Programmer Prince | Winwin

Programmer Prince | Winwin
3




"Udah jam segini nih, mau ke lab sekarang?" tanya Winwin sambil melihat jam tangannya.


"Yuk!" gue mengiyakan.


"Eh bentar... kok gue pengen jus ya, bentar gue pesen jus sirsak dulu." kata Winwin.


"Yaudah pesen aja, tapi emang boleh bawa minuman di lab?" tanya gue.


"Engga, entar gue abisin sebelum masuk lab. Lo mau jus juga nggak?" kata Winwin


"Engga deh" kata gue.


Setelah transaksi jus sirsak, kami langsung ke lab.


*******


Lab komputer terletak di gedung seberang gedung fakultas. Letaknya di lantai 4 paling pojok. Untuk menuju ke lantai 4 harus naik tangga karena tidak ada lift.


Sesampainya di depan ruangan lab, Winwin tidak langsung masuk karena ingin menghabiskan jus sirsaknya terlebih dahulu.


"Gue masuk duluan ya Win, mau ngadem."


Gue lalu mencopot alas kaki gue, kemudian gue taruh di rak sepatu yang udah disediain di depan pintu masuk.


Ketika gue masuk, bau khas lab komputer langsung tercium. Bau pengharum ruangan aroma apel.


Praktikan yang hadir di dalem ruangan lab baru 4 orang termasuk gue. Dari praktikan yang sudah hadir, belum ada yang gue kenal.


Di lab komputer, satu  meja terdiri dari 2 komputer. Kapasitas lab bisa menampung sampai 40 orang praktikan (mahasiswa peserta praktikum). Gue memutuskan untuk  duduk di baris nomer 2 dari depan biar bisa melihat layar lebih jelas.


Setelah duduk gue langsung buka tas dan mengeluarkan modul praktikum. Gue baca-baca dikit karena biasanya sebelum praktikum ada pre-test.


Saking fokusnya baca gue sampe nggak sadar Winwin udah duduk di samping gue.


"Serius banget?"


Kepalanya melongok ke buku yang gue baca.


Gue kaget muka gantengnya deket banget sama gue.


Gue berusaha biar nggak keliatan salting.


"Hehe.. iya nih. Belajar buat pre-test."


"Oiya, gue juga mau baca-baca ah"


Winwin mengeluarkan modul praktikum dari tasnya.


Nggak lama, praktikan lain dateng dan memenuhi kursi yang masih kosong.


Jam menunjukkan pukul 10.00 dan asisten lab bersiap memulai membimbing praktikum. Asisten lab menampilkan layar komputernya ke layar lcd.


"Baik, sebelumnya perkenalkan nama saya Doyoung dari tahun ke-3, saya yang akan mengisi praktikum hari ini. Jadi seperti kemarin kita pre-test dulu, silahkan akses link yang ada di layar ya" katanya.


Gue langsung membuka browser dan mengetikkan link yang di layar lcd ke komputer gue.


"http://informatics.wayvlab.ac.id/pretestpbo1"


Setelah muncul halamannya, gue langsung kerjain pre-test nya. Gue bersyukur yang gue baca barusan muncul di pre-test, jadi gue mengerjakan dengan lancar. Setelah total 5 pertanyaan selesai gue jawab, gue langsung klik


"Finish".


Gue liat kearah Winwin. Dia masih serius ngerjain. Dari samping gue liat muka dia gemes banget kalo lagi serius.


"3 menit lagi waktu habis.." kata kak Doyoung.


Winwin langsung buru-buru menyelesaikan pre-test nya.


"Waktu habis! Ayo selesai nggak selesai langsung klik Finish ya" kata kak Doyoung.


"Udah selesai semuanya?" tanya kak Doyoung.


"Udah kak."


"Baik kalo gitu kita lanjut ke materi. Silahkan buka code editor, tambahkan file baru, kemudian ketikan code yang tampil di layar ya!" perintah kak Doyoung.


"Duh banyak banget code nya" gumam gue.


Gue hati-hati banget ngetiknya, jangan sampe ada yang salah. Karena kurang titik koma doang aja programnya nggak bisa jalan.


Pas baru ngetik seperempat kodenya, gue liat Winwin. Dia udah kelar dong. Cepet banget ni bocah.


"Udah selesai aja lo Win?"


"Hehe, lo masih dapet segitu?" tanya Winwin.


"Iya nih, gue nggak bisa ngetik cepet kalo coding, takut ada yang kelewat."


"Mau gue bantuin?" tanya Winwin.


"Gue bacain, terus lo tinggal ngetik" lanjutnya.


"Boleh win, hehe."


Winwin baik banget.


Berkat Winwin tugas gue cepet selesai.


Setelah praktikum selesai, kak Doyoung meminta praktikan membuat kelompok yang terdiri dari 2 orang. Kelompok ini nantinya akan mengerjakan project akhir yang akan dipresentasikan saat responsi (semacam ujian akhir untuk


praktikum).


Di kelas ini nggak ada yang gue kenal selain Winwin. Tapi apa dia mau sekelompok sama gue yang nggak pinter-pinter amat ini?


"Mau sekelompok bareng?" tanya Winwin.


"Eh..? Okey" jawab gue.


Gue nggak nyangka Winwin yang ngajak satu kelompok duluan.


Setiap kelompok lalu diminta mengambil undian judul project dan nama asisten pembimbing.


Setelah mengambil undian, kami mendapatkan judul project "Aplikasi Kasir" dan pembimbingnya adalah Kak Doyoung.


****


Hari ini gue udah janjian sama Winwin mau ngerjain project responsi di perpus. Gue sebenernya nggak pede satu kelompok sama dia, karena dia gosipnya jago banget coding. Gue takut dia jadi yang ngerjain semuanya dan gue nggak bisa bantu apa-apa. Takutnya gue cuma jadi beban.


"Gue di lantai UG sayap kanan, yang ada komputernya, paling pojok"


"Oh, okee gue kesitu.."


Setelah check in masuk perpus gue menuju lift, setelah lift terbuka gue masuk memencet tombol UG. Pintu *lift *kemudian tertutup dan menuju lantai UG. Sesampainya di lantai UG, gue langsung menuju sayap kanan. Perpus cukup ramai, gue melihat sekeliling mencari-cari dimana Winwin.


"Ah itu dia.."


"Win..." sapa gue.


"Eh udah dateng.."


"Udah lama?"


"Belum sih, baru aja, sini ambil kursi"


Gue menarik kursi dari meja sebelah dan mendekatkannya ke Winwin.


"Jadi gimana nih project kita?" tanya gue.


"Hmm..kita bikin alurnya dulu aja mau gimana, nanti baru coding?" saran Winwin.


"Gue udah punya gambaran sih alurnya kaya gimana, cuma kalo dituangin ke coding gue masih bingung" kata gue.


"Oh gitu, yaudah nanti kita coba coding bareng-bareng" ajak Winwin.


Gue bikin flowchart buat ngegambarin alur programnya dan ngejelasin ke Winwin. Setelah itu gue terkejut karena Winwin langsung bisa nuangin ke coding.


"Win lo daebak banget!" kata gue.


"Hehe biasa aja sih" kata Winwin merendah.


Gue baru inget kalo selain coding kita juga perlu nyiapin laporan juga. Gue lalu berinisiatif ngerjain laporan karena Winwin yang ngerjain coding.


"Win, ini gue sambil nyicil bikin laporannya ya. Kata kak Doyoung minimal 1 bab selesai biar bisa asistensi."


"Oh gitu? Oke" kata Winwin.


"Btw enaknya kita asistensi kapan ya ke kak Doyoung?" tanya gue.


"Gimana kalo kamis?" usul Winwin.


"Hmmm...Gue kamis cuma ada kelas siang sih sampe jam 12:30, lo?" tanya gue.


"Sistem operasi kan? Kan kita sekelas." kata Winwin.


"Oiyaaa lupa. Kalo gitu gue chat kak Doyoung ya." kata gue.


"Iya." kata Winwin.


Setelah gue chat kak Doyoung ternyata dia bisa kalo kamis setelah jam 12.30.


"Katanya kamis jam 13.00 win." kata gue.


"Oke deh."


*Lanjut ngerjain*


*Suasana jadi hening*


Gue mau ngajak ngobrol Winwin tapi keliatannya dia lagi serius banget ngerjain codingnya. Takut mecahin konsentrasinya.


"Gapapa kalo mau ngobrol" kata Winwin tiba-tiba, seakan tau apa yang gue pikirkan.


"Hehehe, takut ganggu konsentrasi lo"


"Engga kok, sans"


"Btw lo berapa bersaudara si?" tanya gue basa basi. Gue bingung mau ngomong apa.


"Gue? Gue 2 bersaudara. Punya kakak cewek 1, lo?"


"Gue punya adek cowok 1, kakak lo mirip ga sama lo?"


"Hmmm nggak juga, mau liat fotonya?"


"Mau dong, coba liat"


"Nih...."


Winwin menunjukkan foto kakakya.


"Whoaa...cantik banget kakak lo Win. Mirip Irene Red Velvet!" kata gue takjub.


"Ga mirip kan sama gue?"


"Mirip kok"


"Kalo adek lo mirip ga sama lo?" tanya Winwin.


"Beda sih, kata orang-orang juga beda. Bentar gue kasih liat fotonya."


"Hahaha masa sih?"


"Nih adek gue...." sambil nunjukin foto adek gue di hp.


Gue menunjukkan foto adek gue, Jisung.


"Lucu banget. Dia kelas berapa?" tanya Winwin gemas.


"Lucu tapi bandelnya ampun deh. Kelas 5 SD sekarang."


"Wah berarti emang lagi bandel-bandelnya tuh haha"


Kemudian kami lanjut ke tugas masing-masing. Sesekali kami ngobrol ketika jenuh. Sampai tak terasa hari sudah malam.


Jam 19.00 kami selesai. Perut gue terasa sangat lapar.


"Mau mampir makan dulu ga?" tanya Winwin.


"Yuk, gue laper banget, mau makan dimana?" tanya gue.


"Di penyetan seberang kampus mau?" tanya Winwin.


"Boleh, gue sering makan disitu."