That Time I Got Reincarnated As A Bird

That Time I Got Reincarnated As A Bird
Ch 23 - The Dragon Into the Forest



Dua hari kemudian, setelah seluruh pasukan Knight Star dilatih secara keras, Seluruh pasukan Knight Star mulai bergerak menuju . yang dimana katanya, di dalam hutan itu terdapat naga yang tinggal di dalamnya.


Terjadi sebuah bencana, yang dimana penduduk kerajaan mengalami keracunan. Berita mengatakan bahwa penduduk mengalami keracunan, karena mengambil air dari sungai.


Hal pertama dari pandangan penduduk adalah tidak percaya, Dan itu sudah sangat wajar. Mengapa?


Sumber air tidak hanya terletak di sungai melainkan banyak seperti sumur, danau dan sebagainya. segelintir orang juga percaya bahwa berita ini dibuat-buat dengan maksud untuk membeli air dari pusat mata air milik raja.


Rumor mengatakan bahwa sang raja sangat cinta dengan kekayaan, namun itu hanya rumor, belum dari seorang pun yang bisa membuktikan hal itu.


Kembali ke cerita.


Lokasi cukup dekat dengan lokasi kerajaan Meitz berada, namun mereka harus melewati perbukitan yang cukup curam.


Mungkin akan memakan waktu selama 3 jam untuk mencapai dikarenakan monster yang mendiami perbukitan, bisa dibilang cukup kuat dalam segi bertarung maupun pertahanan.


Berangkat menuju dimulai dari pagi, mungkin para pasukan ini akan sampai pada tengah hari atau menjelang sore hari.


...


Beberapa jam kemudian, sekelompok pasukan Knight Star telah sampai hingga awal perbukitan berada.


Mereka melewati jalan menjulang ke atas yang cukup curam, Mereka harus berjalan secara perlahan agar hal yang tak diinginkan takkan terjadi.


"Waah--!" teriak Miya yang hampir tergelincir, namun diselamatkan oleh Reinn.


"Berpegangan dengan erat!"


Reinn menarik tubuh Miya, mengembalikannya seperti semula.


"Terimakasih."


"Duh--!"


Sena datang dengan wajah cemburu, melepaskan pegangan tangan secara paksa menggunakan kedua tangannya.


Sena melirik ke arah Miya, tatapannya sangat mengerikan seperti sangat cemburu.


"Jangan mendekati Reinn! dia itu adalah tunanganku!"


...


Para pasukan Knight Star sampai hingga atap bukit, Mereka bisa melihat pemandangan yang sungguh indah bahkan mereka bisa melihat kerajaan Meitz dari sana.


Angin cukup kencang di atap bukit, berbeda pada saat mereka berjalan di atas jalan menjulang ke atas.


...


Akhirnya mereka telah sampai di , dimana hutan ini dipenuhi dengan pepohonan yang menjulang tinggi.


Para pasukan ini mulai bergerak maju, membentuk 5 barisan, 3 depan dan 2 belakang.


Suasana semakin mencekam ketika mulai hampir ke dalam hutan, para penyihir pun sampai jatuh duduk karena tak kuat merasakan hawa mencekam.


Beberapa orang juga merasakan ketakutan, kaki mereka bergemetar.


"Berhenti."


Seluruh pasukan berhenti sesuai intruksi.


Suasana menjadi sunyi karena semua pasukan terdiam akan ketakutan.


Di tengah itu, terdengar sebuah suara seperti hembusan nafas. Itu bukan hembusan nafas manusia, suaranya begitu keras sehingga terdengar hingga ke seluruh telinga pasukan.


Seketika suasana menjadi sangat mencekam, seluruh kesatria mengalami ketakutan yang sangat mendalam.


Disaat mereka melihat lebih dalam lagi, mereka melihat sesosok naga tengah tidur di jantung hutan.


Sebuah intruksi untuk menembak dilakukan, sekelompok pemanah dan penyihir mulai bergerak ke titik luas, agar dapat berhasil.


Kelompok pemanah berdiam di titik kanan, dan kiri sedangkan para penyihir mengisi titik depan dan belakang.


Hujan panah dan hujan sihir mulai menghujani sang naga, namun sebuah penghalang menghalangi serangan itu.


Alhasil sang naga terbangun dari tidurnya dan menggaum.


Aumannya sungguh sangat dahsyat kuat, membuat kawasan sekitar menjadi hancur bahkan pepohonan yang menjulang tinggi terbang seperti kertas.