya dan membawanya ke tetua yang menjaga dan dia bertanya dengan berkata


,, " tetua apa nama pedang ini, Su tian bertanya sambil membolak balikan pedang itu.


tetua itu pun yang tidak tau, dan menyebutnya dengan asal lalu berkata


,, " itu, pedang pemusnah iblis, tetua itu mengelus-elus jenggotnya seperti berpikir


Su tian yang membolak-balikkan pedang itu seketika berhenti dia berbalik kembali ke rak dimana senjata itu di letakan dan mengembalikannya,


tetua yang melihat itu mengerutkan keningnya lalu berkata


,, " bocah sialan kenapa kau mengembalikannya, ucap tetua itu dengan sedikit marah


Su tian yang mendengar perkataan tetua itu lalu berkata


,, " maaf tetua tapi jika aku memiliki pedang itu bukankah semua iblis ingin membunuhku, ucap Su tian sambil membayangkan dirinya diburu oleh iblis dari seluruh dunia


tetua itu yang mendengar perkataan Su tian kemudian dia tertawa sambil berkata


,,hahaha.. sejujurnya aku juga tidak mengetahui nama pedang itu, tapi ini baru pertama kali seorang murid menanyakannya padaku jadi aku memikirkan nama yang bagus, bagaimana apa kau suka, ucap tetetua itu sambil tertawa dan menjelaskan yang sesungguhnya.


Su tian hanya mendengus kesal karena merasa sudah di permainkan oleh orang tua itu, kemudian dia mengambil mengambil pedang itu kembali berjalan kearah tetua itu dan memberikan token poin kontribusi kepada tetua itu.


tetua yang menerima token itu dan melihat raut wajah Su tian yang tidak sedap di pandang hanya bisa tertawa sambil mengurangi poin kontribusi di token Su tian.


dan Su tian memberi hormat kepada tetua itu, dan tetua itu mengangguk kemudian Su tian berbalik dan pergi dari aula senjata, dijalan Su tian yang sedang melihat token dan memeriksa isi poin kontribusinya tinggal 50 poin hanya menghela nafas dia berfikir untuk mengambil misi.


disaat sedang memeriksa isi token nya berjalan tiba-tiba di mendengar suara seorang wanita yang memanggilnya Su tian berbalik dan melihat.


,, " saudara tian apa itu kau, Wu Mei berteriak memanggil Su tian


Su tian yang berbalik melihat wanita yang dia kenalinya dan lalu mengangguk melihat Wu mei


Wu yang Sudah mendekat kemudian dia berkata


,, "saudara tian mengapa kau tidak mencari ku setelah kau bergabung dengan sekte lembah awan, wu Mei berkata sambil melipat kedua tangannya


mendengar perkataan Wu Mei kemudian Su tian berkata


,, " saudari Mei walaupun aku sudah bergabung tapi aku tidak tahu letak kediaman para wanita, ucap Su tian tidak mengetahuinya


Wu Mei yang mendengar perkataan Su tian kemudian dia berkata


,, " saudara tiap apa yang ingin kau lakukan sekarang, Wu Mei berkata menatap Su tian.


- Maaf bila ada kata dan tulisan yang salah -


- Terima kasih -


- Semoga bisa menghibur -