The Martial Spirit Of The King

The Martial Spirit Of The King
Menjadi Murid



episode 29 ranting pohon


setelah mengangguk Su tian menatap senior itu lalu berkata


,, " senior lalu bagaimana caranya agar aku bisa melakukannya juga. ucap Su tian yang kagum melihat senior itu


Master sekte yang mendengar pertanyaan Su tian lalu berkata


,, " mudah kau hanya perlu bersujud 3 kali kepadaku lalu menyebutku guru dan aku akan mengajarimu, master sekte berkata sambil membusungkan dadanya dan mengelus jenggotnya sambil menatap langit.


Su tian yang mendengar itu tidak bisa berkata-kata karena keinginannya juga untuk bertambah kuat lalu dia menatap senior itu dan bersujud 3 kali lalu berkata


,, senior terimalah aku menjadi muridmu, ucap Su tian sambil berlutut 3 kali


master sekte ke mendengar perkataan Su tian dan melihat apa yang dilakukannya kemudian master sekte berkata


,, " hahaha.. baik berdirilah karena kau telah menjadi muridku aku akan mengajarimu, ucap sekte master sekte dengan senyum bangga,


master sekte yang melihat tindakan Su tian bergumam dalam hatinya dengan berkata


,, "akhirnya anak ini memohon juga kepadanya. gumamnya dengan senyum puas


kemudian master sekte memberikan sesuatu dengan berkata


,, " sekarang ambil ini, ucap guru Su tian yang memberikan batu kecil,


Su tian yang menerima batu itu kemudian bertanya guru apa yang harus kulakukan dengan batu ini.


master sekte yang melihat Su tian telah memegang batu yang di berikannya tadi kemudian dia berkata


,, " alirkan Qi mu ke batu yang ada di tanganmu dan kau lemparkan batu itu ke batu besar yang ada di sana, guru Su tian menjelaskan apa yang harus dia lakukan


Su tian mulai mengalirkan Qi nya ke batu dan mulai melemparkan batu kecil itu kearah batu besar, ketika batu kecil itu mengenai batu besar dan batu besar itu retak berbentuk jaringan Laba-laba dan batu kecil sebagai pusat nya,


melihat yang di lakukan Su tian kemudian master sekte berkata


,, " sekarang kau lihat ini, guru Su tian melemparkan batu kecil kearah batu besar yang lain dan batu kecil itu menembus batu besar tanpa membuat kerusakan di sekitar lobang yang di tembus batu kecil.


Su tian yang melihat itu sangat kagum dan dia sangat beruntung mempunyai seorang guru.


dan master sekte mulai memberikan saran dengan berkata


,, " baik aku akan mulai mengajarimu, sekarang keluarkan pedangmu dan mulai alirkan Qi pada pedang dan kau perhatian Qi


yang kau alirkan itu, ucap guru Su tian yang mengajari


setelah beberapa saat


setelah master sekte memberitahu Su tian kemudian dia berkata


,, " apa kau melihat Qi yang kau alirkan pada pedang itu, ucap master sekte sambil mendekati Su tian.


Su tian mengangguk melihat Qi pada pedangnya yang bergelombang lalu berkata


,, guru bukankah ini yang dari tadi kulakukan, ucap Su tian yang merasa tidak ada bedanya apa yang dilakukan


mendengar perkataan Su tian gurunya mengerutkan keningnya lalu berkata


,, " memang benar itulah yang kau lakukan dari tadi sehingga potongan pohon itu hancur dan itu akan membuat Qi mu cepat terkuras, dan sekarang kau harus memadatkan Qi mu membentuk karakteristik pedang itu, kau harus melapisi pedang itu dengan pedang Yang terbuat dari Qi mu. ucap guru Su tian sambil mengangguk melihat perkembangan muridnya itu.


melihat murid yang berlatih kemudian gurunya berkata


,, " kau berlatih di sini untuk mengontrol Qi mu aku akan pergi dulu, dan aku akan mengawasi mu, ucap guru Su tian yang langsung pergi melayang di udara


Su tian mendengar apa yang dikatakan gurunya kemudian dia berkata


,, " baik guru, ucap Su tian yang melihat guru terbang menjauh.


Su tian terus berlatih mengontrol Qi nya di hutan diluar sekte setiap hari.


seminggu telah berlalu hari ini adalah hari di mana murid baru menerima bimbingan dari tetua-tetua sekte Su tian dan Liang Hu memilih pelajaran yang berbeda


Liang Hu mempelajari teknik jiwa beladiri


Su tian mempelajari array agar di bisa menyegel jiwa Demon Beast dan menggabungkannya dengan auranya.


walaupun Su tian tidak mengerti tentang arti-arti dari simbol-simbol itu tapi sebagian dia mengerti tentang kegunaannya, karena di mempelajarinya di perpustakaan keluarga Su.


sebagai keluarga pedagang dia harus tau kegunaan dari semua jenis sumber daya seperti herbal,tingkat senjata, khasiat pil,dan kertas jimat agar mengerti yang pelanggannya inginkan.


kebetulan pelajaran Su tian tentang pembuatan kertas jimat walaupun dia tidak mengerti tapi dia tau kegunaannya dan terus mempelajarinya l, dan dia bergumam dengan berkata


,, " ternyata pembuatannya sangat rumit dan bahan-bahan juga sulit didapatkan, gumam Su tian


sebelum pelajaran berakhir tetua yang membimbing mereka membagikan buku tentang dasar-dasar simbol lalu tetua yang membimbing membubarkan pelajaran,


setelah mendapat kan bimbingan Su tian kembali ke tempat bisa dia melatih Qi pedangnya,


tiga bulan telah berlalu


Su tian yang melatih Qi pedangnya di pinggir hutan dia menggunakan teknik pemecah batu yang dia pelajari dari paman mo dan kini teknik itu memiliki efek yang berbeda,


ketika Su tian menyerang pohon menggunakan teknik pemecah batu ayunan pedang Su tian melewati pohon setelah beberapa saat pohon itu tumbang


melihat itu Su tian merasa kagum dengan teknik yang di berikan paman mo, dan dia bergumam dengan berkata


,, " sebaiknya aku mengembalikan nama pedang ini seperti semula, gumam Su tian


,, " hahaha..,, tawa guru Su tian yang sudah ada di belakangnya


gurunya yang mengamati latihan Su tian kemudian berkata


,, bagus, kau sudah melatihnya dengan sangat baik, ucap guru Su tian yang tiba-tiba datang dari belakang


Su tian yang mendengar itu berbalik dan melihat gurunya dia langsung menyapa gurunya kemudian berkata


,, " murid memberi hormat kepada guru,, ucap Su tian sambil mengangkat tangannya ke depan memberi hormat.


gurunya ingin melihat hasil latihan Su tian kemudian berkata


,, " sekarang tunjuk padaku sampai mana kau bisa mengontrol Qi mu, ucap gurunya sambil mengelus jenggotnya


Su tian mulai mengangkat pedangnya dan mulai mengalirkan pedang yang ada di tangannya dengan Qi miliknya, kemudian


terlihat pedang yang di pengang Su tian di lapis dengan Qi yang berbentuk pedang.


melihat itu gurunya mengangguk lalu berkata


,, " sekarang kau harus membuat Qi yang ada di bilah pedangmu lebih tipis lagi, ucap guru Su tian yang mengajari


Su tian yang mendengar perkataan gurunya langsung melakukannya seketika terdengar suara retak dari pedang Su tian,, krekk.. krekk..


kemudian pedang Su tian hancur,


Su tian terpelongo melihat pedangnya hancur.


gurunya yang melihat pedang Su tian hancur dia tertawa


,, hahaha.. Gurunya tertawa melihat itu kemudian gurunya mengambil ranting pohon dan memberikannya pada Su tian,,


Su tian mengerutkan keningnya ketika gurunya memberikan dia ranting pohon dan bukan pedang lalu bergumam dengan berkata


,, guru ini, ucap Su tian yang memandangi ranting kayu yang ada di tangannya


gurunya yang melihat lihat Su tian heran kemudian berkata


,, " kau sekarang harus melatih mengontrol Qi mu dengan ranting pohon jika ranting itu hancur kau bisa mencari yang lain. ucap gurunya sambil tersenyum karena melihat Su tian bingung


Su tian tian hanya bisa menghela nafas baru saja dia merasa sangat senang dan sekarang dia harus kehilangan pedangnya, Su tian mau tak mau menggunakan ranting pohon dan mulai melatihnya kontrol Qi nya, dan beberapa kali dia mencoba ranting pohon itu tetap hancur.


gurunya yang melihat itu memanggilnya untuk datang, Su tian yang mendengar itu mengakhiri latihannya dan mendekati gurunya lalu berkata


,, apakah guru memerlukan sesuatu, ucap Su tian bertanya sambil memberi hormat


gurunya yang mendengar perkataan Su tian pun berkata


,, " tidak, aku hanya ingin kau menunjukkan jiwa beladiri mu, ucap gurunya bertanya dengan rasa penasaran


Su tian yang mendengarkan itu menggeleng kepalanya dan berkata


,, " murid belum memilikinya guru, tapi murid pernah mencoba untuk bergabung dangan jiwa demon Beast tapi jiwa itu hancur.ucap Su tian dengan rasa menyesal


mendengar itu gurunya terkejut lalu berkata


,, " jika kau tidak bisa bergabung dengan salah satu jiwa demon Beast mungkin garis darah leluhurmu sangat kuat, ucap gurunya dengan serius


gurunya yang penasaran akhirnya berkata


,, " kemarin lah, ucap guru Su tian memanggilnya dan ingin memeriksa dirinya


Su tian yang mendengar itu mendekat dan mengulurkan tangannya. kemudian gurunya memeriksanya setelah beberapa saat dia mengangguk lalu berkata


,, " kalau tidak salah kau mempunyai aura demon Beast suci yang berelemenkan api tapi itu begitu tipis dan hampir tidak terasa lalu untuk membangkitkannya kau harus bertanya dengan leluhurmu. ucap gurunya menjelaskan


mendengar itu Su tian hanya bisa menggelengkan Kepalanya sambil tertunduk


gurunya yang melihat kesedihan di mata


Su tian kemudian dia melanjutkan perkataannya. dan berkata


,, " ada juga cara lain yaitu kau bisa menggantinya dengan demon Beast lainnya, tapi kau perlu jiwa demon Beast tingkat 7 keatas, dan hampir tidak ada orang yang bisa memurnikannya, ucap master sekte yang memberitahunya


Su tian yang mendengar itu hanya menghela nafas.


master sekte yang melihat wajah murung muridnya pun melanjutkan perkataannya


,, "tapi di zaman dulu para kultivator tidak ada yang memiliki jiwa beladiri tapi mereka berhasil sampai kepuncak kultivasi dengan bekerja keras, ucap master sekte mencoba menghibur muridnya.


Su tian yang mendengar perkataan gurunya lalu dia berkata


,, " guru walaupun aku tidak memiliki jiwa beladiri aku pasti akan menjadi yang terkuat,


ucap Su tian menghibur gurunya karena takut salah memilih murid


Su tian masih menyembunyikan api gagak emas.


- Maaf bila ada kata atau tulisan yang salah -


- Terima kasih -


- semoga bisa menghibur -