Rebirth: Magic Holy Knight

Rebirth: Magic Holy Knight
Bab 32: Latihan Sulit Mengenai Mental Dan Emosi



Seminggu berlalu lagi. Perjalanan mereka terhenti karena persediaan makanan sudah sangat menipis sedangkan tempat mereka saat ini berada di sebuah tanah kering tanpa ada kehidupan hewan dan tumbuhan. Ayato berpikir keras agar mereka bisa keluar dari tempat tanah kering tapi sepanjang langkah kaki kuda terus berjalan dirinya sama sekali tidak menemukan jalan keluar.


"Aku merasakan ada sesuatu yang aneh dengan tempat ini!" ucap Yuer menatap langit tempat tanah kering


[Terik Matahari]


Cuaca panas semakin bertambah di setiap menitnya, tidak ada tanda apa pun kecuali tanah kering dan perjalanan mereka seakan-akan terus berulang-ulang. Ras Elf sangat tidak terbiasa dengan cuaca panas seperti itu mengakibatkan Eliona mengalami kelebihan panas tubuh sehingga kepalanya terasa melepuh.


Frey merawat sahabatnya itu dengan memakai air dingin yang dia panggil melalui Dwarf Mark akan tetapi panas tubuhnya semakin meningkat tinggi seketika membuat Ayato dan Yuer panik untuk mengatasi kedua masalah tersebut. Sihir Kuno dapat mengatasi sedikit panas tubuhnya Eliona sedangkan Frey berusaha meminumkan air dingin dan Ayato masih bersikeras untuk memecahkan apa yang terjadi di tempat tanah kering ini.


Dia sudah berkali-kali melihat dari jauh tempat tanah kering seperti memancarkan sebuah bayangan aneh ketika mendekatinya tiba-tiba bayangan aneh itu langsung menghilang dengan mereka malah seperti mengulang di tempat yang sama. Ayato fokus dengan bayangan aneh tersebut karena kondisi Eliona malah bertambah parah membuatnya serius untuk menangkap bayangan aneh itu.


Memakai Sihir Petir untuk mempercepat pergerakannya tapi masih belum dapat menangkap bayangan aneh yang hilangnya melebihi kecepatan langkah kakinya. Ayato memikirkan ulang cara untuk menangkap bayangan aneh dengan berusaha memikirkan ide agar bayangan aneh itu tidak menghilang ternyata dari atas membuat Ayato menyadari akan sesuatu yang sangat janggal.


Sinar matahari berubah posisi dengan menyinari bagian utara sedangkan awalnya menyinari bagian barat. Ayato mencoba melakukan hal yang sama dengan mengincar bayangan aneh memakai Sihir Petir ke seluruh tubuhnya lalu berusaha menangkap bayangan aneh seketika dugaannya ternyata sesuai karena sinar matahari berubah posisi dengan menyinari bagian selatan.


Yuer keluar dari kereta kuda sambil memperingati Ayato kalau kondisi Eliona semakin bertambah parah sehingga dia tidak akan bisa bertahan beberapa menit lagi. Frey berusaha mati-matian untuk menyelamatkan sahabatnya itu sedangkan Ayato yang mengetahui kalau Eliona tidak akan bertahan lama membuatnya langsung mengambil kesimpulan terakhir mengenai tempat tanah kering tersebut.


"Yuer ini kesimpulan terakhir dariku jika benar maka kita semua akan selamat kalau salah yang berarti perjalanan ini berhenti untuk selamanya! Lihat bayangan aneh itu sepertinya dia yang mengendalikan tempat tanah kering sehingga menutup jalan keluar dengan terus mengulang atau mengganti jalan keluar ke arah lain! Panas semakin bertambah setiap jalan keluar yang dipilih berganti baru. Intinya adalah arah sinar matahari adalah jalan keluar tapi pancaran bayangan aneh itu tidak menginginkan kita keluar dari tempat ini!" ucap Ayato sambil berkeringatan


"Lalu apa rencanamu, Ayato?" tanya Yuer dengan sikap sedikit aneh dari biasanya


"Yuer kau sedikit aneh mana ekspresi panikmu? Eliona dalam bahaya mana ekspresi panikmu?" tanya Ayato sebanyak dua kali kepada sosok Yuer memasang ekspresi datar


Frey keluar dari kereta kuda sambil menangis histeris memeluk mayat Eliona yang sudah tidak bernyawa padahal sebelumnya masih ada beberapa menit tapi Yuer seakan-akan berbohong.


"Dia mati!" ucap Yuer dengan wajah datar


Pikiran Ayato meledak seketika di dalam terus menatap mayat Eliona dengan perasaan ingin meluapkan seluruh emosi yang ada di dalam dirinya. Frey semakin nyaring menangis sedangkan Yuer terus bertanya cara untuk keluar dari kondisi mereka sehingga Ayato semakin tertekan di dalam sebuah halusinasi ternyata Yuer sengaja melakukan itu kepada tiga muridnya yang sedang tertidur lelap.


Sebenarnya tempat mereka berada saat ini yaitu atas bukit tinggi dengan hembusan angin yang sangat kencang sekali. Yuer memakai Sihir Kuno untuk melindungi mereka semua dari hembusan angin kencang itu lalu mengusulkan sebuah latihan kepada tiga muridnya. Latihan sulit yang dapat meningkatkan mental dan emosi karena Yuer ingin tiga muridnya dapat mengontrol kedua hal tersebut.


Dua jam berlalu membuat Yuer terkejut karena Eliona dan Frey berhasil lolos dari halusinasi yang dibuatnya sangat mengerikan mirip seperti kenyataan. Eliona mendapatkan halusinasi berupa Ayato terbunuh oleh sosok monster yang tidak diketahui bersama Frey dan Yuer dapat dikalahkan dengan sangat mudah sedangkan Frey mendapatkan halusinasi berupa kematian Ayato, Eliona dan Yuer karena terjebak di penghalang sehingga sulit untuk keluar dari tempat tersebut mengakibatkan rekannya mati karena kelaparan dan Frey hanya dia yang selamat.


Tetapi Eliona mengetahui kalau semua itu hanya sebuah halusinasi belaka sehingga dapat menghadapi masalah tersebut dengan tenang begitupun Frey karena dia melakukan hal yang sama. Mereka berdua berhasil akan tetapi Ayato masih belum menunjukkan bahwa dia terjebak di sebuah halusinasi bahkan Yuer merasakan Aliran Mana sangat besar mulai keluar dari tubuh Ayato.


Yuer terpaksa melihat halusinasi yang Ayato dapatkan ketika sudah terbuka betapa terkejut dirinya melihat lubang besar tercipta di tempat tanah kering tersebut. Yuer berusaha mencari keberadaan Ayato ternyata dia melakukan duel melawan Yuer di halusinasi karena alasan sudah membunuh Eliona dan Frey. Pada halusinasi tersebut Yuer adalah penjahat yang membunuh kedua sahabat Ayato dan di sini diperlukan mental dengan emosi kuat agar tidak melepaskan semua luapan dari dua hal tersebut.


Namun, Ayato meluapkan seluruh emosinya sampai Sihir Kegelapan menelan jiwanya mengakibatkan Yuer terbunuh dengan kekuatan besar yang muncul pada tubuh Ayato. Tatapan penuh amarah dari Ayato membuat Yuer langsung melepaskan halusinasi tersebut seketika Ayato kembali tenang yaitu tidur lelap dengan kondisi Aliran Mana kembali normal. Yuer tidak menyangka kalau Ayato dapat mengeluarkan sejumlah Aliran Mana walaupun tidak besar seperti miliknya tapi memiliki ketebalan yang sangat tidak masuk akal sehingga dapat mematahkan seluruh Sihir Kuno ketika berduel di halusinasi.


"Eliona dan Frey kalian berhasil lolos tapi Ayato tidak berhasil karena dia masih belum bisa mengontrol mental dan emosi di dalam dirinya tapi jangan beritahu soal semua ini karena akan membuatnya memikirkan terus masalah tersebut. Jadi, berpura-puralah bahwa itu semua hanya sebuah mimpi buruk bukan dari latihan sulit yang kuberikan kepada kalian. Mengerti!" ucap Yuer dengan tegas


"Baik!" ucap Eliona dan Frey sambil melihat kondisi Ayato sedang tidur lelap


Bersambung....