TAKE IT OR LEAVE IT

TAKE IT OR LEAVE IT
Kesempatan



Waktu telah menunjukkan pukul 3.30 pagi.


Di salah satu kamar hotel mewah yang berada di seoul, terlihat seorang wanita sedang duduk seorang diri di atas kasur tanpa busana.


Hanya ada selimut yang menutupi sebagian tubuhnya.


Ketika Pintu kamar mandi terbuka, keluar lah seorang pria yang tampak masih merapikan pakaian nya.


Agen : kau sangat baik, aku puas dengan hasil kerja mu...


Pria itu merogoh tas kulit hitam di meja nya, dan melemparkan beberapa ikat uang pada nya.


Agen : ambillah, ini hadiah kecil untuk mu


Pria itu mulai menyalakan rokoknya, namun wanita itu hanya terdiam. Dia hanya menatap uang - uang itu sekilas lalu berkata


Faila : aku tidak ingin uang ini


Pria itu menghisap dalam rokoknya dan menatap faila kebingungan.


Faila : kita punya kontrak yang jelas, malam ini akan dibayar kan dengan kesempatan untuk ku menjadi model dari brand besar... Jangan coba untuk mengikari janji mu...


Ucapnya tegas, pria itu menghirup dalam rokok tersebut dan menghembuskan nya perlahan.


Agen : walaupun bisa aku tidak akan melakukan nya...


Sang pria menatap, kearah faila dia melihat seorang wanita berantakan dan mata yang merah karena menangis semalaman.


Agen : dari pada model kau lebih mirip gelandang saat ini...


Faila melihat kearah dirinya kearah cermin, betapa menyedihkan nya saat ia menatap kearah cermin tersebut. namun ia tak dapat mengenali pantulan dirinya sendiri.


Agen : bagaimana aku akan mempromosikan mu jika diri mu saja terlihat tak layak? aku berikan uang itu untuk merapikan diri mu dan beli lah pakaian yang pantas.


Faila terdiam menatap uang itu


Agen : bayar juga hutang - hutang mu, aku tidak ingin ada masalah saat kau menandatangani kontrak nya


Ujar pria itu, sambil duduk dikasur dan memandangi wajah faila dari dekat.


Agen : rapikan lah diri mu, bersikap lah sebagai seperti profesional walau harus menjilat kaki seseorang. Hanya dengan begitu kau akan memiliki banyak kesempatan dan uang...


Melihat senyum pria itu, wajah faila memerah karena amarah.


Faila : ini hanya sekali, aku tidak akan pernah melakukan nya lagi!!!


Agen : walaupun, untuk persetujuan kontrak besar?


Faila yang marah memalingkan wajah nya dari pria itu.


Agen : faila, aku tipe pria yang hanya menyukai barang - barang baru bukan bekas. Jadi kau tenang saja, karena jangankan melakukan nya lagi dengan mu, Kita bahkan tidak akan pernah bertemu lagi.


Agen : aku akan mengirimkan mu pada brand itu, dan membuka peluang. Tapi untuk mempertahankan dan berjuang untuk berada dititik yang sama bukan kah itu adalah tanggung jawab mu?


Faila : kau tidak perlu memikirkan nya, itu adalah urusan ku. Aku akan bekerja sangat keras untuk itu


Pria itu mulai tertawa, dan bangun dari duduk nya sambil menuang sebotol wine dalam gelas nya.


Agen : faila, kau bukan satu - satunya gadis cantik yang ada di dunia ini hingga kami hanya bisa memilih mu...


Agen : ada jutaan gadis yang bekerja begitu keras dalam untuk mendapatkan kontrak ini, tapi kenapa aku justru memberikannya pada mu?


Mendengar perkataan itu, faila membuat faila menahan air matanya.


Agen : dalam kehidupan ini kerja keras akan selalu kalah dihadapan kesempatan, dan kau bisa mengambil kesempatan ini karena kau tau bagaimana cara membuat seorang pria senang.


Faila : tapi aku tidak ingin melakukan nya lagi, ini hanya sekali dan...


Pria itu mendekat dan kembali menatap faila, satu tangan nya menghapus air mata yang mengalir di pipi nya.


Agen : pikirkan lah, apa yang lebih penting dalam kehidupan ini. Kau sudah mengambil 1 langkah didepan, lalu kenapa harus mundur lagi melihat kebelakang?


Faila memang diam, namun dia terus berpikir dengan yang pria itu katakan.


Agen : kau seorang wanita, dan setengah dari pemimpin usaha dan investor besar adalah pria. Sangat mudah bagi mu untuk memgambil kesempatan dari mereka.


Faila : kesempatan?


Pria itu mengambil uang - uang itu dan meletakkan nya, di tangan faila.


Agen : hati seorang pria terletak dalam kepuasan nya, lagi pula kau tidak perlu melakukan pada semua orang atau terikat dalam sebuah hubungan


Faila : lalu?


Tanya faila penuh tanya menatap pria tersebut.


Agen : kau hanya perlu kesempatan, dimana para serator, investor serta pemilik brand - brand ternama berkumpul nanti.


Pria itu kembali berdiri dan mengambil gelas yang telah terisi wine tadi


Faila : tapi bukan kah tempat seperti itu hanya untuk mereka yang memiliki kuasa dan jabatan, lalu bagaimana mungkin aku?


Agen : itulah kenapa...


Pria itu mulai mengambil 1 gelas kosong dan mengisi nya dengan wine


Agen : Sangat penting untuk mu selalu berada diatas


Pria tersebut memberikan gelas minuman tadi pada nya dan faila menerima gelas itu walau tidak meminum nya.


Agen : karena hanya mereka yang berada di atas yang dapat mengendalikan semua nya