Rebirth: Magic Holy Knight

Rebirth: Magic Holy Knight
Bab 29: Lembah Beracun



Semua persiapan untuk Ayato berangkat menuju Benua Yutopia sedang dilakukan oleh pelayan istana. Frey, Eliona dan Yuer akan mengikuti perjalanan Ayato dalam menyampaikan proposal perdamaian karena adanya mereka bertiga bisa menyakinkan Ras Beast untuk menerima proposal tersebut bahkan Yuer mengetahui arah jalan menuju Benua Yutopia sehingga akan mempermudah perjalanan.


Ketika semua persiapan sudah selesai langsung saja mereka berangkat memakai kereta kuda sihir sedangkan Eliona mendapatkan latihan berupa menunggangi kuda angin Sleipnir agar terbiasa dan saling memahami dengan hewan panggilannya sedangkan Frey mendapatkan latihan memakai Dwarf Mark untuk terus memanggil apa pun yang Yuer minta sehingga kesulitan latihannya lebih tinggi dari latihan Eliona.


[Memacu Kuda Sihir]


Ayato memegang kendali untuk mengendarai kereta kuda, dia pacu sepelan mungkin agar kuda tidak berlari kencang yang mengakibatkan angkutan bahan makanan dan lain-lainnya berhamburan. Kekaisaran Eddgrial masih berada di belakang sedangkan mereka mengarah ke bagian timur sesuai arahan dari Yuer. Ayato masih penasaran dengan Senjata Suci Zegna yang dapat berubah menjadi sebuah cincin agar mudah dibawa ke mana pun.


Ayato mencobanya berulang-ulang dari bentuk pedang kembali ke cincin lalu melemparnya sejauh mungkin seketika lenyap menjadi butiran cahaya kemudian kembali menyatu di genggaman tangannya dan itu membuat Ayato terkejut. Yuer melihat Ayato lagi bermain-main dengan Pedang Suci Zegna sehingga dia memberikannya sebuah latihan selagi mengendarai kereta kuda yaitu memanfaatkan Sihir Kegelapan yang ada pada dirinya.


Terkejut mendengar Sihir Kegelapan ada padanya seketika dia memastikannya dengan melihat melalui kedua matanya dari pantulan cermin ternyata benar. Yuer menjelaskan kalau Sihir Kegelapan memiliki kekuatan yang luar biasa jika digunakan sehingga elemen tersebut jauh lebih menakutkan dari elemen lainnya kecuali Sihir Cahaya yang seimbang melawan Sihir Kegelapan.


Namun, ada rasa takut saat menggunakan Sihir Kegelapan karena Demon Lord Vanista menggunakan sihir tersebut yang kemungkinan menjadikannya jahat tetapi Yuer membantah hal tersebut kalau pada perang besar ada kalanya dari kalangan ras menggunakan Sihir Kegelapan untuk melawan balik Sihir Cahaya bahkan ada yang menggunakan keduanya demi memenangkan peperangan.


Sihir Kuno: Kabut Hitam!


[Buta]


Ayato tidak dapat melihat apa pun kecuali gelap sehingga dia mulai panik dengan mengira kalau semua itu adalah perbuatan musuh.


"Jangan panik! Itu berasal dariku, Ayato di dunia ini Sihir Kegelapan bisa menjadi kekuatan besar dalam sekutu dan bisa menjadi kekuatan besar dalam musuh! Siapa pun yang mahir menggunakannya bisa menciptakan sebuah sihir dengan dampak besar memang elemen lain juga bisa tapi apa kamu ingat dengan Sihir Kegelapan yang dipakai Vanista?" tanya Yuer menjelaskan secara rinci mengenai Sihir Kegelapan


"Ada satu Sihir Kuno yang dia pakai di saat terakhir sebelum kematiannya yaitu Kegelapan Abadi!" jawab Ayato dengan pandangannya masih buta


"Hmmm, itu sihir yang berasal dari Buku Sihir Hitam buatan Kaisar Bee Grandybell! Dampak sihir tersebut sangat besar karena digunakan pada perang besar yang mengakibatkan ribuan pasukan seketika terbunuh! Sihir Kegelapan asli ciptaan Bee Grandybell semasa perang besar tapi ku bisa menggunakannya walaupun tidak seperti Bee, coba perhatikan!" ucap Yuer sambil mempraktekkan sihir tersebut


Sihir Kuno: Kegelapan Abadi!


Gelombang hitam menyebar jauh ke arah samping kanan dan kiri tanpa membunuh siapa pun, Ayato hampir panik kalau Yuer salah membunuh tetapi dijelaskan kalau sihir tersebut bisa gagal dan bisa berhasil bahkan Ayato seharusnya sudah mati karena Yuer menggunakan sihir di dekatnya sontak Ayato merinding mengetahuinya. Intinya Kegelapan Abadi tidak akan berbahaya kalau bukan pengguna asli yang melakukannya sebab itu adalah sihir original buatan Bee lalu alasan Vanista bisa membuat sihir berbahaya seperti itu karena Buku Sihir Hitam tersebut.


Ayato memahaminya sehingga dia diberikan latihan berupa membuat Sihir Kuno buatannya sendiri sontak hal itu membuatnya kewalahan karena bingung dnegan konsep dari Sihir Kuno. Yuer memberikan pengetahuannya ke dalam pikiran Ayato sehingga dia hanya perlu mempraktekkannya sepanjang perjalanan.


Latihan terus dilakukan tanpa henti sampai Kekaisaran Eddgrial tidak terlihat lagi, suasana menyentuh sore hari dengan Yuer terbang ke atas menyadari kalau mereka sudah melewati perbatasan sehingga akan mendekati lembah beracun, mendengarnya saja membuat Ayato ketakutan untuk terus lanjut tapi Yuer menyuruh tiga muridnya agar menggunakan sihir anti racun.


Kuda sihir memakai perisai anginnya untuk menghempaskan udara beracun tersebut lalu mereka kembali berjalan dengan Yuer memimpin arah. Bingung karena udara menutupi pandangannya, dia menyuruh Eliona membuat pusaran angin yang dapat mengubah udara beracun menjadi udara sehat. Yuer bisa saja melakukannya tapi ini bisa menjadikan latihan untuk Eliona yang harus memikirkan sihir mengubah udara beracun sehingga arah perjalanan mereka dipertaruhkan oleh Eliona.


[Menarik Tali Busur]


Tarikan kuat dengan muncul anak panah angin, posisi Eliona berdiri tegak di samping Ayato lalu membuka kedua matanya kemudian siap untuk menembak anak panahnya.


Sihir Original: Sirkulasi Udara!


Anak panah melesat kencang seketika membentuk pusaran angin yang langsung mengubah udara beracun menjadi udara sehat sehingga memperlihatkan lembah indah dengan air dari pegunungan. Yuer bingung dengan penamaan sihir original tapi melihat Eliona sudah bekerja keras membuat dia sebagai guru merasa bangga kepada muridnya.


Mereka semua berhenti di air terjun untuk membasuh diri. Ayato menunggu para perempuan selesai mandi di kereta kuda sambil berusaha menahan diri agar tidak mengintip akan tetapi Yuer datang tanpa busana sehingga memperlihatkan bentuk tubuhnya walaupun ukurannya kecil tapi dia masih sosok perempuan sontak membuat Ayato mimisan.


"Yuer apa yang kamu lakukan tanpa busana seperti itu?" tanya Ayato sambil membersihkan mimisannya


"Hoho, ku baru ingat kalau Ayato adalah pria dewasa yang sudah siap menaruh benih!" ejek Yuer dengan bangga memperlihatkan bentuk tubuhnya


Ayato menutupi kedua matanya tapi setengah terbuka sehingga Frey dan Eliona keluar dari air terjun untuk mencari keberadaan Yuer dan menemukannya tepat saat Ayato menutup kedua matanya dengan ketat. Eliona langsung menutupi tubuhnya dengan angin menggunakan sihir sedangkan Frey tanpa adanya rasa malu masih memperlihatkan bentuk tubuh indahnya disertai kulit cantik sontak membuat Yuer melirik pesona tubuh tersebut.


Percakapan mereka berdua mengenai bentuk dua gunung dan lembah seketika membuat Ayato pingsan saking kepalanya panas seperti air yang mendidih. Yuer menanggap Ayato masih belum dewasa mengenai sosok wanita tapi Eliona membalas semua itu memang wajar untuk pria normal seperti Ayato yang seorang perjaka.


"Ehhh, dia masih perjaka?" tanya Yuer memasang ekspresi terkejut


"Iya, dia pernah memberitahuku saat di Kekaisaran Elfanno ketika itu para elf malam menggodanya untuk layanan malam tapi Ayato menolak karena dia ingin melakukannya dengan sosok yang dia cintai!" jawab Eliona dengan penuh semangat seakan-akan ingin menjadi yang pertama


"Frey kau sudah tahu soal ini?" tanya Yuer memahami kalau Eliona mencintai Ayato


"Sudah dan aku juga seperti itu!" jawab Frey jujur dengan perasaannya


"Pria yang sangat beruntung!" ucap Yuer kembali ke pemandian bersama yang lainnya


Ayato masih pingsan dengan kuda sihir menjilati wajahnya.


Bersambung....