TAKE IT OR LEAVE IT

TAKE IT OR LEAVE IT
Take It Or Leave It




Sudah 15 menit dia menunggu di ruangan itu,


Rasa cemas dan takut seakan menghantui nya. Tangannya mulai berkeringat, walau AC ruangan bekerja dengan baik pada setiap sisi.


Faila : ntah kenapa aku memutuskan untuk datang kesini... Apa sebaiknya aku pergi saja?


Faila melihat sekeliling dan berfikir untuk pergi, seketika pintu ruangan di buka menampakkan seorang pria dengan tinggi 179 cm, berat 66 kg memiliki tubuh yang kekar dan terawat dalam balutan jas berwarna hitam mengkilat di dampingi seorang wanita yang tak asing lagi bagi faila berdiri disamping nya.


Sekretaris : dia lah tuan orang nya...


Pria itu menatap faila dengan tatapan yang tajam dan menyelidik.


Sekretaris : tuan jika tidak ada lagi yang bisa saya lakukan....


Jungkook : pergilah urusan mu telah selesai


Sekretaris : baik tuan, saya permisi...


Wanita itu berjalan keluar ruangan dan meninggalkan keduanya dalam keheningan. Tak ada kata yang keluar dari mulut pria itu maupun faila hingga pria itu duduk di sofa hingga mereka kini duduk berhadapan.


Jungkook : berapa pria yang sudah kau tiduri?


Faila seketika terkejut mendengar pertanyaan itu, karena sejauh yang di kerjakan tak ada satu pun yang bertanya begitu pada nya.


Faila : maaf, saya rasa bukan hak anda untuk menanyakan hal - hal pribadi seperti itu...


Jungkook : hal pribadi apa yang bisa dimiliki wanita penghibur ?


Dengan nada merendahkan dan pandangan datar jungkook berusaha menjatuhkan mental faila.


Jungkook : tubuh mu saja jadi konsumsi banyak orang lalu kenapa harus berlagak seakan kau wanita yang memiliki harga diri ?


Dengan tegas faila menjawab


Faila : seburuk apa pun diri ku, jangan pernah lupa bahwa kau lah yang mengundang saya masuk bahkan anda rela mengeluarkan uang untuk menyelesaikan keinginan anda tuan...


Perkataan faila bagai hinaan yang menusuk di telinga jungkook, hal ini jelas membuat tatapan jungkook berubah dan mulai terisi dengan kemarahan.


Faila : aku minta maaf jika perkataan ku terkesan merendahkan anda, tapi saya hanya ingin memastikan bahwa saya datang kesini untuk kontrak kerja yang akan anda tawarkan bukan hal lain nya...


Jungkook memalingkan wajah nya dengan kesal.


Faila : jika anda belum siap untuk bicara mengenai ini, atau ingin membatalkan nya. Maka saya akan mengerti...


Faila mengambil tas nya dan bersiap untuk pergi ketika jungkook berkata.


Jungkook : tunggu!


Jungkook : mencari orang baru hanya akan membuang lebih banyak waktu, juga menambahkan kerugian bagi perusahaan ku


Faila yang tidak mengerti dengan apa yang jungkook katakan hanya terdiam menunggu penjelasan untuk urusannya.


Jungkook : duduk lah...


Jungkook menatap wajah faila dengan serius.


Jungkook : kau harus mempelajari kontrak nya sebelum memutuskan


Mendengar perkataan jungkook, faila berjalan kembali ke sofa dan duduk di hadapan jungkook. Beberapa berkas kini di hadapkan pada faila, dia mulai membacanya dengan hati-hati.


Jungkook : baca dengan baik, saya tidak ingin ada kesalahan atau keluhan setelah mendatangani kontrak...


Faila sedang membaca semua nya dengan baik hingga mata nya tertuju pada aturan yang tidak boleh dia lakukan.


Faila : tidak boleh keluar rumah dengan alasan apa pun tanpa izin? Apa ini artinya kontrak untuk jaka panjang?


Jungkook : 2 tahun


Faila : 2 tahun??? Jika saya tidak bisa keluar bagaimana aku akan mengurus Jae-sung?


Faila melihat kearah jungkook dan mencoba untuk merundingkan masalahnya.


Faila : maafkan saya tuan, tapi seperti yang saya katakan kemarin pada sekretaris anda. Bahwa saya masih memiliki tanggungan seorang adik, yang tidak mungkin saya tinggalkan


Jungkook : itu bukan urusan saya, dalam kontrak jelas dikatakan kau harus melupakan semua mengenai identitas lama mu dan hidup dengan identitas baru yang akan kami persiapkan...


Faila : tapi tuan...


Melihat jungkook berdiri dan bersiap akan pergi, faila segera mengikuti disamping nya


Jungkook : saya sudah katakan, saya tidak memiliki banyak waktu sekarang keputusan ada di tangan anda...


Jungkook akan keluar membuka pintu ruangan, ketika faila berusaha menahan nya


Faila : tolong dengar kan saya sebentar, saya sangat membutuhkan pekerjaan ini tapi adik saya adalah segalanya tidak mungkin untuk saya meninggalkan nya...


Jungkook menatap tajam kearah faila sambil berkata.


Jungkook : jangan pernah bawa urusan pribadi anda dalam kantor ini... Cukup tentu kan keputusan mu saja take it or leave it...


Setelah mengatakan itu jungkook melanjutkan langkah nya dan meninggalkan faila dengan sejuta kebimbangan dihati nya.


Dengan kontrak di tangan nya, faila mulai terduduk di lantai. Air matanya mengalir, mengingat tanggung jawab nya pada sang adik.


Faila : mama, kenapa hidup selalu mempermainkan ku seperti ini...