
Sring....
5 menit sudah berlalu sejak perkelahian berat sebelah itu. Namun ajaibnya, Putri Silvanna masih bertahan hanya dengan beberapa luka gores.
Adu kekuatan terjadi, Dean yang berubah menjadi manusia serigala beradu mekanik dengan Silvanna yang menggunakan pedang kembar.
Graaa
Dean mengerang, tangannya berhasil disayat beberapa kali. Sementara Varo sedang memfokuskan diri menggambar sesuatu. Adi? dia sedang melayang di atas dan sepertinya akan melakukan sesuatu.
"Saatnya bergerak"
2 detik setelahnya, Unik melesat ke bawah. Seolah-olah hendak menerkam mangsa seperti elang pada umumnya.
"Elangnya" Kata Silvanna lirih sembari terus mengawasi Unik karena Dean terlihat sudah lelah menahan sayatan pedang miliknya
"Justice Imperium"
Jleb....
Tombak emas milik Adi menancap di tanah yang ada di belakang Silvanna, menyebabkan terbentuknya sebuah mini domain dengan panjang dan lebar 100×100 meter yang berisi nyala api dimana-mana.
"Ini sebuah mini domain!" Pekik Silvanna dalam hatinya, dia terkejut karena anak semuda Adi bisa membuat mini domain yang sulit untuk dipelajari. Dirinya yang lebih tua bahkan baru bisa membuat domain dengan panjang dan lebar 50×50 meter.
Wushh
Karena kipas angin raksasa dari art destroyer milik Varo, api dalam domain itu membesar. Disertasi Unik yang terus menyemburkan apinya, Silvanna benar-benar dalam situasi yang buruk sekarang. Adi pun beberapa kali menggunakan Spirral Strangulation dan itu lebih dari cukup untuk membuatnya terkejut.
"Baik aku menyerah" Kata Silvanna sembari mengangkat kedua tangannya ke atas
Wus...
Domain itu menghilang dan menyisakan rumput yang terbakar. Domain tidak akan membuat ruangan diluar tempat yang diciptakan mengalami kerusakan meski mendapat dukungan eksternal seperti kipas angin raksasa yang sebenarnya membuat api menjadi besar, angin itu hanya membuat apinya tetap terjaga. Karena domain sendiri memiliki pelindung khusus yang hanya bisa dikendalikan sang pengguna.
"Benar, aku menggunakan mana" Kata Adi pelan sembari mengangkat token masuk perpustakaan yang ada di tangannya, dia sedang bersender di sebuah pohon yang tak jauh dari sana karena kelelahan sehabis menggunakan banyak kekuatan. Dia akui Silvanna benar-benar tahan panas.
Pengguna mana berbeda dengan pengguna kekuatan mutan, para pengguna mana menggunakan 50 persen kekuatan alam dan lingkungan juga 50 persen kekuatan diri. Jadi ada 2 kekuatan yang bercampur dan terciptalah mana. Pengguna mana berada dalam tingkat tiga dunia yaitu 3 persen populasi dunia.
Sedang kekuatan mutan adalah 100 persen kekuatan alam dan lingkungan. Pengguna mutan berada dalam posisi pertama yaitu 87 persen pengguna dari total populasi.
Ada beberapa kasus dimana mereka tidak menggunakan mana ataupun kekuatan alam dan lingkungan, yaitu para pengguna 100 persen kekuatan diri. Contohnya Varo dengan Art destroyer miliknya. Mereka berada dalam posisi ke dua yaitu 10 persen pengguna dari total populasi.
"Aku juga pengguna mana asal kalian tahu, aku juga seorang guardian" Kata Silvanna bangga
Guardian juga termasuk para penjaga benua, namun tingkatnya lebih tinggi dari tentara biasa seperti Natan. Yaitu tingkat jendral yang memimpin suatu kota dan Silvanna adalah Guardian kota Gernion. Sebuah pencapaian besar, karena Silvanna adalah seorang wanita.
"Wow, tidak kusangka. Jadi Guardian kota Gernion adalah seorang wanita!" Puji Dean
"Yups, meski begitu aku kalah hari ini. Karena aku tidak bisa memakai senjata favorit ku. Lain kali mungkin kita bisa bertarung lagi, dengan aku yang membawa pedang kembar kesayanganku" Kata Silvanna sembari tersenyum manis
"Baiklah, ini token kalian" Sambungnya sembari menyerahkan dua token yang sama pada Dean dan Varo disambut wajah sumringah keduanya
"Majulah tanpa menyingkirkan orang lain dan naiklah tanpa menjatuhkan orang lain."
- Unknown
: NeogOrgamer17
: 568 kata
Jangan lupa mampir ke karya iseng saya yang lain:)