
episode 58 Menjadi Incaran Murid Inti
Su tian yang terpental hingga keluar arena sampai membuatnya memuntahkan seteguk darah kemudian dia berdiri sambil menstabilkan tubuhnya yang terhuyung-huyung dan menatap tajam orang yang barusan menyerangnya, Su tian melihat seorang pemuda yang wajahnya mirip dengan Ju tong dia menyimpulkan kalau itu adalah saudaranya Ju tong, jika bukan karena pedang pemusnah iblisnya mungkin Su tian akan terluka lebih parah lagi dari pada Ju tong
suasana yang tadinya riuh tiba-tiba menjadi hening para murid-murid terdiam dan terkejut ketika melihat Ju kang menyerang Su tian tanpa menahan kekuatannya dan baju mereka tiba-tiba di basahi oleh keringat mereka sendiri
Wu Mei, xiao ning, MU Qing dan teman-temannya ketika melihat serangan Ju kang jantung mereka berdegup kencang dan tampak cemas dari wajah mereka
master sekte ketika melihat Ju tong menyerang Su tian hampir tidak bisa menahan dirinya karena Su tian adalah murid satu-satunya, tapi karena Su tian baik-baik saja master sekte menghentikan niatnya
tetua yang mengawasi jalannya pertarungan pun langsung memblokir dengan berdiri di depan Su tian agar Ju kang tidak menyerang untuk yang kedua kalinya sambil berkata
"apa yang kau lakukan Ju tong, ucap tetua itu dengan marah
Ju kang setelah dia menyerang Su tian di berdiri di atas arena dan melihat Ju tong terbaring lemas sambil memegangi dadanya yang di serangan Su tian lalu Ju kang kembali menatap Su tian yang masih baik-baik saja, seketika aura membunuh Ju kang keluar dari tubuhnya tapi ketika dia mendengar perkataan tetua yang mengawasi jalannya pertarungan Ju kang tersadar dari amarahnya dan menatap tetua itu lalu berkata
"maaf tetua, murid ini tidak bisa menahan diri dan tanpa sadar menyerang junior, murid ini siap untuk menerima hukumnya, ucap Ju kang yang menangkupkan kedua tangannya memberi hormat kepada tetua itu
tetua itu yang mendengar perkataan Ju kang kemudian dia berkata
'baiklah, setelah ini selesai kau datanglah ke ruanganku untuk menerima hukumanmu, ucap tetua itu sambil menenangkan dirinya karena merasa bersalah tidak bisa menahan serangan itu, karena Ju kang adalah murid inti, jadi sekte akan mengalami kerugian jika kehilangan dia
Ju kang yang mendengar perkataan tetua itu kemudian dia berkata
"baik tetua, kalau begitu murid undur diri dulu, ucap Ju kang lalu berjalan meninggal arena
ketika Ju kang pergi kembali menuju kediamannya dan setelah beberapa saat suasana yang tadinya hening di sekitar arena kini kembali riuh setelah Ju kang pergi membawa Ju tong sampai-sampai terjadi perbincangan di bangku penonton dan salah satu murid dalam berkata
"aku sudah tau kalau Ju tong itu lemah, aku sering mengalah saja padanya karena takut pada saudaranya yang akan membalaskan, ucap murid dalam yang sering di bully Ju tong
salah satu murid dalam yang lainnya mendengar perkataan murid dalam itu kemudian dia pun berkata
"bukankah kau selalu di kalah Ju tong sebelum kau tahu kalau Ju tong memiliki saudara laki-laki, ucap murid lainnya sambil tertawa,
murid-murid yang berada di sekitar bangku penonton semuanya tertawa mendengar perbincangan itu,
master sekte yang tidak ingin terjadi lagi masalah kepada Su tian kemudian dia terbang mendekat dan turun di atas arena,
Su tian yang melihat itu langsung berkata
"Guru, ucap Su tian memberi hormat sambil menangkupkan kedua tangannya
semua tetua dan murid yang melihat kedatangan master sekte secara pribadi langsung serentak memberi hormat hingga suara Su tian tidak dapat di dengar, murid luar, murid bisa, dan murid dalam sebagian dari mereka ada yang baru pertama kali melihat dan mengetahui wajah master sekte lembah awan hari ini, bahkan Su tian yang mendengar kalau gurunya adalah master sekte dia sendiri sangat terkejut
master sekte yang melihat Su tian memberi hormat dia mengangguk lalu master sekte melihat semua murid dan tetua yang memberikan hormat padanya dia juga menganggukkan kepalanya lalu memandang semua orang yang berada di sekitar arena setelah beberapa saat kemudian dia mulai berkata
"aku kesini karena ingin memperkenalkan seseorang kepada kalian, namanya Su tian dia adalah murid pribadiku, ucap master sekte sambil menunjuk kearah Su tian dengan tangannya,
suasana yang tadinya hening ketika master sekte datang, tapi setelah master sekte berkata suasana disekitar arena menjadi riuh kembali sampai terjadi perbincangan di antara para murid, ada yang berkata
"pantas saja kultivasinya cepat meningkat ternyata dia murid pribadi master sekte, ucap beberapa murid biasa yang mengikuti ujian masuk sekte bersama Su tian
salah satu murid lainnya juga berkata
"pantas saja dia juga tidak takut menyinggung Ju kang karena master sekte ada di belakangnya, ucap salah satu murid dalam dan diangguki murid-murid lainnya
melihat dan mengetahui Su tian adalah murid pribadi master sekte para tetua juga ada yang berkata
"dia kan murid peringkat pertama di ujian murid di bulan kemarin, orang tua ini tidak menyangka kalau kultivasinya sudah mencapai tingkat ke 3, dan sudah menjadi murid pemimpin, ucap tetua ke 5 dan diangguki tetua ke 7
Zhang Nan dan ho cui yang mendengar perkataan master sekte dengan tidak sadar mereka berkata
"i..it..itu, ucap mereka berdua dengan terbata-bata
seorang wanita yang duduk di depan Zhang Nan dan ho cui yang mendengar perkataan mereka kemudian dia menoleh kearah belakang untuk melihat Zhang Nan dan ho cui sambil berkata
"apakah kalian berdua mengenalnya, ucap wanita itu yang penasaran terlihat dari wajahnya
mendengar perkataan wanita itu Zhang Nan dan ho cui tersadar dari keterkejutannya lalu buru-buru berkata
" kakak senior, dia adalah orang yang menolong dan menyelamatkan kami, ketika ada kelompok lain yang ingin merampok herbal yang kakak senior inginkan, ucap Zhang Nan sambil menundukkan kepalanya dan diikuti oleh ho cui
wanita itu yang mendengar perkataan Zhang Nan sambil tersenyum dia berkata
"katakan padanya, kalau dia ingin selamat dari Ju kang, aku bisa melindunginya tapi dia harus menjadi bawahanku, ucap wanita itu sambil tersenyum tipis dan kembali menatap arena lagi
Wu Mei, xiao ning, Li chong, Mu Qing dan teman-temannya mendengar perkataan master sekte mereka terkejut hingga mata mereka melotot dan mulut mereka terbuka lebar dengan berkata
"aappaa, ucap mereka sambil menatap ke arena
tetua yang mengawasi jalannya pertarungan merasa bersyukur karena tidak memihak Ju kang sebagai murid inti kemudian dia bergumam dalam hatinya dengan berkata
"aku selamat, ucap tetua itu sambil mengelus-elus dadanya
siapa yang tidak terkejut ketika mendengar kalau Su tian adalah murid pribadi master sekte, master sekte tidak mempunyai keturunan dan Su tian adalah murid satu-satunya dan juga Su tian bertarung dengan tingkat yang sama bisa menang dengan mudah, jadi menurut kesimpulan dari para tetua Su tian yang akan menjadi master sekte berikutnya
kemudian master sekte memandang kesemua murid seketika suasana kembali menjadi tenang kembali lalu master sekte berkata
"karena pertarungan telah selesai, pertarungan ini di menangkan oleh Su tian, ucap master sekte dengan suara lantang sambil melirik tetua yang mengawasi jalannya pertarungan
mendengar keputusan master sekte semua murid dan para tetua setuju, karena mereka pun melihat pertarungan itu sendiri, murid-murid yang memenangkan taruhan itu terlihat bersemangat tampak dari wajah mereka yang cerah termasuk Wu Mei, xiao ning, Mu Qing dan teman-temannya
"kau pulihkan dulu lukamu, setelah itu lanjutkan latihanmu, ucap master sekte lalu melayang di udara dan pergi
Su tian yang mendengar perkataan gurunya kemudian dia berkata
"baik guru, ucap Su tian sambil menatap gurunya yang pergi
setelah master sekte pergi semua murid-murid yang memenangkan taruhan segera berlari ke tempat meja taruhan yang di jaga bawahan Ju tong termasuk Wu Mei, xiao ning, Mu Qing dan teman-temannya untuk mengambil poin kontribusi yang mereka menangkan
tetua yang mengawasi jalannya pertarungan kemudian dia mendekati Su tian dan memberikan tokennya yang poin kontribusi sudah bertambah, setelah menerima token itu Su tian berjalan meninggal arena
Su tian yang sudah meninggal arena kemudian dia berjalan sendirian menuju kediamannya tiba-tiba suara seseorang yang di kenalnya memanggil namanya dengan berkata
"saudara tian tunggu kami, terdengar suara seperti itu
Su tian yang mendengar suara itu kemudian dia berhenti berjalan dan kemudian berbalik dan melihat Zhang Nan dan ho cui sedang berlari kearahnya setelah mereka mendekat
lalu Su tian berkata
"saudara Nan, saudara cui, ada apa, ucap Su tian yang melihat kedua orang itu sepertinya tergesa-gesa mengejarnya
Zhang Nan dan ho cui yang mendengar perkataan Su tian setelah mereka menstabilkan nafas mereka kemudian Zhang Nan berkata
" saudara tian, kami mendapatkan informasi kalau Ju kang akan mengincar saudara lagi, dan salah satu kakak senior murid inti menawarkan bantuannya jika saudara tian berjanji menjadi bawahannya, ucap Zhang Nan yang menyampaikan pesan
Su tian yang mendengar perkataan Zhang Nan menjadi kesal kemudian Su tian berkata
"aku akan memikirkannya nanti, ucap Su tian yang langsung berbalik dan berjalan kembali menuju kediamannya tanpa memperdulikan mereka berdua
setelah pertarungan berakhir antara Su tian dan Ju tong berakhir, Ju kang di panggil tetua yang mengawasi jalannya pertarungan untuk segera ke ruangannya, di sana terlihat sudah hadir beberapa tetua dan para tetua memutuskan kalau Ju kang menerima hukum100 pukulan tongkat tingkat perak yang dilakukan oleh tetua yang mengawasi jalannya pertarungan, setelah Ju kang menerima hukuman itu dia mengalami luka parah dan harus dibawa oleh bawahannya untuk kembali ke kediamannya, Ju kang juga harus bertanggung jawab untuk membayar point taruhan yang kurang kepada murid-murid di sekte.
di dalam ruangan terjadi percakapan sesama murid, dengan berkata
"kakak senior master sekte mengatakannya secara pribadi di depan semua murid, kalau dia sudah memiliki pewarisnya, ucap seorang murid yang menambahkan kata-katanya
kakak senior itu yang mendengar perkataan bawahannya dengan marah dia berkata
"kurang aja, siapa orang yang ingin bersaing denganku, ucap kakak senior itu sambil mengepalkan tangannya
bawahannya yang mendengar perkataan itu kemudian dia berkata
"kakak senior, nama murid itu Su tian dia baru bergabung dengan sekte baru sebulan yang lalu, dan telah mengalahkan Ju tong di arena, hingga membuat Ju kang menerima hukuman, ucap bawahannya yang menjelaskan
setelah mendengar perkataan bawahannya kemudian kakak senior itu berkata
"sepertinya kita harus mengunjungi Ju kang, ucap kakak senior itu yang langsung pergi dan diikuti bawahannya
di dalam ruangan terjadi juga percakapan sesama murid sekte, yang berkata
" katakan apa dia menerima tawaranku, ucap seorang wanita kepada Zhang Nan dan ho cui
Zhang Nan dan ho cui yang mendengar perkataan itu mereka saling melirik kemudian Zhang Nan berkata
"kakak senior dia berkata akan memikirkannya, ucap Zhang Nan sambil menundukkan kepalanya dan diikuti ho cui
kakak senior yang mendengar perkataan Zhang Nan dengan marah dia berkata
"Dasar sombong, kita lihat saja apa yang bisa dia lakukan nanti, ucap kakak senior yang sudah menghancurkan meja
seorang murid dalam yang kultivasinya berada di tingkat 3 bintang 6 yang ada di ruangan itu dan sudah mengerti apa yang terjadi kemudian dia berkata
"kakak senior, haruskah aku memberikannya pelajaran kepadanya, ucap murid dalam itu yang merasa seniornya telah diremehkan
Ju kang yang terbaring di tempat tidur tiba-tiba di kunjungi seseorang yang masuk kedalam kamarnya, Ju kang yang melihat itu kemudian dia berkata
" Zen tian jika kau datang hanya ingin menagih hutang poin kontribusi aku sekarang tidak memilikinya, ucap Ju kang dengan lemah
Zen tian yang mendengar perkataan Ju kang kemudian dia berkata
"aku kesini ingin memberikanmu penawaran, aku ingin kau membunuh Su tian dan aku akan menganggap hutangmu lunas, ucap Zen tian dengan senyuman liciknya dan dengan tangan yang terlipat di belakang
Ju kang yang mendengar perkataan Zen tian dengan suara yang lemah dia berkata
" Zen tian bukankah kau tahu kalau Su tian adalah murid pribadi master sekte dan aku juga masih terluka, ucap Ju kang sambil menggelengkan kepalanya
Zen tian yang mendengar perkataan Ju kang kemudian tersenyum sambil dia berkata
"aku tidak menyuruhmu untuk membunuhnya di dalam sekte, kau pulihkan saja lukamu dulu setelah saatnya aku akan memberi tahumu, ucap Zen tian sambil tertawa dan langsung pergi dan diikuti bawahannya
Liang ling yang sudah menerobos tingkat 2 bintang 1 setelah dia menyelesaikan kultivasinya dia keluar kediamannya lalu dia mendengar dari murid-murid luar kalau terjadi pertarungan antara Ju tong dan Su tian dan keduanya terluka dia langsung pergi ke kediaman Liang Hu, Liang ling langsung masuk kedalam dan setelah menemukan kakaknya Liang Hu sedang berkutivasi di dalam kamar, Liang ling memilih untuk menunggu kakaknya menyelesaikan kultivasinya sambil mondar-mandir di depan pintu kamar kakaknya
setelah beberapa saat Liang Hu berhasil menerobos tingkat 2 bintang 8 dia bersemangat atas peningkatannya karena sumberdaya yang diberikan Su tian, kemudian Liang Hu merasakan aura Liang ling di depan pintu kamarnya, setelah Liang Hu mengakhiri kultivasinya dia segera membuka pintu kamar dan melihat saudarinya yang sepertinya sedang panik Liang Hu buru-buru bertanya
Liang ling yang melihat Liang Hu keluar dari kamarnya dan mendengar apa yang dikatakan Liang Hu kemudian Liang ling menjelaskan apa yang dia dengar dari murid luar, seketika Liang Hu pun jadi panik juga
- Maaf bila ada kata dan tulisan yang salah -
- Terima kasih -
- Semoga bisa menghibur -