
"Hei itu tidak lucu!" Umpat sang korban
Dan dua orang lainnya yang bisa dibilang tersangka sedang tertawa tanpa rasa bersalah.
"He bucin! Kalau kau ingin dapat hati Rainey, aku sarankan untuk bangun lebih cepat dan tidak tidur pada siang hari" Ejek Dean
"Lima menit lagi ma" Sambung si ketua kelas itu dengan wajah mengejek yang sempurna
"Bodo amat, yang penting mamaku yang paling keren" Kata Varo
"Tidak, ibuku yang paling keren" Tolak Dean
Mendengar perdebatan kecil tidak berguna itu, Adi lagi-lagi teringat orang tuanya. Siapa mereka? Bagaimana kabarnya? Sedang apa mereka sekarang? Kenapa ia ada di Akademi Anapa sendirian?
Pertanyaan tentang sang ayah dan ibu masih menjadi misteri, banyak hal yang masih menjadi pertanyaan dan jawaban pun tak kunjung ditemukan.
Namun Adi tau, sekarang yang harus ia lakukan adalah mengubah masa depan.
°
°
°
"Jadi, apa yang kau temukan di Anapa?"
Tanya Dean membuka percakapan
Kata Varo sembari menyerahkan sebuah amplop surat
"Apa isinya?"
Hei bocah, apa aku sudah berada di tempat lain sekarang? Hahaha, sudah kuduga. Yah, aku tidak punya banyak uang jadi hanya meninggalkan surat ini. Kau tau ini ternyata menghabiskan banyak biaya! Andai aku bisa kaya dan dapat jodoh tanpa ngepet. Pastinya semua orang juga ingin hahaha. Aku akan memberi sedikit rahasia, aku menyukai gadis berambut ungu dan bermata biru yang sudah aku kenalkan kepadamu sebelumnya. Yap, Floella. Teman seperjuanganku, dia seorang penjaga benua yang tangguh bukan? Meski seorang perempuan, dia benar-benar di atas yang lain, tapi tentu saja masih di bawahku hehehehe.
Aku hanya meninggalkan beberapa barang² di asrama, tidak banyak dan yang pasti tidak ada barang berharga. Kecuali 2 kura-kura ku, jaga mereka kalau kau mau. Aku tidak berharap banyak pada mereka juga, tapi aku membeli mereka dengan harga murah untuk kura-kura langka yang hanya ada di fana bagian utara.
Oh iya, sebenarnya usulan dari Dean untuk berpetualang itu aku yang menyuruhnya. Aku juga kenal dengan beberapa orang di Alterniamon, jadi aku memilih untuk membuat kalian pergi ke ke sana. Aku tentu tidak ingin kau terlibat dengan para pemberontak benua. Sekarang tetaplah berada di penginapan dan lakukan perjalanannya jika kalian sudah siap, jangan terlihat mencolok dan tetap fokus. Yang pasti kalian harus bisa mengatur waktu, kalian juga harus bergegas. Berhati-hatilah dengan dunia luar, karena aku sudah tidak ada di sisimu lagi. Jarang-jarang ya aku terlihat fokus.
Tapi ya begini lah. Oh aku juga ingin memberi tahu salah satu hal penting, tentang orang tuamu. Mereka seharusnya memang masih hidup sekarang, namun tempat tinggal mereka berpindah-pindah dan tidak bisa dipastikan langsung. Untuk sekarang ini tidak ada petunjuk baru lagi. Terlebih aku sudah pergi hahaha. Yang pasti mereka harusnya baik-baik. Mungkin masih sempat minum teh di pagi hari dengan tenang. Jika kau bertanya-tanya darimana aku tau hal-hal itu, kurasa itu tidak perlu dijelaskan karena tidak terlalu penting menurutku.
Dan yah, aku tidak tau lagi. Hanya itu yang aku tau. Untuk kedepannya silahkan berjuang lebih keras, jagoan.
Salam, Natan Aditya yang hanya ada satu di belahan utara fana.
Surat berakhir.
"Jangan terlalu berharap pada manusia, karena sesungguhnya yang datang pasti akan pergi" -Cilacap, 16-08-2021 / kyzen
: NeogOrgamer17
: 532 kata