Programmer Prince | Winwin

Programmer Prince | Winwin
1




Jam menunjukkan pukul 11.00. Kelas berakhir pukul 11.30. Berarti setengah jam lagi selesai.


Dosen masih menjelaskan materi kuliah Sistem Operasi. Mahasiswa ada yang masih antusias dan ada yang tidak. Gue salah satu yang sudah tidak antusias. Tapi karena gue duduk paling depan, gue harus pura-pura antusias dan merhatiin materi.


Gue duduk di baris paling depan sebelah kiri, paling pojok. Sesekali tanpa sadar mata gue melirik kearah kanan. Barisan kanan isinya cowok semua. Yang duduk di barisan paling depan tentu gengnya Mark, si maniak komputer yang selalu antusias.


Barusan pandangan gue gak sengaja terpaut dengan salah satu teman Mark yang kebetulan sedang


melihat kearah gue juga. Mata kita bertemu.


Awkward banget!


Dia lalu reflek mengalihkan pandangan kearah lain. Gue juga demikian.


Dia adalah Winwin, sahabat Mark. Gue cuma tau namanya tapi belum tau orangnya seperti apa


karena baru sekelas. Rumornya sih, dia yang paling jago programming di angkatan kami.


"Baik, cukup sampai disini pertemuan kita hari ini.."


Hwahhh! akhirnya selesai juga ini kelas..


"Ada yang mau ditanyakan..?"


Please jangan ada yang nanya..


.


"Pak..!"


Mark mengangkat tangan.


Sialan lo Mark.


*5 menit kemudian*


Kelas selesai.


"Yuk Li!" ajak Yumi, sahabat gue di kampus.


"Bentar Yum, gue masukin binder dulu ke tas."


"Udah Yum, yuk cabs!"


"Ke kamar mandi bentar ya Li!"


"Okay."


Gue dan Yumi keluar kelas. Didepan kelas ternyata masih ada Mark yang menunggu Yumi.


Dia kemudian membisikkan sesuatu ke telinga Yumi dan membuat Yumi tertawa kecil. Pasangan ini selalu menunjukkan kemesraannya tanpa tahu tempat.


Selain Mark, disitu juga ada teman-teman satu spesiesnya Mark, termasuk Winwin.


Selesai Mark membisikkan sesuatu ke Yumi, dia langsung pergi bersama teman-temannya. Sementara itu, gue dan Yumi pergi ke toilet.


"Lo udah daftar panitia makrab?" tanya Yumi.


"Belom nih, bingung gue mau masuk divisi mana, lo udah?"


"Gue masuk divisi kesehatan, kita kekurangan orang nih, masuk divisi kesehatan aja yuk!"


"Boleh sih, bilangnya ke siapa kalo mau join?"


"Nanti gue kirimin nomernya Kak Johnny, dia koor kesehatan."


*****


Jam 19:00


Drrrt...Drrrt....


083131231***


|Hai, ini bener nomernya Lia?


Lia


|Iya, maaf ini siapa ya?


083131231***


|Ini Winwin temennya Mark


|Lo udah daftar panitia makrab belom?


|Kalo belom, masuk ke divisi kesehatan yuk!


|Kita kekurangan orang nih :)


Lia


|Boleh, gue emang mau join divisi kesehatan diajak Yumi.


|Tapi Yumi ga ngirim2 nomer koor nya. Bisa kirimin nomer koor nya ga?


Winwin IT


|Oh gitu, ini gue kirimin kontaknya kak johnny.


|08654333337***


Gue langsung mengirim pesan ke Kak Johnny untuk mendaftar panitia makrab. Kak Johnny kemudian membalas dan menginfokan kalau besok gue diundang wawancara untuk menjadi anggota.


*****


Keesokan harinya, gue datang ke lokasi wawancara sesuai dengan undangan Kak Johnny. Gue cukup terkejut ternyata anggota lain ikut datang, termasuk Winwin. Ada sekitar 7 orang.


Gue kira cuma ada Kak Johnny sama wakilnya.


Tempat wawancara adalah di lorong kampus dekat taman. Semua anggota lalu mengerubungi gue membentuk setengah lingkaran. Gue berasa kriminal yang mau diinterogasi. Wawancara pun dimulai.


Di wawancara ini gue ditanya macam-macam. Intinya tentang problem solving. Misal, jika menghadapi situasi tertentu apa yang akan gue lakukan.


Terus pas wawancaranya mau udahan, ada pertanyaan dari Kak Johnny.


"Udah punya pacar belom?"


"Belom kak." jawab gue.


"Weitss Winwiin...." celetuk salah satu kating (kakak tingkat) sambil menepuk bahu Winwin.


"Kalau misal nih, lo punya pacar, terus pacar lo lagi butuhin lo banget, sementara lo lagi sibuk ngurusin persiapan makrab. Yang bakal lo utamain siapa? Pacar atau makrab?" tanya Kak Johnny.


"Makrab." jawab gue langsung tanpa berpikir.


Gue lupa rasanya dibutuhin pacar itu gimana, makanya langsung gue jawab makrab.


Anggota lain tertawa.


"Jadi lo bakal nelantarin pacar lo demi makrab?" tanya Kak Johnny sambil menahan tawa.


"Kasian banget yang jadi pacar lo, hahaha." celetuk kating lain.


"Hmmm...tergantung si pacar itu butuhnya apa? Hal genting atau enggak?"


Beberapa saat kemudian wawancara berakhir.


"Oke Lia, kalo gitu kamu diterima jadi anggota divisi kesehatan. Besok sabtu bisa langsung ikut latihan fisik" kata Kak Johnny.


Hah? Kok ada latihan fisik? Kirain cuma rapat-rapat gitu aja kegiatannya?


"Baik kak, terima kasih" kata gue.


Setelah itu mereka pergi kecuali Winwin.


"Gimana?" tanya Winwin.


"Apanya?" tanya gue balik.


"Besok latihan fisik sekaligus rapat, biasanya sih jam 3 sore" kata Winwin.


"Latihan fisiknya ngapain?"


"Jogging, push up, sit up gitu sih biasanya."


"Hmm gitu."


"Semangat! sampe ketemu besok. Gue duluan ya!"


"Iyaa."


****


Sabtu sore kami berkumpul di lapangan kampus. Gue dan Yumi datang on time tapi belum ada siapa-siapa. Ternyata ngaret.


Tak lama kemudian, Winwin datang dan menyapa kami.


"Yaudah ayo mulai jogging aja, kalo cewek 2 puteran lapangan" kata Winwin.


"Oh gitu."


"Semangat ya!" kata Winwin.


Gue dan Yumi mulai berlari memutari lapangan. Tapi belum sampai setengah putaran, kami udah ngos-ngosan. Maklum jarang olahraga.


Sementara Winwin berlari dengan sangat cepat. Dia 3 putaran tapi selesainya lebih dulu daripada kami.


"Capek ya?" tanya Winwin.


"Hehe, iya nih lama nggak jogging soalnya." jawab gue sambil mengatur nafas.


"Nggak papa, nanti juga kebiasa."


Tak lama Kak Johnny dan anggota yang lain datang.


"Wah udah pada selesai jogging nya? Kalo gitu lanjut push up sama sit up masing-masing 15 kali ya!" kata kak Johnny.


"Iya kak!"


Kak Johnny dan anggota lain yang baru datang mulai bersiap jogging, sedangkan gue, Yumi, dan Winwin melakukan push up dan sit up.


Setelah semua anggota menyelesaikan latihan fisik, Kak Johnny mengajak kami untuk duduk melingkar di pinggir lapangan.


Kemudian rapat dimulai. Kami membahas persiapan-persiapan apa saja yang telah dilakukan dalam minggu ini.


Gue melihat satu persatu anggota yang datang.


"Yang angkatan kita cuma kita bertiga Win?" tanya gue ke Winwin yang duduk di sebelah kanan gue.


"Iya nih." kata Winwin. "Mark bujuk gih Yum biar join."


"Dia nggak suka ikut ginian" jawab Yumi.