
episode 22 kota lembah awan
pelayanan itu yang mendengar kalau pemuda itu menanyakan harganya kemudian dia berkata
,, " Itu harga 2000 koin emas, ucap pelayanan yang memberitahu
Su tian yang mendengar harga yang disebutkan pelayanan itu dia hanya bisa menelan ludah, lalu berpikir berpikir sejenak kemudian berkata
,, " bisakah aku bertemu dengan manajer rumah dagang ini. ucap Su tian dengan serius
pelayanan itu yang mendengar perkataan Su tian lalu berkat
,, " untuk apa anda bertemu dengan manager tuan muda, ucap pelayanan itu bertanya dengan rasa penasaran.
Su tian yang mendengar pelayanan itu mempertanyakan maksudnya kemudian dia berkata
,, " aku ingin menjual sesuatu, ucap Su tian dengan senyuman di wajahnya.
pelayanan itu mendengar perkataan Su tian
penasaran barang apa yang ingin dia jual langsung menyetujuinya kemudian berkata
,, " baik tuan muda ikutin saya, ucap pelayan itu sambil berjalan di depan
sesampainya mereka di suatu ruangan pelayanan itu berhenti dan mulai mengetuk pintunya,
tok, tok, tok
didalam ruangan terlihat pria paruh baya yang sedang duduk, kemudian dia mendengar pintu ruangannya diketuk dia pun berkata
,, siapa , ucap seseorang pria paruh baya yang penasaran siapa yang ingin bertemu dengannya
pelayanan itu yang mendengar suara manager itu langsung berkata dan pelayanan itu pun buru-buru menjawab
,, " tuan ada seseorang yang ingin menemui anda, dan ingin menjual sesuatu, ucap pelayanan itu dengan rasa takut
manager itu yang mendengar pelayanannya berkata ada tamu yang ingin menjual sesuatu dia langsung bersemangat dan berkata
,, " bawa tamu itu masuk, ucap manajer yang ada di dalam ruangan.
pelayanan itu yang mendengar perintah managernya pun langsung membuka pintu, setelah pintu itu terbuka pelayanan itu pun masuk lalu di ikuti oleh Su tian
setelah masa pelayanan itu yang melihat managernya ada di depan nya kemudian dia memperkenalkan Su tian dengan berkata
,, " tuan manajer, tuan muda ini yang ingin menjual sesuatu, ucap pelayanan yang memperkenalkan Su tian yang ada di sampingnya.
manajer itu yang mendengar perkataan pelayanannya lalu memandangi Su tian dan berkata
,, " tuan muda apa yang ingin anda jual, ucap manager itu dengan wajah serius menatap Su tian.
Su tian yang mendengar manager itu mempertanyakan apa yang dia bawa kemudian Su tian maju ke dekat meja lalu mengeluarkan 2 botol yang berisi cairan spiritual, manager itu yang melihat 2 botol yang dikeluarkan pemuda itu dan di letakkan di meja di depan manajer itu dia langsung mengambil salah satu botol dan membuka tutupnya lalu di bergumam dalam hati dengan berkata
,, " cairan spiritual 200 tahun, gumam manajer itu yang agak kaget melihatnya lalu dia berpikir sejenak,
manager itu bergumam lagi dalam hatinya sambil memikirkan cair yang berada di tangan dengan berkata
,, " jika cairan ini dijual kepada alkemis cairan ini bisa membuat pil penerobos tahap 2 , gumam manajer itu dalam hati,
manajer itu mengangguk lalu berkata
,, " tuan muda aku hanya bisa menawarkan 2000 koin emas untuk perbotolnya bagaimana, ucap manajer itu yang menyebutkan harganya.
Su tian yang mendengar perkataan manager itu dia berpikir sejenak lalu mengangguk setuju lalu dia mengeluarkan inti Beast tingkat 5 Laba-laba beracun dari cincin penyimpanannya. manajer itu lebih kaget lagi karena budidaya Su tian cuma berada di tahap 2 tingkat 5 dan memiliki inti Beast tingkat 5 yang setara kultivator tahap ke 6 yang hampir tidak ada di desa ini, manajer itu mengangguk lagi lalu berkata
,, " tuan muda aku hanya bisa membayarnya dengan harga 7000 koin emas bagaimana, ucap manajer itu sambil menatap Su tian berharap dia setuju
karena inti Beast tingkat 5 ke atas jika di murnikan menjadi pil harganya akan sangat tinggi, kultivator tahap 5 mana yang tidak ingin membelinya.
setelah mendengar harga yang ditawarkan manager itu untuk inti Demon Beast tingkat 5 nya Su tian mengangguk setuju lalu di berkata
,, " manajer kau boleh memotong koin emas ku untuk biaya jiwa Demon Beast Singa api tingkat 4, ucap Su tian kepada manajer
manajer itu mengerutkan keningnya lalu berkata
,, " tuan muda aku mengerti maksud ada, tapi jiwa Demon Beast yang belum di murnikan akan sangat berbahaya karena adanya aura negatif dan sifat kebencian di dalamnya, itu akan mengikis jiwa anda jika anda mau saya bisa mencarikan jiwa Beast tingkat 3 yang sudah di murnikan, ucap manajer itu yank berharap Su tian mendengarkan nasehatnya.
Su tian mengangguk setuju apa yan dikatakan manajer itu, lalu berkata
,," aku hanya ingin meneliti nya saja, ucap Su tian dia beralasan hanya untuk menelitinya
manajer itu menghela nafas lalu memberikan cincin penyimpanan yang berisi 9000 koin emas yang sudah di potong. Su tian menerimanya dan memberi hormat lalu keluar dari ruangan dan diikuti pelayanan itu
setelah beberapa saat pelayanan itu memberikan jiwa Beast tingkat 4 Su tian menerima dengan senang hati dan dia juga membeli beberapa botol kosong dan kotak herbal kosong dan membeli 5 jimat peledak karena dia merasa itu sangat membantu
setelah di penginapan Su tian melihat ramainya pengunjung dan kedua pamannya juga sudah mempekerjakan beberapa pelayanan dia tidak memperdulikannya setelah menyapa kedua pamannya Su tian langsung menuju kamarnya karena sudah tidak sabar ingin memiliki aura jiwa beladiri.
Su tian yang berada di dalam kamar langsung duduk dengan sikap lotus dan mengeluarkan bola kristal yang berisi Beast tingkat 4 itu dan memandanginya dengan wajah tersenyum, lalu dia melukai jarinya dan meneteskan darahnya di kristal itu, kemudian Su tian memfokuskan dirinya menyerap jiwa Beast itu,
jiwa Beast yang masuk kedalam tubuh Su tian mengamuk dan ingin menyerang jiwa Su tian api spiritual Phoenix merasa terprovokasi oleh kehadiran yang lain langsung menyerang
jiwa Beast Singa api, Su tian tersenyum melihat itu dia sudah memprediksinya, tapi senyumnya berubah seketika melihat api spiritual Phoenix menghancurkan jiwa Beast Singa api itu, api Phoenix itu seakan tidak senang dengan kehadiran yang lain.
Su tian mengerutkan keningnya dan mendengus kesal dia bergumam
,, " bukankah api burung gagak ini mencegahku menjadi lebih kuat, ucap Su tian dengan kesal
api Phoenix memalingkan wajahnya dan pergi melakukan kebiasaannya menyerap energi yang bocor dari mustika itu, Su tian ingin memaki api burung gagak itu tapi dia juga
merasa akan percuma saja, setelah mengurungkan niatnya, Su tian mengeluarkan inti Beast tingkat 1 dan 2 kemudian dia menyerap inti Beast di bantu api Phoenix tidak butuh waktu lama akhirnya selesai dia merasakan Qi nya meningkatkan tapi belum ada tanda-tanda penerobos tapi dia sudah ada di ambang itu. Setelah itu dia mandi membersihkan sisa kotoran yang keluar di tubuhnya dan beristirahat.
selama 1 minggu Su tian berlatih di penginapan atau ke pinggir hutan untuk berburu Demon Beast tingkat 1 untuk persediaan daging di penginapan.
Di kamar Su tian sedang mempersiapkan barang-barang yang akan dia bawa karena dia akan pergi ke sekte untuk mengikuti tes masuk menjadi di murid, Su tian banyak membawa roti kering karena akan sangat disayang bila poin di tukar hanya untuk makan dia ingin poin yang dikumpulkan untuk membeli kitab seni beladiri,
Di depan penginapan Kedua pamannya sedang menunggu Su tian dan melihat dia yang sedang berjalan menuju mereka dan berkata
,, " paman mo, paman hong, aku akan pergi mengikuti tes sekte, ucapnya lagi sambil memberikan hormat.
kedua pamannya yang mendengar perkataan Su tian mengangguk lalu paman mo berkata tuan
,, " muda anda harus berhati-hati di jalan sambil, ucapnya dan menyerahkan peta yang sudah di tandai sebagai lokasi tujuan.
Su tian menerima peta itu dan membukanya setelah mengerti tempat tujuannya dia memasukkan kedalam cincinnya,
kedua pamannya sudah menyiapkan kuda,
sesudah berpamitan Su tian langsung melakukan perjalanan, ketika di depan gerbang dia mengeluarkan token indentitasnya dan penjaga membiarkan dia lewat, dan Su tian melanjutkan perjalanan kembali.
Butuh setidaknya 5 hari untuk sampai di kota lembah awan setelah hari mulai gelap Su tian berhenti dan memakan roti sambil membuat perapian dia berbaring dan melihat Bintang-bintang dan bergumam dengan berkata
,, " ibu, ayah apakah kalian ada di sana?, ucap Su tian yang melihat bintang-bintang
Su tian bertanya kembali sambil melihat bintang dengan berkata
,, apakah kalian sedang melihatku sekarang?, ucap Su tian yang masih melihat bintang
pertanyaan-pertanyaan itu membuat air matanya mengalir tampa terasa sampai-sampai membuatnya tertidur
Di pagi hari Su tian bangun dan membersihkan diri lalu makan setelah itu dia melanjutkan perjalanannya, setelah 3 hari Su tian melakukan perjalanan dan dia merasakan ada pertarungan Su tian memacu kudanya dengan sangat cepat, dari kejauhan terlihat 2 orang salah satu dari mereka adalah wanita dan yang lain seorang pemuda, pemuda itu seumuran dengan Su tian mereka sedang melawan Demon Beast tingkat 2 dan mereka sangat kewalahan,
Su tian yang sudah dekat mengeluarkan pedangnya dan melompat dari kuda dia menuangkan Qi dan apinya kedalam pedangnya mengayunkan kearah Demon Beast, ayunan itu mendarat di leher Demon Beast itu Su tian melesat sampai melewati Demon Beast itu.
ketika pedang Su tian mendarat di leher Demon Beast terdapat luka sayatan pedang dan lehernya kemudian patah dan langsung mati. Su tian mendekat Demon Beast itu dan membelah tubuhnya lalu mengeluarkan intinya dan melemparkannya kepada mereka berdua, dan Su tian menyimpan tubuhnya untuk persediaan makannya.
kedua orang itu yang menerima inti Beast pun berkata
,, " saudara ini, kami tidak bisa menerimanya, ucap pria itu sambil mengulurkan tangannya yang memegang inti Beast itu
mendengar perkataan mereka lalu Su tian berkata
,, " ambillah aku tidak membutuhkannya, ucap Su tian sambil melambaikan tangannya.
mereka yang tidak ingin penolongnya tersinggung, mereka hanya bisa menerimanya saja, kemudian mereka memperkenalkan diri, yang pria adalah Liang Hu dan yang wanita ada Liang ling mereka anak kepala desa di desa tempat tinggal Su tian, awalnya mereka tidak percaya kalau Su tian pemuda dari desa mereka, tapi karena Su tian menunjukkan token indentitasnya mereka baru mempercayainya dan mereka bertanya dengan berkata
,, " saudara kenapa aku tidak pernah melihat mu, ucap liang Hu yang merasa tidak pernah melihat Su tian,
Su tian yang mendengar perkataan mereka pun berkata
,, " saudara aku selalu berlatih di kediaman, ucap Su tian yang beralasan karena dirinya fokus dengan latihan
mereka mempercayainya karena budidaya Su tian berada di atas mereka,
Liang Hu berada di tahap 2 tingkat 2
Liang ling berada di tahap 1 tingkat 7
mereka juga ingin mengikuti tes penerimaan murid sekte lembah awan dan mereka akhirnya memutuskan untuk pergi bersama setelah keduanya memulihkan diri lalu mereka melanjutkan perjalanan
setelah 2 hari berlalu mereka sampai di depan gerbang kota lembah awan banyak orang yang mengantri untuk masuk terutama kultivator muda seperti mereka.
- Maaf bila ada kata dan tulisan yang salah -
- Terima kasih -
-Semoga bisa menghibur -