
Beberapa bulan berlalu , faila menjalani rutinitas yang telah di tentukan. Dari senin sampai minggu dia terus di minta untuk mempelajari banyak hal seperti aturan tatakrama, cara berpakaian juga siapa saja orang - orang terdekat jungkook.
Faila di minta untuk menghapal mitra - mitra kerja nya, juga mempelajari mengenai identitas baru nya sebagai seorang kekasih yang sudah 3 tahun berpacaran, memiliki hubungan yang harmonis namun kepribadian nya begitu tertutup.
Pengacara jungkook, seorang pria asal kebangsaan Amerika yang bernama alvian. Selalu datang keluar masuk apartemen itu untuk menemani faila belajar ataupun memenuhi segala kebutuhan nya.
Hingga di suatu minggu sore, setelah alvian memberikan pasport dan semua berkas identitas diri faila yang baru. Faila mulai bertanya pada alvian
Faila : jadi sekarang nama saya adalah cloud?
Alvian meletakkan kopi di tangan nya, lalu berkata.
Alvian : betul nona
Faila : tapi kenapa cloud?
Alvian : karena itu perintah tuan jungkook, dan seperti yang tertera didalam kontrak bahwa anda tidak bisa untuk mempertanyakan keputusan nya....
Faila hanya mengangguk meletakkan berkas - berkas itu di meja.
Faila : ini sudah 3 bulan, dan aku tidak diizinkan untuk pergi kemana pun atau bicara dengan siapapun selain kau...
Alvian menyimak perkataan faila dengan santai.
Faila : sampai kapan ini akan berlangsung? Jika dia ingin aku berpura-pura menjadi kekasih nya, bukankah perlu untuk nya datang dan membangun chemistry dengan ku?
Alvian : jika tuan harus repot datang kesini untuk melakukan nya, maka dia tidak akan membayar mu 10 Miliar
Perkataan alvian seakan membungkam mulut faila.
Alvian : tuan menyewa mu, untuk mempermudah kehidupan nya. Bukan mempersulit atau mengekang nya, jika kau merasa perlu untuk membangun hubungan maka jangan pernah setujui kontrak ini sejak awal. Karena disini kau hanya berperan, bukan untuk bermain perasaan...
Faila : aku juga tidak akan pernah menyukai nya, aku mengatakan nya karena ingin bersikap profesional dalam pekerjaan ini...
Ucapan faila yang tegas membuat alvian tersenyum.
Alvian : kau beruntung, karena tuan mengatakan semuanya akan dimulai malam ini....
Seketika faila menegakkan badannya seakan tak percaya dengan yang di katakan alvian.
Faila : malam ini?
Alvian : ya, tuan sudah menyiapkan makan malam untuk kalian berdua. Malam nanti dia akan menjemput mu tepat jam 20:00
Faila : ya tuhan, kenapa tiba tiba secepat ini..
Alvian : kau tidak perlu khawatir, pakaian juga perhiasan semua nya sudah di pilihkan dan disesuaikan dengan pakaian tempat dan pakaian tuan malam ini....
Alvian menunjukkan beberapa kotak di samping nya yang memang sejak awal dia bawa.
Faila : itu
Alvian : untuk mu, sebentar lagi seorang penata rambut dan make up juga akan datang untuk membantu mu..
Tiba-tiba suara bell apartemen berbunyi, faila akan bangun tapi alvian meminta nya duduk kembali.
Alvian : biar aku, kau hanya perlu fokus dan mengingat semua yang telah kau pelajari sisanya serahkan saja pada ku...
Alvian akan melangkah pergi dan membuka pintu apartemen. Tidak lama kemudian dia kembali dengan dua orang orang wanita dibelakang nya.
Faila menatap kedua nya dan tersenyum pada keduanya.
Alvian : dia adalah nona cloud, kalian akan membantu nya untuk bersiap nanti...
Penata rambut dan make up itu, menyalami tangan faila sambil tersenyum memberikan hormat.
"suatu kehormatan bagi kami bisa di percaya untuk menemui mu nona" kata salah satu dari mereka.
Faila tersenyum namun mata nya kembali menatap kearah alvian.
Alvian : kalian tunggu lah di ruangan itu, nona cloud akan menyusul kalian nanti
Tanpa menjawab kedua nya memahami mereka langsung pergi meninggalkan alvian dan faila berdua di ruangan tersebut.
Faila : alvi, bisakah kau disini sampai semua nya selesai...
Alvian : tentu, tapi memang apa yang anda khawatirkan?
Faila : aku takut salah bicara atau mengatakan sesuatu yang salah dihadapan mereka, sudah begitu lama aku tidak menemui orang lain. Rasanya begitu canggung...
Alvian : baiklah saya menunggu di sini hingga anda selesai...
Faila : terimakasih, keberadaan mu akan membuat ku jauh lebih tenang...
Alvian : silahkan nona waktu terus berjalan, dan tuan bukan orang yang senang menunggu...
Alvian mempersilakan faila masuk keruangan dan duduk di kursi meja rias kamar itu, kedua wanita itu berdiri di belakang faila sambil memegang pundak nya, dan berkata.
"percayalah kami akan melakukan yang terbaik untuk anda malam ini"