That Time I Got Reincarnated As A Bird

That Time I Got Reincarnated As A Bird
Chapter 5



Halo, Reiko disini!


Seperti biasa, saya belum memiliki nama yang pantas bagi saya. mungkin kedepannya akan sama seperti itu.


Saya masih dalam wujud burung merpati, dan belum berubah ke wujud lainnya. Saya juga tidak tahu apakah saya memiliki wujud lain yang bisa saya pakai, melihat kemarin sang ratu berubah wujud menjadi wujud manusia.


Sepertinya saya juga memilikinya, namun belum waktunya.


Saya sudah menaikkan skill [Resistensi Tubuh] menjadi level 2, sungguh sulit untuk menaikkan ke level berikutnya. mungkin saya harus menceburkan diri ke dalam lava.


Perjalanan saya -- Ishikawa Reiko sebagai burung merpati akan berlanjut.


Kedua sayap saya sudah bisa digunakan untuk terbang, jadi saya memilih untuk terbang daripada berjalan.


Setelah dipikir-pikir, perkataan saya tidak masuk akal juga.


Kedua sayap terus saya kepakkan.


Terbang memang sangat enak, tak perlu menunggu karena macet. saya bisa menjelajahi ke seluruhan tempat dengan cepat, itulah untungnya menjadi seekor burung.


......


...


Tiga hari berlalu, saya masih terbang di atas sini mencari sesuatu yang menarik. Sepanjang jalan saya hanya melihat hutan serta sungai.


*Mengendus*


Bau apa ini?


>Skill diperoleh : [Penciuman Tajam] : Lv 1<


Jangan muncul secara mendadak begitu dong! Saya jadi terkejut! ..... Skill baru? hanya mencium sesuatu dari kejauhan, saya memperoleh skill baru. Sungguh kekuatan yang aneh.


Bau ini .... seperti bau bekas perapian, Saya akan mengeceknya!


...


Para manusia berjumlah 5 tengah duduk melingkar di atas kayu, di hadapan mereka terdapat sebuah tumpukan kayu berrwarna hitam yang sepertinya itu adalah bekas api unggun.


Apa yang sedang mereka bicarakan? saya penasaran.


Sulit juga..... Oh iya, bagaimana kalau saya mendengarnya dari sini? saya melakukan ini untuk membuka skill baru seperti skill yang sebelumnya.


Saya tidak mendengar apapun, suara mereka yang terlalu kecil atau saya yang terlalu jauh?


Terlihat suatu jeruji di sebelah salah satu manusia, pohon yang saya hinggapi cukup dekat dengan pohon sebelah. saya melompat ke sebelah untuk melihat apa isi jeruji itu.


A ... apa....?


Di dalam jeruji terdapat kepala sang ratu merpati yang terpisah dari tubuhnya, kedua bola matanya menghilang menyisakan kegelapan disertai darah.


Ratu yang terlihat kuat .... kalah dengan mudah oleh para manusia ini.


Lalu apa yang sebenarnya mereka incar dari sang ratu!? Mengapa mereka tega memengalnya!?


Saya tidak mengerti dengan semua ini...


"......Kau tahu bahwa bulu berwarna kuning ini----"


>Skill Diperoleh : [Pendengaran] : Lv 1<


Wah! Sialan, jangan muncul seenaknya!


Sial, saya tak sempat mendengar seluruh perkataannya secara penuh. Gara-gara sistem aneh ini! Saya benci!


Hal terakhir yang saya dengar adalah Bulu berwarna kuning, yang berarti mahkota. Apa mahkota itu memiliki harga yang mahal? jika iya, takkan saya berikan!


Saya terbang melesat kebawah, dengan kecepatan itu saya merampas bulu mahkota milik ratu dan membawanya pergi.


Para manusia itu tidak menyadari ...


Sakit!


Salah seorang manusia menyadarinya, ia memakai anak panah kecil untuk melumpuhkan saya.


Saya jatuh di bawah pohon, bulu mahkota masih berada di sekitar saya.


Apa ini...? tubuh saya terasa dingin, kesadaran saya terombang-ambing.


Apakah anak panah ini memiliki racun...?