
Halo, Reiko disini!
Seperti biasa, saya belum memiliki nama yang pantas.
Saya menemukan sebuah air terjun yang sangat deras dan sebuah sungai yang cukup deras alirannya, saya menemukan ini dengan skill [Navigasi[ yang baru saya raih.
Wah! Keren!
Skill [Navigasi] cukup berguna juga, membantu saya yang sedang kesusahan.
Bagaimana dengan salah satu skill yang saya buka? Saya lupa dengan namanya.. Oh iya, Skill [Mata Elang].
Dari nama nya saja, saya sudah tahu bagaimana kegunaan dari skill ini. Namun hanya mengetahui kegunaannya membuat saya menjadi penasaran, bagaimana skill ini dipakai.
"Nio, Skill [Mata Elang] aktif!"
>Skill [Mata Elang] telah diaktifkan<
Woah! apa ini!?
Pandangan saya berubah menjadi warna biru gelap, cukup sulit untuk melihat. namun saya dapat melihat sesuatu dari kejauhan, bahkan saya bisa melihat suatu warna kehidupan.
Terdapat 1 warna kehidupan di balik pepohonan, mencoba membuktikkan kalau itu adalah hewan hidup.
Saya melempar batu dengan cukup jauh, mengenai semak-semak membuat warna itu bergerak berlari menjauh.
Sungguh skill yang berguna, dengan begini saya dapat mengetahui dimana musuh berada. Namun memakai dalam waktu jangka panjang, membuat kepala saya menjadi sedikit pusing.
"Nio, Nonaktifkan."
>Skill [Mata Elang] berhasil dinonaktifkan<
Ah ... itu bisa membunuh mata saya, jika terlalu lama memakainya.
Karena saya sudah mendapat wujud manusia, saya akan merasakan bagaimana rasa air di sungai ini.
Saya tidak memakai sesuatu apapun untuk menyembunyikan ********, jadi saya langsung masuk melompat ke dalam sungai.
Dinginnya! Dan sejuk!
Sayangnya, disini tidak ada sampo atau sabun.
Saya tidak bisa menciptakan sabun lewat Skill [Copy], nanti saya akan mati keracunan.
Eh...? kenapa... arusnya semakin deras..!?
Wah! Tolong saya!
Saya tenggelam masuk ke dalam sungai, tubuh saya terdorong hingga sulit untuk naik ke atas permukaan.
Bagaimana ini?
....
Ok, saya akan berusaha!
....
Tadi saya berusaha keluar dari derasnya arus sungai, mendorong tubuh menggunakan kedua kaki dibantu dengan kedua tangan saya, hingga sampai ke tepian.
Sungguh.
....
Setelah beristirahat sebentar, saya kembali masuk ke dalam sungai. saya memilih untuk duduk di tepian dan hanya bagian kaki yang saya masukkan, saya sudah tidak mau terseret lagi.
Huh.. tenangnya...
Saya sudah berada di dunia ini hampir .... 2 minggu lebih mungkin, saya tidak menghitung hari. Saya bereinkarnasi menjadi burung karena... Hal itu masih dipertanyakan sampai sekarang.
Jika dipikir-pikir lagi, apakah ada teman-teman saya yang ikut bereinkarnasi kesini?
Jika benar mereka ada disini...
.... Itu tidak mungkin juga.
Daripada memikirkan hal itu, lebih baik saya melatih suatu skill yang dapat digunakan untuk bertarung.
Dunia ini adalah dunia fantasy layaknya dunia game, semua bisa terwujud disini.
Oh iya, bulu mahkota ini harus saya apakan?
Hanya tersisa satu, apa lebih baik saya makan saja?
Tidak.
Saya tidak ingin memakannya, lebih baik saya simpan saja.
Suara apa itu!?
Saya mendengar suatu suara yang sangat aneh, suaranya cukup dekat dengan saya.
Saya harus menyembunyikan bulu ini, dimana ya...? ah sial, saya harus siap.
Dimana dia? apakah ini sebuah serangan?
Muncul seekor kepiting raksasa yang besarnya mengalahkan tinggi wujud manusia saya...
Bagaimana ini?
>King Crab<
Sebuah ranting kayu saya ambil untuk dijadikan senjata.
"Skill [Hardening]!"
>Skill [Hardening] berhasil diaktifkan<