
Unik, nama burung elang emas milik Adi. Namun meski namanya aneh, kekuatannya tidak main-main. Legend Fury memiliki dua tingkatan, Rondo kemudian naik menjadi Sonata. Pada tiap tingkatan ada lagi tingkat 1-3. Umumnya tingkatan terakhir atau Sonata 3 dicapai pada elang emas berusia hampir 500 tahun dengan panjang mencapai 15 meter. Sementara Unik baru mencapai umur 13 tahun dan panjangnya 70 cm meter.
Perlu diketahui, hewan² di dunia bernama Fana ini terbagi menjadi 3. Rhapsody, Death Gorgon, dan terakhir Legend Fury.
Rhapsody adalah yang paling lemah, biasanya terdiri dari binatang biasa seperti binatang jinak, peliharaan, hewan buas biasa dll.
Death Gorgon, adalah yang selanjutnya. Memiliki kekuatan yang berbeda dari hewan biasa namun hanya dari segi fisik. Seperti binatang buas spesial.
Terakhir Legend Fury, yang terkuat dari dua yang lain. Dianugerahi kekuatan fisik sekaligus kekuatan lain yang dinamakan Beast. Beast adalah kekuatan yang hanya dimiliki oleh hewan. Contohnya kekuatan elemen, teleportasi, pelindung, atau kekuatan fantasi lain yang biasa kalian lihat di film-film ×u×.
Kembali ke Unik. Adi menemukan burung malang itu di hutan didekat pohon Centurion 5 tahun yang lalu. Sayapnya patah dan kakinya terluka parah. Setelah diobati, burung itu kembali sehat dan hingga kini masih setia bersama orang yang telah menyelamatkannya.
Karena bernama elang emas, sudah tentu pasti warnanya emas. Namun, berbeda kasus dengan Unik. Perawakannya memang sama seperti elang emas pada umumnya, warna bulunya memang emas namun bergradasi jingga dan ekornya pun emas tapi bergradasi dengan perak. Unik juga diasingkan oleh kawanannya yang tinggal di wilayah es karena warna bulunya. Akhirnya burung itu memutuskan untuk pergi dari wilayah es, dan tinggal si hutan. Hutan tempat Adi menemukannya terluka.
Namun karena warnanya itulah Unik adalah burung yang istimewa. Di usia 13 tahun, dia sudah berada di tingkat Rondo 3. Perbedaan kekuatan yang sangat jauh dari biasanya. Unik juga dapat menyemburkan api dari mulutnya dan angin dari kepakan sayapnya. Ia juga memiliki kecepatan 648 km/jam. Bahkan kecepatan Unik bisa dikatakan paling cepat dari burung lain. Gerakan terbangnya pun sangat lincah dan gesit.
Meski kecepatan dan kekuatan beast yang hebat, Unik memiliki kelemahan yaitu kekuatan fisiknya yang sangat lemah. Dimana elang emas juga terkenal akan ketangguhan fisiknya.
Namun, dengan penuh semangat Adi selalu mencari dan mengajarkan Unik banyak cara agar fisiknya bisa lebih kuat dan tidak diasingkan kawanannya suatu saat ketika mereka bertemu kembali.
"Unik kau dimana?" Ucap Adi
Pagi setelah kemarin malam, Unik yang berada di sangkarnya tiba-tiba hilang. Adi dibantu Varo pergi mencari burung itu di sekitar asrama putra.
"Ahh... kemana burung nakal itu pergi? kita harus susah-susah mencarinya" Keluh Varo
"Aku tidak tau, tapi sangkarnya memang tidak pernah aku kunci. Tapi baru kali Unik pergi." Ujar bocah tinggi itu
"Tempat favorit ya? aku tidak ta.... Tunggu dulu, aku ingat! Kalau tidak salah di sebelah sana" Ucap Adi
Bocah itu berlari penuh semangat kearah gerbang keluar asrama. Disusul dengan temannya yang tertinggal. Adi berhenti pada sebuah pohon dan melihat-lihat pohon itu dengan seksama. Rantingnya cukup banyak dengan daun yang agak besar dan berwarna hijau muda.
Kaakk
Suara aneh seekor burung menyadarkan lamunannya, ya itu adalah Unik.
"Haaa... disini kau rupanya burung nakal, tau begitu dari tadi kita cari saja di pohon ini" Gerutu Varo dengan wajah masam
Adi mengangkat tangannya, pertanda menyuruh burung itu untuk bertengger. Dan tanpa waktu lama, ia turun dan bertengger pada tangan tuannya.
"Dasar burung nakal, kau bahkan menyusahkan
Varo lagi hari ini" Ucap Adi dengan tertawa kecil, tentu dia menertawakan Varo. Ya burungnya memang sering mengerjai bocah itu, seperti terbang saat hendak dimasukkan sangkar, sengaja pilih-pilih makanan, dan banyak lagi.
"Oke mari kita kembali, untung saja ini hari libur jadi aku bisa bersantai." Ucap Varo, memang itulah tujuan utamanya ke asrama Adi. Bersantai tanpa harus melakukan ini itu oleh ayah atau ibunya.
"Baiklah" Jawab Adi sembari meletakkan burung itu di pundaknya dan berjalan mengikuti langkah Varo.
"Bahagia adalah milik mereka yang bangga menjadi dirinya sendiri."
: NeogOrgamer17
: 669 kata