Programmer Prince | Winwin

Programmer Prince | Winwin
12



"Masuk win"


"Iya"


Winwin masuk ke ruang tamu.


"Duduk dulu" kata gue ke Winwin.


"Jisung mana ya.... JISUUUNG.... !" panggil gue.


"Apaaa?!" jawab Jisung dari dalam kamarnya.


Gue kemudian menuju kamar Jisung.


"Kakak bawa sesuatu" kata gue.


"Apaan?"


"Enak pokoknya"


"Mana?"


"Nih..." Gue sodorin box macaroons ke Jisung.


"Waw apanih?" mata Jisung berbinar.


"Macaroons"


"Wih yummy"


"Yaudah, kamu jangan berisik ya, kakak mau ngerjain tugas sama temen kakak di depan"


Gue balik ke ruang tamu menghampiri Winwin.


"Oiya win, mau minum apa?"


"Yang ada aja"


"Sirup mau?"


"Boleh"


Gue menuju ke dapur untuk membuatkan Winwin minuman dan menyiapkan cemilan.


Setelah itu gue balik ke ruang tamu sambil membawa minum dan cemilan keripik kentang menggunakan nampan.


"Diminum dulu win" kata gue sambil menaruh nampan di meja.


"Iya makasih"


"Gue ambil file asistensinya dulu di kamar"


"Hm" jawab Winwin sambil mengeluarkan laptopnya.


Setelah gue balik dari kamar, kami lalu mulai mengerjakan tugas asistensi.


Sambil mengerjakan, sesekali Winwin mengambil keripik kentang yang ada didalam toples.


"Eh itu siapa yang ngintip?" kata Winwin sambil menunjuk kearah pintu yang menghubungkan ruang tamu dengan ruang tengah.


"Mana?" gue menoleh kearah yang ditunjuk Winwin. Gue ga melihat siapapun.


"Udah sembunyi, adek lo kayanya"


"JISUNG..!" panggil gue.


Kepala Jisung nongol dari balik tembok sambil cekikikan.


"Hai kak!" sapa Jisung ke Winwin.


"Hai Jisung"


"Namanya siapa kak?"


"Winwin"


"Oh.."


"Hayoo, Jisung jangan ganggu loh" gue memperingatkan.


"Engga kok"


Mata Jisung kemudian tertuju pada tas Winwin yang terletak di kursi.


"Kak itu apa?" tanya Jisung sambil menunjuk kearah tas Winwin.


"Apa? Tas?" jawab Winwin.


"Bukan"


"Ini kak, gantungan one piece"


"Oh ini, iya gantungan one piece, kamu suka one piece?"


Jisung mengangguk sambil mengamati gantungan kunci Winwin.


"Beli dimana kak?"


"Ini.... jauh belinya"


"Jauh dimana?"


"Di akihabara"


"Akihabara itu dimana?"


"Di Jepang"


"Oh Jepang"


"Lo pernah ke Jepang Win?" tanya gue penasaran.


"Iya, waktu SMA"


"Liburan?"


"Engga, gue ikut pertukaran pelajar"


"Oh, kalo pertukaran pelajar gitu bayar sendiri apa dapet beasiswa sih?"


"Kebetulan waktu itu gue dapet beasiswa, jadi tempat tinggal, transport, sama makan ga bayar, dapet uang saku juga"


"Wah enak banget, jadi dapet pengalaman ya Win"


"Jisung juga mau pertukaran pelajar, biar bisa ke Jepang" kata Jisung.


"Makanya belajar yang rajin sung, biar bisa ke Jepang kayak kak Winwin" kata gue ke Jisung


"Kakak juga belajar yang rajin dong biar kayak kak Winwin"


"Yeee ngejawab lagi ni anak"


Winwin pun tertawa.


"Kak Winwin"


"Hm?"


"Tos!" Jisung menghadapkan telapak tangannya kearah Winwin


Winwin membalas tos Jisung.


"Mulai sekarang kita cs"


"Kak Winwin"


"Hm?"


"Rumah kak Winwin dimana?"


"Kenapa emang?"


"Kapan-kapan aku mau main"


"Kak Winwin"


"Hm?"


"Ih.. Jisung jangan ganggu kak Winwin dong, ke kamar aja sana!" kata gue kesal.


"Kak, aku bisikin" Jisung mendekat ke telinga Winwin dan membisikkan sesuatu.


"Eh ga boleh gitu" kata Winwin ke Jisung sambil menahan tawa.


"Ngomong apa dia Win?"


Jisung cekikikan.


"Em itu..."


"Apaa?"


"Kata Jisung kalo gue Win-win... elu Lose-lose..."


"HAHAHA"


Jisung tertawa sambil kabur ke kamar.