The Martial Spirit Of The King

The Martial Spirit Of The King
Kabar buruk



episode 07 Kesedihan Su tian


sudah lebih dari sebulan Su han dan Su tian berada di Desa Mao xian menunggu rombongan dari ibu kota yang membawa sumber daya tidak kunjungan datang, sementara sementara sumber daya yang di bawa Su han dan Su tian dari kota sudah habis.


Di dalam ruangan Su han dan Su tian sedang mengobrol satu sama lain dan terlihat di wajah Su han ada rasa cemas, seperti sedang menghawatirkan sesuatu.


,, " tian'er besok paman akan pergi ke ibukota kau tinggallah disini dan kembali lah ke ibukota dengan rombongan berikutnya, ucap Su han yang menghawatirkan rombongan yang belum juga sampai


dan Su han berkata lagi


,, " paman akan meninggalkan paman mo dan paman hong untuk menemani mu, ucap Su han kembali


dengan rasa enggan Su tian berkata


,, " tapi paman aku ingin menemani paman, Su tian berkata dengan rasa sedih


Su han yang mendengar perkataan Su tian pun berkata


,, " tian'er kamu bukan seorang kultivator paman takut rombongan itu terlambat karena terjadi suatu masalah, Mudah-mudahan saja tidak terjadi perampokan , ucap Su han dengan rasa cemas,


Su tian yang mendengar itu hanya bisa tertunduk merasa bersalah karena tidak bisa sama sekali membantu masalah keluarganya, Su tian mengeluarkan 2 botol dari dalam bajunya dan berkata


Su han yang melihat Su tian mengeluarkan 2 botol yang berisikan racun hanya bisa tersenyum dan bergumam di dalam hatinya


,, " teryata Su feng sangat mengkhawatirkannya, gumam Su han dalam hati


Su han tidak mau menerimanya karena Su tian memaksa akhirnya Su han mengambil 1 botol saja mereka pun keluar dari ruang dan melanjutkan aktifitas masing-masing.


terlihat di pintu gerbang Desa rombongan keluarga Su, Su han hampir membawa semua orang yang ada di kediaman mereka, hanya meninggal 3 orang Su tian, paman mo dan paman hong, setelah Su tian mengucapkan salam perpisahan rombongan Su han pun berangkat meninggalkan desa.


Sejak kepergian Su han, Su tian selalu merasa gelisah setiap harinya, hampir sebulan pun berlalu Su tian sedang duduk di ruang sambil menyesap teh yang ada di tangannya tiba-tiba terdengar langkah kaki seseorang yang terburu-buru mendekatinya, orang itu tak lain adalah paman mo, paman mo yang telah sampai di depan Su tian langsung berkata dengan suara terbata-bata, Su tian yang mendengar suara paman mo pun mengerti maksud perkataan itu, seketika Su tian yang mendengar itu pun terdiam mematung dan air matanya mengalir terus tanpa dia sadari dan cangkir yang berisi teh panas itu terjatuh hingga teh panas itu pun tumpah membasahi bajunya sampai tidak ada rasa panas sama sekali yang dirasa Su tian, cangkir yang terjatuh pun pecah di lantai berserakan, mendengar berita bahwasannya keluarga Su yang ada di ibukota telah di bantai tidak ada yang selamat dan rombongan paman Su han dirampok, paman Su han selamat dari perampokan itu tapi karena dia terluka cukup parah dia akhirnya mati setelah bertemu dengan pejalan kaki yang sedang menuju ke desa dan menitipkan pesan untuk Su tian.


paman hong telah menunggu di depan kediaman dan sudah menyiapkan 3 ekor kuda dan melihat di dalam kediaman paman mo sedang membawa Su tian, paman mo yang telah sampai langsung naik keatas kuda dan melihat Su tian terdiam dengan tatapan kosong paman mo langsung mengangkat Su tian ke atas kereta kudanya dia tidak akan membiarkan Su tian berkendara kuda sendirian karena paman mo merasakan jiwa Su tian sedang terguncang, akan sangat bahaya jika dia mengendarai kuda.


Di depan gebang Desa terlihat 3 orang sedang mengendarai kuda dengan sangat cepat sampai-sampai penjaga gerbang pun tidak sempat bereaksi. Di Kerajaan Zhou tersebar berita bahwa salah 1 keluarga pedagang terbesarnya telah di bantai itu adalah keluarga Su. Raja zhou pun menyuruh para bawahannya untuk menyelidiki masalah itu.


- Maaf bila ada kata dan tulisan yang salah -


- Terima kasih -


- Semoga bisa menghibur -