The Martial Spirit Of The King

The Martial Spirit Of The King
Kegemparan di sekte



episode 56 Melatih Teknik pedang element


Di suatu tempat didalam ruangan terjadi suatu percakapan yang berkata


"kakak pinjamkan aku poin kontribusimu aku pasti akan mengembalikannya 2 kali lipat, Ucap Ju tong yang memohon pada Ju kang


Ju kang yang mendengar perkataan Ju tong Kemudian dia bertanya dengan berkata


"aku tadi mendengar terjadi pertarungan di arena yang mempertaruhkan hampir 100 ribu poin kontribusi, apakah kau orang yang melakukannya, ucap Ju kang dengan nada membentak


Ju tong yang melihat kemarahan Ju kang dan merasa takut dia buru-buru menjawab dengan berkata


"kakak tingkat kultivasi orang itu berada di tingkat 3 bintang 2 aku yakin dengan mudah bisa mengalahkannya, kakak aku ingin meminjam koin kontribusimu untuk membuat taruhan kepada murid-murid di sekte, jika kita menang kita akan mendapatkan banyak poin dan kita akan dengan mudah meningkatkan kultivasi kita, jika kita memiliki banyak poin, ucap Ju tong yang membujuk Ju kang


Ju kang yang mendengar perkataan Ju tong dia berpikir sejenak lalu berkata


"baiklah berapa poin yang kau butuhkan untuk menjalankan rencanamu itu, ucap Ju kang sambil mengeluarkan token identitasnya


Ju tong yang mendengar kalau kakaknya mendukungnya dia menjadi sangat bersemangat, kemudian dia berkata


"kakak, aku membutuhkan 300 ribu poin kontribusi untuk bisa menampung taruhan semua murid di sekte, ucap Ju tong yang menjelaskan sambil tersenyum


Ju kang yang mendengar perkataan ju tong dia terkejut kemudian dia berkata


"besok kembalilah kemari untuk mengambil poinnya, tapi ingat kau harus menang apa pun yang terjadi, ucap Ju kang sambil memasukkan kembali tokennya karena tidak memiliki poin sebanyak itu dan akan mencari pinjaman


setelah kejadian itu berita tentang pertarungan di arena yang mempertaruhkan hampir 100 ribu poin kontribusi segera tersebar di sekte dan menjadi topik utama, murid luar, murid biasa, murid dalam sangat antusias dengan pertarungan yang akan terjadi, tapi bukan hanya mereka saja sampai-sampai murid inti yang biasanya tidak peduli dengan urusan murid-murid lainnya pun menjadi penasaran


kejadian itu sampai membuat tetua yang menjaga arena pertarungan di panggil ketua sekte untuk dimintai penjelasannya, ketua sekte menyuruh para tetua untuk mengawasi pertarungan itu secara diam-diam agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,


Di dalam sekte terjadi perbincangan yang menarik perhatian semua murid yang berada disana, dan salah satu murid berkata


"hei apa kalian tau kabar tentang pertarungan yang akan terjadi 3 hari lagi, ucap salah satu murid itu kepada murid-murid lainnya


murid yang Lain yang mendengar perkataan murid itu berkata


"semua orang sudah tau kalau pertarungan itu mempertaruhkan hampir


100 ribu poin kontribusi, ucap murid lain menjelaskan


murid yang lainnya lagi yang mendengar perkataan murid itu kemudian berkata


"apa kalian tidak tahu kabar terbaru kalau Ju tong membuka taruhan untuk semua murid yang ingin bertaruh dengannya dan perbandingan taruhan itu sangat besar


1 banding 3, jika kau bertaruh untuk pemuda itu dan dia menang dalam pertarungan kau akan mendapatkan 3 lipat dari taruhan awalmu, ucap murid itu menjelaskan


murid itu yang mendengar perkataan murid lainnya pun berkata kembali


"memangnya seberapa tinggi tingkat kultivasi pemuda itu, ucap murid itu yang merasa kalau pemuda itu lebih lemah dari Ju tong


murid yang lainnya yang mendengar perkataan murid itu kemudian dia berkata


"aku dengar-dengar kalau dia adalah murid dalam dan tingkat kultivasinya di bawah Ju tong 1 bintang, ucap murid lainnya


yang mendengar dari temannya,


Su tian yang sudah berpisah dengan Liang Hu dan dia mulai berjalan kearah pelataran dalam dia tidak menyadari kalau perbuatannya menjadi topik utama di sekte, Su tian yang mendapat informasi dari token identitasnya kalau pelataran dalam ada di tengah bukit, Su tian yang sedang berjalan menaiki bukit dia melihat pemandangan yang menakjubkan dari atas, kemudian dia melihat rumah-rumah yang ada di tengah bukit yang jaraknya agak berjauhan dan mengelilingi bukit itu, lalu Su tian menuju salah satu rumah yang menjadi kediamannya,


Dari depan kediamannya dia melihat pemandangan yang menakjubkan awan-awan terlihat seperti bergantungan yang berada tepat depannya, kemudian di mulai berjalan sampai di depan pintu dan membukanya, segera Su tian melihat kedalam ruang yang terlihat besar dan juga bersih dia terus berjalan sampai memasuki suatu kamar, setelah berada di dalam kamar Su tian mulai membersihkan diri setelah dan memakai pakaiannya Su tian mulai duduk di tempat tidur dan mengeluarkan kitab yang baru saja dia tukar dengan pointnya, setelah memeriksa kitab itu Su tian menemukan 2 teknik pedang element yang pertama adalah teknik pedang dari element dan yang ke 2 teknik pengendalian pedang element, setelah Su tian membacanya dia kembali menyimpannya dan langsung berbaring untuk tidur,


Di pagi hari, Su tian yang baru bangun segera dia membersihkan diri lalu sarapan, selesai dari sarapannya dia buru-buru pergi ke pinggir hujan tempat dia biasa berlatih karena dia sudah tidak sabar mempelajari kitab yang baru dia dapatkan, setelah Su tian sampai di tempat latihannya dia mulai duduk dan mengeluarkan kitab teknik pedang element api lalu Su tian membalikkan sampul kitab itu dan langsung membacanya dengan berkata


"tahap 1 membentuk pedang dari element api membutuhkan konsentrasi yang tinggi untuk bisa membayangkan bentuk pedang, setelah membayangkan bentuk pedang kemudian gunakan element api lalu masukan kedalam bentuk pedang yang telah dibayangkan, kemudian buat element api memadat dan mengeras seperti pedang pada umumnya, ucap Su tian yang membaca kitab tersebut


Su tian yang sudah membaca kitab teknik itu kemudian dia menghafal gambar-gambar cara membuat pedang dari element, setelah beberapa saat Su tian menyimpan kitab tersebut dan langsung mengambil sikap lotus lalu membayangkan bentuk pedang ada di depannya, setelah dia membayangkan bentuk pedang kemudian Su tian mengeluarkan element apinya dan mulai membentuk pedang dengan element apinya, Su tian merasa teknik ini hampir sama dengan teknik yang di ajarkan oleh gurunya, namun perbedaannya adalah teknik pedang yang diajarkan gurunya mengunakan Qi untuk melapisi pedang hingga berbentuk seperti pedang itu sendiri,


setelah beberapa saat Su tian merasakan aura panas yang berada tepat di depannya, dia mulai membuka matanya dan melihat pedang yang berwarna kuning dengan aura api yang tipis, Su tian tersenyum melihat itu karena percobaan pertamanya hampir berhasil, kemudian dia memadatkan pedang yang berbentuk api itu dengan mengeluarkan energi api dari tubuhnya dengan cara paksa, seketika pedang yang berbentuk api yang ada di depan Su tian bergetar di udara dan tiba-tiba, Boom, suara ledakan terjadi dari pedang element api yang hancur karena energi api yang tidak stabil hingga membuat Su tian terpental mundur dan merasakan sakit dan membuat bajunya terkoyak-koyak, merasakan itu Su tian bergumam dalam hati dengan berkata


"apa yang di maksud tetua itu dengan teknik yang tidak berguna, batin Su tian yang merasa sakit dan kesal mengingat perkataan tetua yang menjaga perpustakaan seni beladiri itu


setelah Su tian berhasil membuat pedang element api dalam percobaan keduanya dia merasa bersemangat, kemudian Su tian melihat ke salah satu pohon yang besar dan mulai melemparkannya, setelah pedang element api itu di lemparkan pedang itu langsung melesat cepat kearah pohon yang menjadi target Su tian, pedang itu melesat menebus pohon yang ada di depannya tidak hanya di situ pedang element api itu terus melesat menebus beberapa pohon yang ada di depannya hingga jarak 50 meter, Boom, pedang itu meledak setelah menabrakkan salah satu pohon, Su tian yang melihat itu terkejut hingga matanya melotot sambil menelan ludahnya,


setelah Su tian sadar dari keterkejutannya dia mulai menganti bajunya yang sudah compang-camping dan mulai mengeluarkan


kitab pedang element api lagi, Su tian


yang sedang duduk kemudian membalik kitab itu dan lanjut membaca tahap ke 2 teknik pengendalian pedang element api, untuk mengontrol pedang element api penggunaan di haruskan membuat benang dengan energi Qinya lalu menggabungkannya dengan pedang element api agar bisa mengendalikan pedang itu sesuka hati


setelah Su tian memahami dan menghafal gambar yang ada di kitab itu dia menyimpan kembali kitab itu dan mulai mempraktikkannya, Su tian mulai mengubah Qinya menjadi benang tipis sesudah dia berhasil melakukan dia mulai membuat pedang element api dan mulai mengabungkannya kemudian Su tian melemparkan pedang itu, ketika Su tian hendak mengontrol pedang itu benang yang terbuat dari Qinya putus yang membuat pedang element api itu meledak di jarak 50 meter kemudian Su tian mengulanginya terus menerus


setelah beberapa saat Su tian yang mencobanya sampai beberapa kali dan gagal dia merasa kalau apinya berbeda karena benang Qinya selalu putus, kemudian Su tian berpikir untuk membuat benang dari element apinya, Su tian mulai memfokuskan pikirannya dan mulai mengubah element apinya menjadi benang ketika sudah berhasil Su tian mulai membuat pedang element apinya dan mulai menggabungkannya dengan benang element apinya, kemudian Su tian melemparkan pedang itu dan mulai menggerakkannya sesuai keinginannya, pedang element apinya itu terus bergerak di udara dan menebus beberapa pohon lalu kembali lagi padanya itu membuat Su tian semangkin bersemangat dan karena hari sudah semangkin gelap Su tian mengakhiri latihannya lalu kembali ke kediamannya,


di pagi hari terlihat Su tian yang sudah tiba di tempat latihannya dan dia mulai mengulangi latihannya yang kemarin, karena dirasanya teknik pedang element api telah dia kuasai lalu dia mulai kembali melatih kontrol Qinya, Su tian mulai memegang ranting pohon dan mulai melapisi ranting pohon tersebut dengan Qinya hingga berbentuk seperti pedang, ranting itu bertahan selama 2 batang dupa baru kemudian hancur Su tian merasa peningkatannya karena mempelajari teknik pedang element,


Su tian yang sedang menikmati latihannya tiba-tiba mendengar suara seseorang yang berkata


"setelah tidak melihatmu selama beberapa hari guru pikir kau telah menyerah melatih kontrol Qi, ucap guru Su tian yang tiba-tiba datang dari belakang


Su tian yang mendengar suara yang di kenalnya kemudian dia berbalik memberi hormat dengan berkata


"Guru, murid ini sedang menjalankan misi dan tidak sempat berpamitan, dan murid baru saja kembali ke sekte, ucap Su tian sambil menangkupkan kedua tangannya


ketua sekte yang melihat Su tian memberi hormat dan mendengar perkataannya dengan senyuman dia berkata


" hahaha..baiklah, kalau begitu perlihatkan hasil latihanmu selama beberapa hari ini, ucap master sekte sambil tertawa dan mengelus janggutnya.


mendengar perkataan Gurunya, Su tian mulai memegang ranting pohon dan melapisinya dengan Qi , Qi yang melapisi ranting pohon itu membentuk seperti padang kemudian Su tian mendekat ke salah satu pohon yang besar dan mulai mengayunkan ranting pohon itu, seketika ayunan ranting pohon Su tian menembus pohon besar itu setelah beberapa saat pohon itu mulai miring dan, Bom, pohon besar itu langsung tumbang,


master sekte yang melihat serang Su tian mengangguk kepalanya lalu berkata


"kau sudah menguasainya dengan baik, ucap master sekte sambil mengeluarkan pedang tingkat emas dan memberikannya pada Su tian untuk menggantikan pedangnya yang hancur


Su tian yang mendengar pujian dari gurunya menjadi sangat bersemangat dan ketika gurunya mengeluarkan pedang tingkat emas dan memberikannya padanya Su tian terkejut karena tidak menyangka kalau Gurunya perhatian padanya, melihat itu Su tian langsung berkata


"Guru, murid ini juga telah memiliki sebilah pedang, ucap Su tian sambil mengeluarkan pedang pemusnah iblisnya


master sekte yang mendengar perkataan Su tian dan melihat dia mengeluarkan sebilah pedang yang master sekte kenali master sekte tertawa sambil berkata


"hahaha, apa kau yakin tidak ingin mengambil pedang ini, ucap master sekte yang menunjukkan pedang tingkat emasnya


Su tian yang mendengar perkataan gurunya kemudian dia memasukkan energi apinya kedalam pedang dan melapisi pedang itu hingga membuat pedang itu bercahaya kemudian mengayunkan pedangnya kesalah satu pohon, ayunan pedang Su tian menembus pohon dan pedang Su tian mengeluarkan bilah cahaya yang berbentuk sabit dan memotong semua pohon yang di lewatinya, Su tian yang melihat itu terdiam terpaku karena kejadian ini tiba-tiba untuknya,


master sekte yang melihat itu membulatkan matanya sambil menelan ludah, setelah beberapa saat master sekte yang sadar dari keterkejutannya dia berkata


"pedang tingkat spiritual, ucap master sekte yang terkejut dan bangga memiliki muridnya Su tian yang bisa mengetahui rahasia pedang itu yang dianggap tidak berguna


Su tian yang mendengar perkataan Gurunya tersadar dari keterkejutannya buru-buru berkata


" maksud Guru, ucap Su tian dengan bingung


master sekte yang mendengar pertanyaan Su tian kemudian berkata


"pedang tingkat spiritual, adalah pedang yang sempurna pedang itu hanya menggunakan sedikit Qi dari pemiliknya dan membuat efek yang besar, kau juga bisa terbang dengan menggunakan pedang itu asal kau bisa mengontrol Qi mu, ucap master sekte yang menjelaskan sambil mengelus janggutnya


Su tian tidak menyangka kalau peningkatan yang di dapatnya setelah mempelajari kitab teknik pedang element api sangat pesat, sampai pedangnya pun bisa naik tingkat, Master sekte kemudian menatap Su tian lalu berkata


"jangan gunakan pedang itu sembarangan, itu bisa membuat kultivator lain mengincarmu jika mereka mengetahui pedang ini, kau gunakan saja pedang ini untuk beberapa saat, ucap master sekte yang menjelaskan, dan agar membuat Su tian menerima pemberian pedang dari gurunya,


Su tian yang mendengar perkataan gurunya kalau dia bisa jadi incar para kultivator, Su tian bertekad untuk segera meningkatkan kultivasinya, kemudian Su tian menyimpan kembali pedangnya dan menerima pedang pemberian gurunya itu


- Maaf bila ada kata dan tulisan yang salah -


- Terima kasih -


- Semoga bisa menghibur -