Programmer Prince | Winwin

Programmer Prince | Winwin
6



"Mata lo kenapa? Begadang semalem?" tanya Yumi penasaran.


"Eeee marathon drakor semalem" jawab gue.


"Drakor apa? Seojun?" tanya Yumi


"Eeee iya"


"Baik, cukup sampai disini, jangan lupa batas pengumpulan Quiz nanti malam jam 10 via email" kata Dosen sambil meninggalkan ruangan.


Winwin langsung menghampiri tempat duduk gue.


"Bawa laporannya kan?" tanya Winwin.


"Iya, ada di tas"


"Yaudah yuk!" ajak Winwin.


"Yum, gue duluan ya, mau asistensi nih" ujar gue.


"Ciee kalian berduaa" goda Yumi ke gue dan Winwin.


"Heh apa sih" gue berusaha biar ga tersipu di depan Winwin.


********


"Tok tok tok" Winwin mengetuk pintu ruangan asisten lab yang sudah setengah terbuka.


"Yaa, masuk" jawab seseorang dari dalam.


"Permisi kak, kami yang mau asistensi jam 13.00" ujar gue.


Di ruangan berukuran 3x4 meter ini masih ada kak Yuta dan partnernya yang ternyata asistensi juga.


"Tunggu sebentar ya, 3 menit" jawab kak Doyoung dengan ramah.


Gue dan Winwin duduk di kursi yang ada di pinggir ruangan sambil memperhatikan kearah kak Doyoung.


Setelah kak Yuta selesai melakukan asistensi, kami mendekat ke mereka. Kak Yuta terlihat membereskan barang-barangnya.


"Lo baru praktikum sekarang bang?" tanya Winwin ke kak Yuta.


"Iya, praktikum gue tahun lalu gugur, gara-gara gue bolos 3 kali" jawab kak Yuta.


"Lo kenapa nggak inhal?" tanya Winwin.


(Inhal: mengganti jadwal praktikum di hari lain. Biasanya dikenakan biaya)


"Gue kira gue baru bolos 2 kali, eh ternyata 3 kali, mau inhal udah telat" jawab kak Yuta.


"Yaelah, semangat ya bang!" kata Winwin menyemangati.


"Thanks, gue cabut dulu ya, ada kelas lagi nih" ujar kak Yuta dengan buru-buru.


Partner kak Yuta mengikutinya di belakang.


"Atas nama Lia sama Winwin ya?" tanya kak Doyoung memastikan.


"Iya kak" jawab Winwin.


"Projectnya aplikasi........" kak Doyoung mengingat-ingat.


"Aplikasi kasir kak" sahut gue.


"Oiyaa, laporan bab 1 nya udah?"


"Udah kak" jawab gue sambil mengeluarkan kertas laporan yang kemudian gue kasih ke kak Doyoung.


"Kami juga udah bikin flowchart sama nyicil codingannya kak" kata Winwin.


(Flowchart: diagram untuk menggambarkan algoritma sebuah program)


"Oh gitu? File nya ada?" tanya kak Doyoung.


"Oke, sambil nunggu aku cek laporannya"


5 menit kemudian....


"Ini ada beberapa yang aku revisi ya laporannya"


Kak Doyoung menjelaskan bagian-bagian yang harus direvisi.


"Flowchartnya udah ya? Coba aku liat" tanya kak Doyoung.


Winwin memberikan laptopnya, kemudian menjelaskan alur programnya ke kak Doyoung. Kak Doyoung terlihat mengangguk beberapa kali.


"Wah kalian gercep juga ya" puji kak Doyoung.


"Untuk flowchartnya menurutku udah bagus, tinggal nanti diterapin ke codingannya" lanjut kak Doyoung.


"Baik kak" Winwin lalu menoleh ke gue. Gue seneng flowchartnya langsung dapet approval dari kak Doyoung.


"Codingnya udah nyicil juga ya? Udah jadi berapa persen?" tanya kak Doyoung.


"Sekitar 50% sih kak, mau cek?" tanya Winwin.


"Coba lihat..." kata kak Doyoung.


Winwin membukakan codingan dan menunjukkannya ke kak Doyoung.


"Whoa, kok kalian bisa ini sih? ngodingnya berdua?" komentar kak Doyoung.


Gue dan Winwin langsung liat-liatan.


"Winwin kak yang bikin codingnya" kata gue jujur.


"Emm jadi Lia yang bikin flowchartnya, terus aku tinggal ngoding kak" Winwin menjelaskan.


"Oh, gapapa sih kalo dibagi tugas gitu, tapi nanti Lia juga harus pelajarin codingnya, karena pas responsi masing-masing bakal ditanyain coding" saran kak Doyoung.


"Iya kak, siap" jawab gue.


"Sip, kalo gitu ada yang mau ditanyain mungkin?" tanya kak Doyoung


"Emmm, belum ada kak" jawab gue.


"Yaudah kalo gitu, asistensi udah selesai, kalian boleh balik" kata kak Doyoung.


"Oke kak, makasih banyak kak Doyoung" jawab gue.


"Makasih banyak kak" sahut Winwin.


Kak Doyoung membalas dengan senyuman.


Gue dan Winwin lalu membereskan barang-barang kami.


"Btw kalian pacaran ya?" tanya kak Doyoung tiba-tiba.


"Eeee...."


"Enggak kak, hehe" jawab gue.


"Oh haha, sorry, kirain. Btw, habis ini ada kelas lagi?" tanya kak Doyoung.


"Udah engga kak, kak Doyoung masih ada asistensi lagi?" tanya gue.


"Ada nanti jam 3"


"Oh, semangat kak" kata gue.


Setelah selesai membereskan barang, kami langsung pamit.


"Kami duluan ya kak" pamit gue dan Winwin.


"Iya, hati-hati di jalan"