
Setelah melewati masa kritisnya, Al kini ditemani Ara di ruang rawatnya. Dengan telaten Ara menyuapi Al yang masih harus bed rest.
"Kamu masih lapar apa udah kenyang?" tanyaku
"Udah kenyang, eneg banget rasanya" keluhnya
"Kan kamu emang lagi sakit, harus makan ini" ucapku
"Yaudah tapi aku pengennya yang masak kamu, bukan dari masakan sini" ucapnya
Mulai deh mode nya yang nyebelin, kadang ngeselin tapi ngangenin gerutuku dalam hati.
"Udah deh nggak usah ngumpat aku ya Ra" ucap Al
"Hah, kamu itu kenapa sih. Aneh banget mikirnya" elakku
"Kamu hari ini cantik banget, emang abis ini mau kemana?" tanyanya
"Ya nggak kemana-mana lah Al, nungguin kamu disini. Juga nungguin vino dan orang tua kamu. Mereka mau njenguk kamu" ucapku
"Tapi kan nggak harus dandan juga, kamu mau ngapel vino ya" ucapnya
Ketika hendak menjawab pintu ruangan Aldo terbuka, Vino Om Aji dan Tante Atika datang.
"Siang om, tante vino" ucapku seraya bersalaman dengan mereka bertiga
"Huh... perusak suasana datang" gumam Al lirih
"Papa dengar ya anak nakal" ucap Om Aji sambil mendelik melihat anaknya.
"Vin, udah punya pacar belum?" tanya tante Atika
"Hehehe, belum ada tan" jawab vino
"Tuh ada cewek cakep, mau nggak No" tawar om Aji
"Papah....." teriak Al.
"Kenapa? Kan belum tentu Ara mau juga sama kamu Al" ucap Papanya.
"Udah Al, Om, Tante... yuk duduk sini. Ara menjadi nggak sopan membiarkan yang tua berdiri" ucapku melerai debatan anak dan orang tuanya.
...----------------...
Setelah dirawat selama seminggu, akhirnya Aldo sudah diijinkan pulang. Aldo pulang ke rumah orang tuanya, namun hari ini Ara tidak bisa mengantarnya pulang ke rumah.
Padahal aku kangen banget sama kamu Ra, tapi kenapa kamu nggak datang buat jemput aku, Apa sesibuk itu ngurusin kerjaan di kantor, keluhnya dalam hati
Atika dan Aji yang melihat ekspresi sendu anaknya hanya mengulum senyum saja. Bagaimana sekarang Al sudah sedikit demi sedikit mengingat masa lalunya.
Di rumah sekarang sudah ada Ara, Mel, dan kedua orang tua Ara.
"Bunda, nggak apa kok kalo bunda nikah lagi" kata Mel
"Hah, Mel kamu ngomong apa sayang?" tanyaku
"Mel, nggak apa kalo bunda mau nikah lagi. Mel slalu dukung apa yang terbaik buat bunda dan Mel" ucap Mel
"Makasih ya sayang, bunda akan slalu membahagiakan keluarga kecil kita" ucapku
Sebelumnya memang Mel sempat menolak jika bundanya menikah lagi, namun dipikir-pikirnya kembali jika bisa membuat bundanya bahagia Mel juga bahagia.
Sebenarnya juga Mel sudah beberapa kali melihat Aldo, saat Aldo membujuknya untuk berbicara berdua disitulah Mel tau bahwa Aldo memang benar-benar tulus mencintai bundanya. Akhirnya Mel mengijinkan bundanya menikah lagi. Ara tidak pernah bilang akan menikah lagi, namun Mel tau bahwa bundanya itu juga sudah mengalami banyak hal untuk berjuang melupakan kenangan masa lalu bersama ayah kandungnya. Ya Mel sudah tau ayah kandungnya waktu Mel dan teman-temannya pergi ke Gramedia.
Flashback **on**
Kemarin waktu ke mall mengantar adiknya, Kris sempat melihat sekilas bayangan anaknya. Walau agak ragu namun Kris memberanikan untuk bertanya
"Permisi, bolehkah saya tau nama Anda?" tanya Kris
"Nama saya Melati Sekar Arum pak, maaf bapak ini siapa ya?" tanyanya kembali
"Mel....." ucap Kris lirih sambil menahan sesak di dadanya
"Maaf, ada siapa?" tanya Mel
Mel sendiri tersentak kaget mendengar orang di depannya bilang seperti itu. Sebelum Mel menjawab ucapan Kris, Ana datang menghampirinya
"Mel, yuk. Kamu udah ketemu belum buat referensinya?" tanya Ana
"Eh, udah kok An. Yuk balik" ajak Mel
Tanpa Mel sadari Kris melihatnya dengan sendu. Kini anaknya itu pergi meninggalkannya sendiri, ingin sekali Kris memeluknya namun Kris tidak berani.
"Siapa sih tadi Mel" tanya Ana
"Nggak tau Na, aku juga nggak kenal. Terus beliaunya bilang kalo dia ayah aku" ucap Mel. Ana, Mifta, dan Rindu sudah tau jika orang tua Mel bercerai namun mereka tidak tau siapa ayah Mel.
"Ya udah, nih minum dulu. Jangan terlalu dipikirin ya, mending sekarang kita cari buku buat referensi" ajak Ana
Mel hanya mengangguk saja, kemudian mengikuti Ana menuju rak buku yang dituju.
"Kalian kemana aja sih, lama banget... pegel nih nunggu kalian" gerutu Mifta
"Abis dari toilet Ta, kenapa mau ngikut???" tanya Ana
"Huuhh ogahh" jawab Mifta
...****************...
Flashback off
Setelah menunggu kepulangan Al beserta keluarganya, akhirnya datang juga di rumah. Atika dan Aji sengaja melakukan surprise ini agar Aldo bahagia kembali. Mereka berharap ini adalah yang terbaik untuk Aldo.
Aldo masih berkelana dalam pikirannya, kenapa Ara sampai sekarang tidak menghubunginya padahal 2 hari sebelumnya hubungan mereka baik-baik saja sedikit ada kemajuan.
Ra, aku kangen sama kamu. Aku rindu sama kamu Raaa, ungkapnya dalam hati.
Mobil yang kini dinaiki orang tua Al dan Aldo sudah sampai di rumah.
Tak heran jika Aldo beranggapan rumah orang tuanya ini sepi dari biasanya. Aldo hanya cuek saja, yang ada dipikirannya sekarang hanya Ara. Dia tidak tau jika akan ada surprise yang menyambut kedatangannya.
"Ayo Al masuk" ajak Atika
Dengan malas Al mengikuti langkah kedua orang tuanya. Dan semakin menundukkan wajahnya. Dia tidak sadar jika sudah masuk ke rumah orang tuanya itu, dan tak melihat ke arah depannya.
"Kenapa pulang dari rumah sakit lesu gitu" ucap Ara
Aldo berhenti melangkah ketika mendengar suara tak asing itu, lalu dia mendongak melihat siapa yang ada di depannya.
"Surprisee........" ucap semua orang
Aldo sempat kaget namun, dia bahagia. Bagaimana bisa mereka merencanakan ini semua sedang Aldo sendiri tidak menyangkanya.
Aldo langsung menghampiri Ara dan memeluknya, semakin erat pula pelukannya dengan Ara.
"Eehhhhhkkkmmmm, Al inget bukan dunia milik berdua" ucap Aji
"Ish papa, rusak suasana aja deh" omel Aldo
Ara lalu mengelus tangan Al supaya tenang, agar tidak kembali berdebat dengan papanya sepeti sebelum-sebelumnya.
"Kamu suka nggak surprise nya?" tanyaku
"Suka banget Ara sayang" ucap Al membuat wajah Ara memerah.
Ara memukul tangan Al lalu pergi begitu saja. Aldo langsung mengikutinya, dia suka sekali membuat Ara jengkel, karna jika Ara seperti itu gemas rasanya.
"Eits, mau kemana kamu" cegah Atika
"Mau nyusulin Ara ma" ucapnya
"Nggak, kamu tetap disini" ucap Atika
Al hanya mengangguk pasrah. Diedarkan pandangannya melihat siapa orang yang ada di depannya. Atika memperkenalkan orang tua Ara, sekaligus sahabatnya pada Al juga mengenalkan anak Ara pada Al.
"Sudah tau Ma, Al udah bolak balik ketemu sama Mel" ucap Al dengan santainya.
Semua orang dibuatnya melongo melihat ucapan Aldo itu, ternyata gercep juga ya Aldo. Biar dapet restu lengkapnya, jika dia meminang Ara.