
Latihan sebelumnya yang Yuer berikan kepada tiga muridnya telah memberikan hasil luar biasa kepada Eliona dan Frey tapi Ayato tidak berhasil menyelesaikannya karena mental dan emosi belum bisa dikendalikan dengan baik. Yuer tidak bisa memberikan latihan lagi karena Ayato masih dalam kondisi tidak stabil bahkan memerintahkan Ayato untuk memikirkan caranya sendiri untuk mengendalikan kedua hal tersebut.
Perintah Yuer membuat Ayato terus memikirkannya di sepanjang perjalanan. Tiga minggu adalah waktu perjalanan panjang mereka untuk menuju Benua Yutopia kini sudah terbayarkan karena lokasinya terlihat jelas dihadapan mereka. Hutan para hewan memiliki kondisi lingkungan yang luar biasa indah dan nyaman terdapat begitu banyak hewan kecil atau besar sedang berkeliaran mencari makanan.
"Aku tidak menyangka kalau Benua Yutopia memiliki suasana tempat yang sangat luar biasa layaknya hidup bebas!" ucap Ayato dengan menatap lebar seluruh hamparan hutan dari ketinggian
[Getaran]
Tanah yang mereka pijak seketika mengeluarkan getaran hebat sampai mengguncang sekitar permukaan membuat Yuer memerintahkan Eliona dan Frey untuk menjaga kereta kuda agar tetap aman. Bebatuan dan pepohonan menyatu menjadi bentuk tubuh membuat Yuer menatap tajam ke arah makhluk hidup tersebut. Ayato dapat merasakan kekuatan besar sedang terkumpul pada satu titik dan Yuer memberitahu kepada muridnya bahwa dihadapan mereka saat ini adalah Ras Golem.
Ukuran besar, kekuatan besar dan Ras Golem merupakan ras kuno dahulu menguasai medan pertempuran saat perang besar dengan menggunakan kekuatan alami mereka yaitu menghancurkan segalanya memakai kekuatan fisik. Yuer tidak menyangka akan ada Ras Golem di Benua Yutopia lalu perasaan seseorang sedang mengawasi dari jarak jauh membuat Yuer membalasnya dengan memberikan Sihir Kuno berupa penangkal.
Ayato kembali teringat akan proses latihannya sehingga kepala mendadak pusing sampai tubuhnya sempoyongan. Ras Golem sudah selesai membentuk seluruh tubuhnya menjadi makhluk hidup secara utuh kemudian melancarkan serangan berupa hantaman tangan seketika membuat hembusan angin menjadi sangat kencang bagaikan badai.
Eliona berusaha mengubah alunan serangan tersebut memakai badai angin yang disebabkan Ras Golem sedangkan Frey berusaha mencari titik lemah tapi sepanjang langkah kaki mempijak tubuh golem tersebut sama sekali tidak ada titik lemah sehingga dia ingin cepat-cepat membawa kabur Eliona dari tempat tersebut. Namun, waktu mereka untuk menghindari serangannya ternyata tidak bisa karena hembusan angin terus semakin kuat sehingga menekan tubuh ke permukaan.
Yuer masih berdiam diri untuk tidak menolong muridnya saat telapak tangan Ras Golem hampir menyentuh permukaan tiba-tiba tubuhnya terdorong ke belakang dengan sangat kuat ternyata Ayato tidak bisa menahan gelombang Sihir Kegelapan yang terus memaksa untuk keluar dari Aliran Mana-nya. Yuer sudah menduga dan menunggu saat ini karena dia ingin melihat seberapa kuat jika Ayato mampu mengendalikan Sihir Kegelapan yang sudah mulai mengamuk.
"Sialan!" teriak Ayato sambil menahan gelombang Sihir Kegelapan
Ras Golem terjatuh ke belakang dengan sangat kuat mengakibatkan ribuan hewan berlarian menjauhi lokasi gempa bumi. Gelombang Sihir Kegelapan tidak menyakiti Yuer, Eliona dan Frey karena Ayato sebenarnya tanpa sadar telah mengikuti insting untuk melindungi teman-temannya. Serangan Ras Golem mempunyai niatan untuk membunuh penyusup sehingga Sihir Kegelapan di dalam tubuh Ayato merespon panggilan agar melindungi semuanya.
Gelombang tersebut meretakkan permukaan tanah, memotong pohon di sekitar dan mendorong apa pun yang ingin mendekat. Eliona dan Frey berusaha membantu dengan bekerja sama menutup Aliran Mana di dalam tubuh Ayato tapi gelombang sihir semakin kuat karena Ras Golem kembali bangkit sambil mengeluarkan hawa membunuh. Ayato tertelan insting melindungi tanpa sadar mengeluarkan Pedang Suci Zegna lalu menebaskannya secara horizontal dan serangan itu berhasil memotong menjadi dua bagian untuk tubuh Ras Golem tersebut.
"Ternyata benar kalau Ayato lebih unggul memainkan Sihir Kegelapan daripada sihir lainnya. Sudah saatnya ku membantu mereka!" ucap Yuer dengan nada pelan sambil merapal Sihir Kuno
Sihir Kuno: Penutup Aliran Mana!
[Menjentikkan Jari]
Jentikan jari dari Yuer seketika menutup Aliran Mana pada tubuh Ayato sehingga kesadarannya langsung menghilang disertai tubuh Ras Golem kembali menghantam permukaan dengan dua bagian menambah dampak gempa bumi. Pengintai dari jarak jauh masih tidak bisa melihat apa yang terjadi sehingga Yuer memindahkan mereka semua ke suatu tempat agar tidak ketahuan kalau itu semua adalah perbuatan kelompok mereka.
"Kenapa tidak bisa menjangkau target dengan kedua mataku?" tanya Ras Beast jenis elang
"Sepertinya di kelompok penyusup tadi ada pengguna sihir kuat sehingga bisa membuat penghalang. Hey, kita pergi ke sisi lain untuk memeriksa kondisi Rouh sepertinya dia berhasil dikalahkan!" jawab Ras Beast jenis bunglon
"Tidak mungkin Rouh bisa dikalahkan semudah itu!" ucap Ras Beast jenis elang dengan ekspresi terkejut
Ras Beast jenis elang itu membawa Ras Beast jenis bunglon untuk terbang ke lokasi agar keberadaan mereka berdua tidak ketahuan maka bunglon itu memakai kemampuan kamuflase sehingga keberadaan mereka tertutup rapat dengan menuju tempat Rouh yaitu Ras Golem yang sudah dikalahkan. Kelompok Ayato merupakan penyusup yang memasuki Benua Yutopia sehingga penjaganya berusaha menghentikan mereka tapi Rouh dikalahkan karena Ayato lepas kendali.
Bersambung....