The Martial Spirit Of The King

The Martial Spirit Of The King
Raungan Demon Beast




episode 05 penginapan



Ke esok kan harinya di kediaman pemimpin keluarga Su setelah mereka selesai sarapan Su feng memulai pembicaraan


,, " tian'er apa kamu sudah mengemas barang-barang mu, ucap ayah Su feng yang bertanya tentang persiapan Su tian


Su tian yang mendengar perkataan ayah, dia menjawab


,, " sudah ayah, ucap Su tian menjawab Sambil tersenyum dan menunjukkan buntalan kainnya,


mendengar perkataan Su tian, Su feng pun berkata


,, " tian'er ambil ini, ucap Su feng yang mengeluarkan sekantung koin emas dan 2 buah botol kecil,


lalu Su feng menjelaskan isi dari pemberiannya dengan berkata


,, " tian'er di dalam kantung itu ada sebanyak 500 koin emas pakailah jika kamu ingin membeli sesuatu di perjalanan, dan ke 2 botol itu berisi racun jika rombonganmu di serang perampok kamu tinggal melemparkannya saja, ucap Su feng dan memberikannya barang-barang itu kepada Su tian


karena Su tian tidak bisa menggunakan Qi jadi dia tidak bisa menggunakan cincin ruang penyimpanan dan kertas jimat,


setelah memastikan persiapan Su tian Su feng berkata


,, " baiklah kalau begitu ayah dan ibu akan menghantarkan mu ke pintu gerbang keluarga Su. ucap Su feng yang berdiri dari kursinya.


- Pertukaran mata uang -


- 100 koin tembaga \= 1 koin perak


- 100 koin perak \= 1 koin emas


- 10000 emas \= 1 batu spiritual


Di depan pintu gerbang terlihat 1 rombongan yang berjumlah 30 orang yang di pimpin seorang pria dia adalah Su han paman adik Su feng.


Setelah sampai di pintu gerbang Su tian menangkupkan kedua tangannya dan berkata


,, " salam paman han, ucap Su tian yang menyapa pamannya


Su han yang mendengar itu pun berkata


,, " tian'er kamu besar dan sangat tampan, ucap Su han yang memuji keponakannya itu


Su tian yang mendengar perkataan pamannya hanya bisa menggaruk kepalanya,


kemudian Su han berkata lagi kepada Su tian


,, " tian'er apakah kamu sudah siap untuk berangkat, ucap Su han yang melihat barang-barang yang dibawa Su tian


Su tian yang mendengar perkataan pamannya, itu dia berkata


,, " iya paman, ucap Su tian yang semangat untuk memulai perjalanannya


Su han yang mendengar perkataan Su tian dia berkata kepada semua orang yang ada rombongannya


kemudian Su han berpamitan kepada Su feng dengan berkata


,, ";kakak kami akan berangkat sekarang, ucap Su han sambil menangkupkan kedua tangannya kepada Su feng dan istrinya


Su feng yang melihat rombongan Su tian dan Su han akan berangkat diapun berkata


,, " kalian semua berhati-hatilah di perjalanan, ucap Su feng melihat kearah rombongan,


rombongan itu yang mendengar perkataan Su feng lalu menjawab


,, " baik pemimpin, jawab rombongan itu serentak


Su tian yang berdiri di depan orang tuanya dan mulai berpamitan kepada ayahnya dan Ibunya, ibunya langsung memeluknya sambil berkata


,, " jagalah kesehatan mu tian'er, ucap ibunya sambil menangis


Su tian melepaskan pelukannya dan berjalan meninggal kediamannya, Meng he yang melihat punggung putra yang semangkin lama semangkin menjauh dan menoleh ke arah Su feng dan berkata


,, " gege, ucap meng he dengan mata berkaca-kaca terlihat kesedihan di wajahnya,


suaminya yang melihat istrinya bersedih, dia lalu berkata


,, " tidak apa he'er dia butuh pengalaman untuk memimpin bisnis keluarga kita, ucap Su feng mengelus pucuk kepala istrinya dan menggandeng tangan membawanya masuk kedalam kediaman.


Terlihat 1 rombongan yang menaiki kuda dan membawa 3 gerobak, 2 gerobak berisi sumberdaya seperti pil, senjata dan lain-lain dan 1 gerobak untuk Su tian dan pamannya, Su tian duduk sambil membaca buku yang dia bawa sedangkan pamannya memejamkan matanya, 2 gerobak lainnya berisi sumberdaya untuk di tukar dengan tumbuh-tuhan spiritual dan bagian-bagian dari tubuh Demon Beast,


karena hari mulai gelap mereka pun berhenti di sebuah desa dengan membayar beberapa koin perunggu, mereka masuk langsung mencari penginapan, di penginapan terlihat juga rombongan keluarga Su lain yang akan kembali membawa sumberdaya, di lantai 1 penginapan adalah ruang makan, semua anggota keluarga Su berkumpul untuk makan di 1 meja besar,


selesai makan mereka pun berbicara 1 sama lain Su tian hanya mendengar kan saja sampai ada suatu pembicaraan yang membuat Su tian tertarik,


salah satu dari rombongan keluarga Su yang akan kembali berkata


,, " saudara kemarin sebelum kami berangkat ada Raung Demon Beast di kedalam hutan, ucap salah satu rombongan yang akan kembali,


rombongan yang akan pergi pun terdiam dan berkeringat setelah mendengar itu, dan salah satu rombongan yang akan pergi pun bertanya


,, " jadi bagaimana saudara apakah akan ada gelombang Demon Beast, ucap salah satu rombongan yang akan berangkat dengan rasa takut di hatinya,


salah satu rombongan yang akan kembali berkata


,, " tidak saudara para kultivator yang berada di sana sudah melihat kedalam hutan dan memastikannya, ucap salah satu rombongan yang akan kembali.


setelah malam semangkin larut mereka pun membubarkan diri untuk beristirahat, setelah Su tian masuk kamar dia langsung duduk di tempat tidur langsung mengambil sikap lotus


untuk menenangkan pikirannya, karena sudah jadi kebiasaannya, setelah 2 dupa dia pun berbaring langsung tidur.


keesokan harinya terlihat rombongan keluarga Su sedang merapikan barang-barang yang mereka bawa bersiap meninggal desa,


di depan gerbang desa ada 2 rombongan keluarga Su yang sedang mengantri untuk keluar dari desa yang mereka singgahi, dan setelah membayarkan beberapa koin tembaga mereka pun keluar dan berpisah tapi sebelum berpisah mereka berpamitan 1 sama lainnya.


- Maaf bila ada kata dan tulisan -


- Terima Kasih -


- Semoga bisa menghibur -