
Tanggal 14 Februari menjadi hari yang paling spesial untuk para remaja. Dimana hari ini menjadi moment untuk mengungkapkan rasa sayangnya pada pasangan masing-masing. Meskipun begitu, mengungkapkan rasa sayang tak harus di hati valentine saja, bahkan setiap hari kita semua bisa membuat moment seperti itu.
Begitu pun Christian, moment valentine selalu dijadikan Christian sebagai hari yang spesial untuknya dan Natalie. Hari ini, setelah pulang dari gereja Christian akan memberikan sesuatu untuk Natalie nya.
Lelaki itu sudah siap dengan setelah kemeja maroon dan celana hitamnya, dengan sepatu elegan yang dia kenakan. Setelah semua siap Christian segera mengambil kunci mobilnya diatas nakas dan berlari keluar menuju bagasi dimana mobil kesayangannya berada.
Tentu saja dia akan menjemput wanitanya, Natalie. Setiap hari minggu mereka berdua selalu pergi ke gereja untuk melaksanakan kewajibannya kepada sang pencipta di tengah kesibukan mereka.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, Christian akhirnya tiba di kediaman Natalie. Lelaki itu turun dari mobilnya, berlari kecil menuju wanitanya didalam rumah itu. Tanpa menunggu lama kedua pasangan yang sangat serasi itupun keluar, Christian melenggungkan senyumnya membukakan pintu untuk wanita yang begitu dicintainya.
Mereka sampai di sebuah gereja megah ditengah kota, dan langsung masuk kedalam gedung itu untuk melaksanakan ibadah bersama.
Nampak seperti sepasang kekasih, seperti suami istri bahkan. Wanita dan lelaki datang ke gereja bersamaan untuk beribadah bersama, sungguh itu adalah moment yang diimpikan semua orang.
Terlebih Christian yang tak hanya ingin sekedar ibadah bersama digereja itu, tapi juga bisa melaksanakan pemberkatan pernikahannya digereja yang sama. Tentu saja dengan Natalie, wanita yang begitu dicintainya.
Entah hanya akan akan menjadi angan-angan saja atau benar akan terjadi. Tapi harapan seorang Christian Anderson akan selalu sama, Lelaki itu selalu berdoa pada sang pencipta.
Setelah beberapa jam beralu, mereka telah selesai melaksanakan ibadah kemudian keluar bersama dengan jemaat-jemaat lain yang juga akan kembali ke kediaman masing-masing.
Natalie dan Christian berjalan menuju mobil Christian terparkir, namun kali ini Christian tak membukakan pintu untuk Natalie. Wanita itu tak perduli, dan membuka pintu sendiri setelah Christian membuka kunci otomatisnya.
Namun saat pintu sudah terbuka dan Natalie akan duduk, wanita itu tersenyum melihat bouket bunga mawar yang sudah berada di dalam mobil tepat diatas kursi samping kemudi yang didudukinya, wanita itu sudah tau siapa yang menyiapkannya.
"Terimakasih" ucap Natalie sembari memandangi cantiknya bunga didepannya.
Christian dan menanggapi, lelaki itu hanya tersenyum menatap Natalie yang terlihat bahagia.
"Mau kemana?" tanya Natalie yang yakin Christian tidak membawanya pulang kerumah karena jalan yang dilalui berbeda untuk kembali kerumahnya.
"Kesuatu tempat" jawab Christian dengan senyum yang terus mengembang.
Natalie tak ingin berdebat atau membantah, wanita itu selalu merasa istimewa bila sedang berada disamping Christian.
Setelah menempung perjalanan yang panjang mobil yang dikendarai oleh Christian pun sampai disebuah pantai. Lelaki itu kembali membukakan pintu untuk Natalie, dan menggandengnya menuju tempat yang sudah disiapkan sebelumnya.
Dipinggir pantai yang begitu indah bertepatan dengan langit diatas lautan yang mulai menggelap, manik Natalie nampak mendamba ketika melihat sebuah meja dipinggir pantai yang sudah tersusun indah. Dengan hiasan lampu lilin yang bertaburan membentuk hati mengelilinginya.
Christian menarik lembut tangan Natalie, mempersilakan duduk dengan menyeret pelan salah satu kursi. Manik Natalie sudah membasah mengharu mendapati prilaku Christian.
"Seandainya aku bisa mencintaimu, Christiannn"
To be Continue>>>