Rebirth: Magic Holy Knight

Rebirth: Magic Holy Knight
Bab 17: Eliona Grandybell Melawan Frey Lantosia



Kabar mengenai proposal perdamaian telah menyebar ke seluruh Kekaisaran Eddgrial. Penduduk Kekaisaran Eddgrial dan Pejuang Ras Dwarf bergerak menuju arena pertandingan yang merupakan tempat para Pejuang Dwarf berlatih atau memamerkan kekuatan mereka sebagai hiburan. Arena pertandingan sangatlah besar sampai bisa muat banyak orang lalu tempat khusus untuk menonton berada di tengah-tengah arena dengan Raja Edgar bersama Ayato yang menyamar agar tidak ada lagi keributan.


Pertandingan ini mempertaruhkan proposal perdamaian antar Ras Elf dengan Ras Dwarf. Kedatangan Eliona ke arena yang terbilang sangat luas tiba-tiba mendapatkan sambutan buruk dari penonton sedangkan kedatangan Frey ke arena langsung mendapatkan sambutan meriah. Zirah ringan dengan Tombak Litium berada di tangan kanannya sedangkan Eliona memakai zirah sihir dengan busur panah berada di punggung dan pedang elf berada di samping pinggang kiri.


Jarak mereka berdua sangatlah jauh kemudian Raja Edgar berdiri dari kursi sambil mengangkat tangan kanan sebagai aba-aba memulai pertandingan. Eliona memegang pedang elf sambil melihat Frey dengan konsentrasi tinggi ketika Raja Edgar menurunkan tangan kanannya sontak pertandingan telah di mulai dengan teriakan para penonton langsung membuat Eliona terkejut akan suara tersebut.


[Melempar Tombak]


Eliona yang kehilangan konsentrasi karena suara penonton tidak menyadari kalau Tombak Litium sedang melesat kencang ke arahnya hingga Aliran Mana di sekitar arena langsung memberitahu Eliona untuk segera menghindari sebuah serangan tepat mengarah ke jantungnya. Merasa dalam bahaya seketika Eliona mengeluarkan pedang elf dari sarung pedang sambil melihat titik cahaya dari Tombak Litium yang mengarah kepadanya.


[Menangkis]


Pedang elf bergesekan dengan Tombak Litium yang langsung berubah arah ke atas tanpa Eliona sadari, Frey melompat lurus hingga sudah berada dihadapannya dengan kepalan tinju bersiap memukul bagian tubuhnya. Terkejut akan Ras Dwarf memiliki kecepatan luar biasa seperti itu, membuat Ayato panik sendiri begitupun dengan Eliona hingga tidak dapat melindungi dirinya.


[Pukulan Kuat]


[Muntah Darah]


Pukulan kuat tepat mengenai perut Eliona sampai membuatnya terlempar jauh hingga seluruh tubuhnya menghantam dinding arena. Saat hantaman itu, dia muntah darah disertai rasa sakit yang membuatnya terbaring lemas di permukaan arena. Kelemahan Ras Dwarf seharusnya ada dua yaitu kecepatan dan sihir tapi Frey yang menjadi lawannya mampu bergerak sangat cepat melebihi perkiraannya.


Para penonton menikmati Eliona karena mendapatkan luka fatal sedangkan Frey bingung dengan apa yang Eliona lakukan sebab dia menggunakan pedang seperti keluar dari keahliannya. Sihir penyembuh langsung diaktifkan dengan Eliona mencoba bangkit sambil memasang persiapan memegang pedang elf.


Frey berlari kecil berubah menjadi cepat lalu berubah lagi menjadi sangat cepat hingga kedua kakinya dia hantam ke udara untuk menciptakan momentum dorongan. Di saat yang bersamaan konsentrasi Eliona mulai kembali terbentuk dengan mampu melihat kecepatan Frey.


Tarian Pedang Arus Angin!


[Menghindar]


Eliona berhasil menghindari pukulan Frey kecepatan tinggi dengan dia menyatu bersama arus angin kemudian memegang pedangnya secara tegak lalu menebas secara vertikal. Frey yang terkejut karena kecepatannya bisa diprediksi langsung memanggil Tombak Litium untuk digunakan sebagai pelindung.


[Hantaman]


Kedua tangan Frey digunakan untuk memegang Tombak Litium agar kepalanya terjaga dari bilah pedang elf yang hampir membelah tubuhnya sehingga menciptakan dorongan kuat dari tebasan pedang elf sambil membuat tubuh Frey menghantam permukaan arena. Eliona tidak melepaskan pedangnya dari Tombak Litium dengan terus mendorong ke bawah agar melukai tubuh Frey sebagai tanda kekalahan tetapi perempuan yang menyukai pertempuran itu akhirnya menunjukkan sifatnya.


"Ini mulai seru, Eliona!" ucap Frey sambil tersenyum


Frey memanfaatkan dorongan penuh dari Eliona untuk mengarahkannya ke samping sehingga pedang elf itu menancap di permukaan arena lalu mengembalikan posisi tubuhnya sembari menendang menggunakan kaki kanan tepat ke arah kepala Eliona. Untungnya Sihir Angin berhasil membentuk sebuah pelindung lalu hembusan angin kuat mendorong tubuh Frey agar terhempas akan tetapi pedang elf yang menancap kuat di permukaan arena membutuhkan waktu untuk dicabut.


Frey yang terhempas di udara untuk sekali lagi memanfaatkan momentum tersebut dengan menghantamkan kedua kakinya di udara hingga menciptakan dorongan kuat sambil mengarahkan Tombak Litium ke Eliona. Panik akan kedatangan Frey begitu cepat sontak membuatnya menghamburkan Mana yang dia punya untuk menciptakan amukan angin.


Sayatan amukan angin itu mampu Frey tahan dengan Tombak Litium sembari melindungi dirinya. Eliona berhasil mencabut pedang elf kemudian mulai serius dengan menggunakan Sihir Angin ke seluruh tubuhnya sehingga kecepatannya setara Frey. Hantaman pedang dengan tombak mengeluarkan bunyi keras di setiap kali mereka berdua saling menyerang sehingga pertarungan menjadi sangat sengit sampai membuat penonton tercengang.


Tetapi cara seperti itu sama sekali tidak menguntungkan Eliona karena kekuatan fisik adalah ciri khas dari Ras Dwarf seketika ayunan tombak mengakibatkan pedang elf yang dia gunakan untuk melindungi bagian tubuhnya langsung hancur berkeping-keping. Frey mengambil jarak jauh dengan memegang tengah Tombak Litium sambil mengaktifkan teknik senjata suci seketika udara di sekitarnya mulai memanas.


"Jangan mati, Eliona!" ucap Frey serius untuk membunuh lawannya


Teknik Senjata Suci: Tombak Ujung Dunia!


Api membara di tombak tersebut sedang mengarah kepadanya karena merasa tidak bisa menghindari atau menahan serangan tersebut seketika Eliona melepaskan Aliran Mana besar di dalam dirinya hingga Tombak Litium menancap di permukaan arena kemudian meledak dengan dampak besar sampai membuat penonton merasakan hawa panas.


[Amukan Angin]


Seketika Eliona diselimuti oleh angin yang sangat kuat hingga membuat Frey merasa ingin terhempas jauh. Lawannya sudah mulai serius dengan melepaskan tekanan sihir sontak Frey memperkuat dirinya sambil melepaskan amukan pejuang. Saat itu, kekuatan fisik Frey bertambah berkali-kali lipat hingga dia mampu memanggil Palu Jolneer milik ayahnya sedangkan Eliona mengambil busur panah di punggung kini dia membuang trauma saat melepaskan anak panah yang tidak terkendali.


Eliona dan Frey saling tersenyum karena sudah melepaskan beban di tubuh mereka. Arena pertandingan langsung berubah menjadi mencekam sampai membuat para penonton ketakutan dengan efek dari angin disertai amukan pejuang dari Frey yang meretakkan permukaan arena.


[Menarik Busur]


Zona Angin!


Eliona diam di tempat dengan busur siap melepaskan anak panah angin dengan daya serang yang sangat besar. Zona Angin itu adalah sebuah lingkaran agar membuat Eliona dapat merasakan kehadiran musuh ketika memasuki daerah tempat dia memanah lalu kedua mata Eliona itu langsung mendapatkan penglihatan tajam sehingga bisa melihat apa pun dalam jarak 20 meter.


"Menarik sekali!" ucap Frey sambil memegang Tombak Litium yang sudah terbakar saking panasnya


[Gerakan Cepat]


Frey bergerak sangat cepat sampai Eliona berkali-kali melepaskan anak panahnya saat merasakan kehadiran musuh memasuki daerah memanahnya. Mereka berdua saling tidak menyerah dengan Eliona tanpa berkedip terus melepaskan anak panah berkonsentrasi tinggi sedangkan Frey berkali-kali mencoba masuk secara paksa ke Zona Angin tapi masih belum menemukan celah.


Anak panah yang Eliona lepaskan langsung meledak dengan menciptakan pusaran angin berbentuk lingkaran karena tidak menemukan celah sama sekali bahkan Eliona terlihat tidak lelah sehingga membuat Frey kewalahan akibat terus bergerak. Dia mencari posisi dengan memilih tepat di atas Eliona sambil ingin mengakhiri pertarungan sehingga untuk kedua kalinya mengaktifkan teknik senjata suci.


Teknik Senjata Suci: Tombak Neraka!


[Api Membara]


[Melempar Tombak]


Tombak Litium menciptakan kumpulan api yang sangat besar hampir menutupi arena pertandingan tetapi Eliona memasang sebuah teknik pemanah mengarah ke atas seketika amukan angin menghancurkan permukaan arena bahkan anak panah yang dia tarik berubah menjadi kepala naga.


Teknik Pemanah: Panah Naga Angin!


[Raungan Naga]


[Melepaskan Anak Panah]


Panah itu langsung mengarah ke Tombak Litium dengan membentuk Naga Angin hingga hantaman besar terjadi sampai menciptakan ledakan angin panas yang menyebabkan kerusakan ke seluruh permukaan arena pertandingan bahkan getaran hebat dapat dirasakan oleh mereka semua. Bebatuan yang merupakan bahan permukaan arena berubah menjadi panas hingga terlihat Frey masih berdiri sembari bernapas terengah-engah akibat stamina yang dia miliki terkuras habis.


Sedangkan Eliona masih dalam mode amukan angin karena jumlah Mana yang dia miliki sangatlah besar tetapi tubuhnya sudah tidak kuat menahan Aliran Mana tersebut sehingga keringat dingin dengan menatap Frey karena pertarungan masih belum menentukan pemenangnya. Namun, Frey melepaskan amukan pejuang dengan menunjukkan sayatan di pipi sebelah kanannya akibat anak panah yang Eliona lepaskan kepadanya.


Akhirnya Eliona melepaskan mode amukan angin hingga dia bernapas terengah-engah kemudian Raja Edgar kembali berdiri sambil mengumumkan proposal perdamaian diterima karena kemenangan untuk Ras Elf yaitu Putri Eliona Grandybell. Para penonton tidak percaya dengan kekalahan Putri Frey tetapi melihat Ras Elf berjuang mati-matian hanya demi proposal perdamaian itu diterima sontak meluluhkan hati mereka seharusnya Ras Elf sangat membenci Ras Dwarf tapi apa yang Eliona tunjukkan adalah dirinya bersungguh-sungguh akan menghilangkan sejarah kebencian tersebut.


[Tepuk Tangan]


Para penonton memberikan pujian kepada Eliona hingga Frey menghampirinya kemudian memeluk erat sebagai bukti bahwa sejarah kebencian dari kedua ras telah berakhir. Ayato merasa lega sekaligus senang karena Eliona dapat memenangkan pertarungan tersebut tapi Raja Edgar sama sekali tidak mengira kalau arena pertandingan yang dia buat selama satu tahun ternyata hancur lembur karena pertarungan mereka berdua.


Eliona berhasil menciptakan perdamaian antar Ras Elf dengan Ras Dwarf.


Bersambung....