Rebirth: Magic Holy Knight

Rebirth: Magic Holy Knight
Bab 31: Masalah Rusaknya Roda Kereta Kuda



Seminggu telah berlalu tapi perjalanan mereka masih membutuhkan waktu. Roda kereta mengalami kerusakan akibat jalanan yang mereka lewati ternyata mengandung asam sulfat sehingga perjalanan menjadi terhambat. Ayato bingung untuk membawa persediaan makanan sedangkan Yuer menjadikan semua itu sebagai pelatihan untuk Eliona dan Frey seketika Ayato mulai mengerti latihan yang akan diberikan Yuer kepada mereka.


"Seminggu adalah proses untuk memperlihatkan hasil latihan kalian berdua karena itulah tunjukkan!" teriak Yuer dengan penuh semangat


Lokasi mereka saat ini berada di hilir sungai membuat Ayato memandikan kuda sihir sekaligus memberikan air minum sampai kuda-kuda itu menyukainya karena telah merawat mereka. Eliona dan Frey berada di pinggir hilir sungai dengan memikirkan cara untuk menyelesaikan permasalahan seperti sebuah teka-teki sedangkan Yuer ikut memandikan kuda dengan memakai sihir sehingga Ayato ikut tercuci masuk ke pusaran air tersebut.


[Menahan Napas]


Selama pusaran air terus berlanjut membuat Ayato bersama kuda sihir melakukan lomba menahan napas dengan Yuer menjadi juri di lain sisi, Eliona berpikir untuk membuat roda angin sedangkan Frey berniat menyimpan bahan makanan pada suatu tempat yang sangat aman lalu diberikan Dwark Mark agar bisa memanggilnya tanpa perlu membawa bahan makanan.


"Mengubahnya menjadi roda angin bisa dilakukan tapi kita membutuhkannya setiap saat sehingga kontrol dan pengurangan Mana harus diperhatikan!" ucap Frey memberikan komentar mengenai usulan dari Eliona


"Dwark Mark bisa dilakukan tapi keamanannya sangat tidak terjamin walaupun sudah di simpan pada tempat yang tersembunyi!" balas Eliona mengenai komentar yang Frey berikan tentang usulannya


[Saling Menatap]


Mereka berdua menatap sinis untuk memikirkan ide yang dapat menyelesaikan permasalahan dengan saling memberikan komentar pedas di setiap ide tersebut. Eliona dan Frey berlomba-lomba sekaligus saling sindir untuk melihat siapa yang bisa memecahkan permasalahannya sampai mereka berdua mulai panas memikirkan ide terus-menerus.


Lelah akibat terus berdebat sedangkan Yuer sudah memastikan juara untuk perlombaan menahan napas adalah Ayato membuat kuda sihir menuruti permintaan agar kaki mereka ikut dibersihkan. Eliona bersama Frey lelah terus bertengkar sehingga memutuskan untuk memikirkannya bersama-sama lalu sebuah ide muncul dengan kereta kuda digantikan oleh Sleipnir sedangkan bahan makanan bisa diperkecil memakai Sihir Kuno.


"Kalian berdua salah!" ucap Yuer mendengar rencana Eliona dan Frey mengenai permasalahan


Ayato menghangatkan diri memakai api unggun dengan sihirnya bersama kuda sihir sedangkan Yuer langsung menanggapi rencana tersebut karena Sleipnir memiliki harga diri yang tinggi layaknya naga sehingga tidak mungkin bisa menyuruhnya untuk menggantikan posisi kuda sihir lalu untuk memperkecil bahan makanan memang bisa dilakukan tetapi bisa berbahaya karena mengurangi kualitas bahan disebabkan Aliran Mana masuk ke dalam bahan makanan.


Eliona dan Frey semakin dibuat bingung untuk mengatasi permasalahan ini lalu datang Ayato yang sudah menghangatkan diri sehingga ikut mengusulkan sebuah ide agar masalah dapat selesai karena waktu perjalanan akan terpotong akibat terlalu lama memikirkannya. Idenya yaitu Frey memanggil roda baru yang berada di Kekaisaran Eddgrial sedangkan Eliona hanya perlu memakai sihir untuk memperkuat roda keretanya agar tidak kembali terjadi lagi.


"Benar sekali!" ucap Yuer menatap kedua miripnya


Tiba-tiba hilir sungai menjadi arus kencang padahal sebelumnya masih tenang bahkan tidak mungkin bisa terjadi hal seperti itu sehingga Ayato mempersiapkan diri untuk sesuatu yang akan datang ternyata ada ular besar sedang bergerak di aliran sungai sampai membawa air dari gerakannya tersebut.


"Yuer jaga kuda sihir!" teriak Ayato sambil mengeluarkan Pedang Suci Zegna


[Melompat]


Eliona dan Frey menunjukkan ekspresi kesal karena terus-terusan belum memperlihatkan perkembangan mereka berdua sehingga rasa kesal itu dilampiaskan ke ular besar tersebut dengan Eliona mengeluarkan Sihir Kuno sedangkan Frey memanggil Tombak Litium sudah siap mengincar mata ular.


Sihir Kuno: Amukan Badai!


Sebuah angin berkumpul membentuk pusaran besar sampai menerbangkan tubuh ular tersebut ke udara bahkan tubuh ularnya tersayat-sayat oleh amukan badai membuat hilir sungai bercampur dengan darah.


Teknik Senjata Suci: Menembus Titik Penuh!


Lemparan Tombak Litium dari tangan kanan Frey menembus mata kiri ular itu sampai keluar dari mata kanan seketika membuat monster tersebut buta tapi masih hidup. Namun, semuanya belum selesai akibat dari teknik senjata suci pada Tombak Litium mengakibatkan dimensi di satu titik terbuka sebuah lubang hitam sehingga kepala ularnya langsung meledak membanjiri aliran sungai dengan potongan daging.


"Wow!" ucap Yuer sambil tepuk tangan melihat kombinasi serangan mereka berdua


Eliona mampu menciptakan badai yang dapat menerbangkan ular sebesar itu tanpa perlu menurunkannya lagi sedangkan Frey bisa menciptakan teknik baru untuk senjata sucinya. Mereka berdua tanpa menyadari kalau sudah sangat berkembang dalam satu minggu ini membuat Ayato tercengang melihat kombinasi serangan mereka. Yuer dengan napsu makan yang luar biasa besar meminta kepada Ayato untuk membuat pesta daging ular sehingga rempah-rempah selama ini sudah tersimpan seketika habis di malam itu juga.


Masalah sudah terselesaikan dengan kereta kuda memakai roda baru disertai Eliona memperkuat rodanya tetapi mereka berdua masih merenungkan diri untuk semakin memperkuat kemampuan dan meningkatkan kekuatan. Yuer dapat melihat semangat dari kedua muridnya sehingga akan memberikannya sebuah latihan sulit ketika selesai maka kemampuan dan kekuatan mereka lebih tinggi dari kaisar dan raja saat ini.


Bersambung....