Natalie'S Marriedlife

Natalie'S Marriedlife
Chapter 1



Aoutor POV


Natalie Zeevana, wanita cantik 26 tahun yang hidup sebatang kara sangat membenci sebuah pernikahan. Kisah kelam orang tuanya membuatnya menjadi saksi hidup kehancuran keluarganya karena sebuah perselingkuhan dan perceraian.


Ayahnya berselingkuh dengan pengasuhnya sendiri semenjak ibunya di vonis kanker serviks 4 tahun setelah melahirkan Natalie. Natalie menjadi anak pertama dan satu-satunya karena ibunya sudah pasti tidak akan hamil lagi.


Semenjak itu ayahnya menjadi stres dan kehilangan akal dan berselingkuh dengan pengasuh Natalie yang kebetulan masih muda dan belum menikah. Usia ayah Natalie yang terbilang masih muda dan kekayaan yang bergelimang pun menggoda sang pengasuh untuk menuruti kemauan tuannya.


Natalie yang semakin beranjak dewasa semakin mengerti pula yang disaksikannya. Sang pengasuh mulai kesal karena Natalie sering mengganggunya saat berhubungan intim dengan ayahnya akhirnya pun menyiksanya.


Ayah Natalie yang sudah dibutakan oleh cintanya pada sang pengasuh sudah acuh melihat puterinya di siksa.


"Daddy...... Sakit Daddy... tolonggggg ampunnnn" teriakan demi teriakan Natalie tak di tanggapi ayahnya lagi.


Sementara ibu Natalie yang mendengar saat itu juga oun tau perselingkuhan suaminya dan pengasuh puterinya. Juga kekerasan pada puterinya.


Ibu Natalie diancam akan dibunuh puterinya jika berani bertindak apapun, apa lagi sampai melaporkannya kepihak berwajib.


Dengan waktu yang singkat sang pengasuh menjadi nyonya besar di rumah itu setelah perceraian antara orang tua Natalie. Namun kepahitan hidup Natalie tak sampai disitu, ibu nya dijadikan pelayan dirumahnya sendiri dalam kondisi sakit parah.


Natalie yang usianya sudah cukup besar pun paham dan tidak tega melihat ibunya bekerja pun juga ikut membantunya meringankan beban dipundaknya.


Kejahatan sang pengasuh semakin bertambah semenjak pernikahannya dengan ayah Natalie, dia menyiksa Natalie dan ibunya didepan ayah Natalie. Dan pahitnya lagi ayahnya acuh melihat penyiksaan itu.


Ibunya adalah satu-satunya semangatnya sudah tidak ada lagi disampingnya, ayahnya yang bahkan sudah dianggap mati juga olehnya. Keluarga? dia bahkan tidak pernah merasakan adanya keluarga dihidupnya. Dia benar-benar merasa sebatang kara, kehidupan ibunya yang tertutup membuatnya tidak mempunyai satupun kerabat yang dikenalnya. Semua itu seakan dikubur dalam-dalam oleh ayahnya sendiri. Natalie merasa tidak berguna lagi. Tidak ingin hidup lagi saat itu juga.


Kehancurannya ditambah saat ayahnya mengirimnya kepanti asuhan kumuh di pinggir kota. Ayahnya membuangnya dan tertawa bahagia bersama istri barunya yang cantik.


Dipanti asuhan Natalie mengubah jati dirinya, sikapnya, pemikirannya. Dia bukan pendiam lagi saat di tindas, bukan menangis lagi saat dihina. Natalie bahkan mencari uang sendiri untuk biaya sekolahnya, dan beruntungnya karena kecerdasannya Natalie mendapat beasiswa hingga tamat sarjana. Natalie tumbuh menjadi gadis mandiri dan dewasa.


Hingga dia bertemu dengan Christian Anderson, mereka bertemu dibangku kuliah. Chris yang kala itu sudah jatuh hati pada Natalie mulai mendekatinya, tapi Natalie yang sudah menutup hatinya rapat-rapat pada seorang pria tidak pernah meladeni pria-pria yang mendekatinya.


Chris tidak menyerah, dia terus menaklukan Natalie hingga Natalie pun mulai jengah dan menerima Chris menjadi temannya.


Pertemanan mereka makin lama makin dekat hingga beberapa tahun hingga akhirnya Chris mengetahui alasan sikap dingin Natalie pada pria, masa lalu kelamnya, orang tuanya, penyiksaan, perceraian itu, hingga dibuangnya dia ke panti asuhan padahal masih memiliki ayah.


Hati Chris ternyuh, dia merasa ikut sakit mendengar kenyataan pahit wanita yang dicintainya. Semenjak saat itu Chris berjanji akan menjaga dan melindungi Natalie dengan sekuat tenaga yang dia punya. Dia akan melindungi Natalie, tidak akan dibiarkan lagi Natalie menderita dalam hidupnya.


Haiiiii..... readersssssku


aku baru pertama nulis di manga ni, semoga kalian suka yaaaaa.....


semangatin akuu😊😊😊