TAKE IT OR LEAVE IT

TAKE IT OR LEAVE IT
Persahabatan



Di sebuah kapal pesiar megah dan mewah, yang sedang berlayar di sungai seine prancis. Sebuah kontrak bernilai miliaran euro baru saja di sepakati.



Lagi-lagi pengusaha muda asal Korea Selatan, jeon Jungkook telah berhasil mendapatkan proyek besar yang banyak menjadi incaran pengusaha-pengusaha besar dunia.


Kecerdasan dan kerja keras nya adalah kunci utama untuk meraih segala kesuksesan, namun tetap saja. Dunia memiliki peraturan nya sendiri, yaitu dimana orang dengan keturunan darah Eropa jauh dianggap lebih agung dari pada mereka yang keturunan asia ataupun dari ras kulit hitam.


Banyak pengusaha dari berbagai negara yang berusaha menjatuhkan, namun dengan segudang prestasi yang di raih nya. Membuat banyak mulut bungkam dan perkataan mereka terbukti tidak sesuai faktanya .


Karenanya beberapa pengusaha membayar media untuk membongkar kehidupan pribadi jeon Jungkook yang begitu rahasia, tak ada yang tau bagaimana masa kecil dan latar belakang keluarga nya.


Media hanya tau, jeon lahir dari salah satu keluarga konglomerat asal Korea Selatan. Mengenai siapa orang tua nya juga bisnis keluarga nya, dia tidak pernah mengatakan apa pun. Apalagi mengenai kisah cintanya, inilah yang dijadikan sasaran rumor yang menarik bagi mereka para pembenci.


Karena fokus pada pekerjaan nya dan tak pernah terlihat berjalan bersama seorang wanita, membuat banyak rumor mengatakan bahwa jeon adalah seorang penyuka sesama. Hal ini jelas sangat mengganggu jalannya beberapa kesepakatan bisnis, karena banyak dari para investor perusahaan yang berasal dari negara Timur Tengah.


Sudah bukan rahasia lagi jika dimana negara-negara tersebut secara terang - terangan menentang dan mengutuk hal yang menentang agama mereka.


Siang itu pukul 14.32 dikapal, jeon sedang berpikir keras mengenai berita - berita tersebut. Ketika sahabat nya jimin datang dan berkata


Jimin : kau sedang apa jeon?


Jungkook hanya diam, melihat kearah lautan lepas. Dengan pandangan menyelidik jimin memakan popcorn di tangan nya sambil berkata.


Jimin : jadi benar kalau kau itu....


Seketika tatapan jungkook menjadi begitu tajam kearah jimin, hingga membuat jimin salah tingkah.


Jimin : santai saja brother... Aku kan hanya bertanya.. Kalo tidak benar ya tinggal bilang saja... ( sambil memakan popcorn nya kembali)


Jungkook : aku tidak mengerti kenapa mereka melakukan hal semenjijikkan itu hanya untuk menjatuhkan ku...! Apa kau tau jim, jika mereka mencabut begitu saja investasi dari proyek kita, kita bukan hanya mengalami banyak kerugian tapi juga bisa kehilangan banyak proyek kedepannya!!


Ucap jungkook begitu kesal, dia tak bisa berhenti memikirkan segala kemungkinan buruk yang terjadi.


Jimin : begini saja, kenapa tidak kau tidak mengencani seseorang dan membantah rumor itu saja??


Jungkook : ini bukan main-main jim, aku sedang bicara tentang masa depan perusahaan dan kerugian yang akan kita alami... Dan kau??


Jimin meletakkan popcorn yang sedang dipegangnya dan memegang pundak jungkook untuk membuat nya lebih relax.


Jimin : tenang kawan, dengarkan aku baik-baik dan baru kau akan mengerti. Apa yang ku maksud...


Jungkook menatap jimin, menunggu penjelasan kali ini


Jimin : sekarang ku tanya, masalah mereka adalah karena tak pernah melihat mu berjalan dengan seseorang kan? Jika kau mengambil kencan dan berjalan selama 1 sampai 2 kali dengan seorang perempuan mereka pasti akan diam...


Jungkook : semua nya tidak akan semudah itu jim, jika aku mengencani wanita sekarang. Itu hanya akan seperti aku menutup rumor itu untuk sementara bukan selama nya...


Jimin : kok bisa begitu?


Jungkook : jim sekarang berita ini sedang begitu hangat di media, kau pikir siapa yang akan mau berkencan dengan mereka yang memiliki rumor seperti ini. Jika pun iya media akan mulai mengatakan kalau wanita itu berkencan hanya untuk uang...


Jungkook menghela nafasnya dalam, dia begitu lelah karena terus memikirkan segalanya.



Jimin seorang pria asal Korea selatan, dia adalah seorang anak dari mantan seorang presiden paling berpengaruh selama kepemimpinannya.


Jimin mengenal jungkook saat mereka SMA dan sama berkuliah di harvard university, pemikiran yang jenius dan banyak nya rekan juga kolega yang dimiliki lah. Yang membuat bisnis nya bersama jungkook cepat melambung tinggi hingga seperti sekarang.


Namun berbeda dengan jungkook yang sangat tertutup dan dingin dengan kehidupan pribadi nya, jimin justru di kenal sebagai pria hangat yang dikabarkan dekat dengan banyak wanita. Hingga berita nya dengan wanita manapun sudah menjadi makanan publik.


Jungkook yang masih pusing akhirnya memilih duduk di salah satu kursi ketika jimin berteriak.


Jimin : aku tau!!!


Jimin langsung menghampiri jungkook dan duduk disebelah nya.


Jimin : kau tidak ingin mengencani siapapun tapi ingin rumor itu hilang kan?


Jungkook : lalu?


Dengan penuh semangat jimin mendekat kan wajah nya dan menurunkan nada bicara nya.


Jimin : kita sewa saja seseorang, dan mengaku ke publik bahwa kau sudah memiliki pacar selama ini...


Jungkook : apa kau sudah gila!!!


Jungkook : bagaimana jika tiba-tiba dia berkhianat?? Lalu membocorkan segala nya ke publik!!! Itu akan jadi bencana!!


Jimin berusaha menenangkan sahabat nya itu.


Jimin : tenang lah, itu tidak akan terjadi... Kita akan menawarkan 10 miliar untuk 2 tahun kontrak kerja nya. Dengan imbalan yang besar dan kontrak hukum yang jelas aku yakin tidak akan ada yang berani mengkhianati kita.


Jungkook : tapi jim, itu sangat berisiko. Kita tidak tau latar belakang dan kenapa juga ada orang yang mau bekerja seperti itu?


Jimin tertawa mendengar perkataan jungkook, dia kembali mengambil pop corn dan memakan nya.


Jimin : sudahlah jung, kita sama sama tau dunia ini tak seputih susu. Selalu ada sisi gelap kemana pun kau melangkah...


Jungkook : apa maksud mu sebenarnya?


Jimin : ada orang - orang yang memang bekerja dan di bayar untuk melakukan itu


Jungkook : aku tidak tertarik atau ingin berhubungan dengan wanita wanita penghibur semacam itu...


Jimin : tidak jung, ini berbeda... Aku berani menjaminnya...


Jungkook menatap jimin penuh tanya


Jimin : mereka tidak tidur dengan sembarang orang, mereka tidur untuk kekuasaan dan menaikkan poisis mereka...


Jungkook : jika mereka saja bisa menjual harga diri mereka untuk kekuasaan bagaimana kau bisa yang mereka tidak akan berkhianat??


Jimin : aku tau, karena aku memiliki nya...


Seketika tatapan jungkook berubah memandangi jimin seakan tak percaya.


Jimin : yaaaaa, aku tau ini salah tapi aku sangat penasaran ingin mencobanya 😁


Jungkook : tapi, bukannya tahun depan kau akan menikahi putri pemilik The Ritz Carlton?


Jimin tersenyum lebar, dengan santai dia mendekati jungkook.


Jimin : aku hanya penasaran, aku akan mengakhiri nya sebelum pernikahan kami 😁


Jungkook : hati - hati jim, jika kau bermain api maka kau bisa terbakar...


Jimin : itulah pentingnya, untuk bisa mengendalikan api itu dengan kontrak yang ku katakan....


Jungkook kembali menghela nafasnya berat, pandangan nya kembali menatap lautan lepas.


Jimin : hey... Kenapa kau diam? Apa kau marah pada ku?


Jungkook : jim... Apakah masih ada orang yang memiliki hati murni saat ini?


Jimin : kenapa? Kau bertanya...


Jungkook : ntah lah, tapi rasanya aku sangat membutuhkan seseorang seperti itu untuk berada disamping ku...


Jimin : maksud mu?


Jungkook : seseorang yang melihat mu bukan karena uang dan kekuasaan dia mengulurkan tangannya tapi karena memang dia melihat mu sebagai manusia...


Jimin : kau sedang merindukan gadis kecil itu ya?


Jungkook : dia seperti awan, begitu bersih dan teduh... Segala hal yang di rasakan terlihat jelas lewat wajah dan perkataan nya.


Jimin : bersabarlah jung, aku sudah mengerahkan orang - orang ku untuk mencarinya jika memang ditakdirkan kita pasti menemukan nya. Tapi saat ini ada hal yang jauh lebih penting untuk bisnis kita dan kau harus memilih take it or leave it?


Jimin menyodorkan tangan nya di hadapan jungkook, namun jungkook hanya memandangi nya saja.


Jungkook : aku akan hargai apa pun keputusan yang kau buat...


Jk kembali menatap sahabat nya itu dan menggegam tangan jimin dengan erat, jimin langsung menyambut nya dengan pelukan.


Jimin : aku jamin kau tak kan kecewa 😆...


Jungkook tersenyum mendengar perkataan itu.


Jungkook : dengar tapi aku memiliki beberapa kriteria...


Jimin : tidak masalah kita akan bicarakan itu nanti 😊