
Disaat Tuan Eddison bersama rekan-rekan bisnisnya tengah asik bercengkrama, Natalie diam-diam menarik tangan Christian ke arah belakang gedung.
Alis Christian mengerut seakan bertanya "kenapa?". Tentu saja itu membuat Natalie semakin kesal.
"Kamu keterlaluan!" Natalie melepaskan tangannya yang tadinya menarik Christian.
"Apanya sayang?" ucap Christian mencoba meraih kembali tangan Natalie.
Natalie menepisnya, maniknya memerah menandakan adanya kemarahan dari pemiliknya.
"Okay, sorry" ucap Christian mendekatkan wajahnya menangkup wajah Natalie dengan kedua telapak tangannya.
"Minggir!" usir Natalie.
Christian tidak putus asa, lelaki itu semakin mendekat hingga Natalie berada di jalan buntu. Kini wanita itu sudah bersandar di tembok dengan Christian yang semakin mendekat.
"Menjauh Christian, aku masih marah"
"Kalau begitu jangan marah lagi" Christian kini mengunci Natalie dengan kedua tangannya berada ditembok kanan dan kiri wanita itu.
"Aku minta maaf. Aku hanya ingin laki-laki itu tidak mendekatimu lagi, apa aku salah?"
"Tapi kamu keterlaluan, kenapa harus bilang akan menikah aku-
"Kenapa? Kau tidak mau menikah dengan ku? lalu akan menikah dengan siapa? Lelaki itu?" ucap Christian santai dengan sinis mengingat beberapa waktu lalu Frans mendekati wanitanya.
"Chris, itu berlebihan. Dia tidak mendekatiku"
"Omong kosong, aku mengetahuinya Natalie" kini Christian menjauh dari wanita itu membalik badan dan sedikit ada amarah.
"Kenapa jadi kamu yang marah?"
"Dan sekarang marah juga tidak boleh?"
Wanita itu mengalah, Christian tidak akan mengalah jika sudah mengenai kecemburuan. lalaki itu akan diam dan tetap diam tanpa bicara dengan kemarahannya. Natalie mengayunkan kakinya mendekati lelaki itu yang kini menatap kearah lelampuan kota dari atas gedung itu.
Natalie memeluk Christian dari belakang, entah ini ķenginan dari hati atau hanya rasa bersalah. Yang Natalie tau, hanya Christian yang perduli dan dia miliki sekarang. Dan dia tak ingin menyakiti lelaki baik hati ini lagi, yang sekian lama telah menjaga dan menunggu cintanya.
Christian mulai menghangat merasakan kenyamanan pelukan wanitanya. Tangannya mulai membalas, kemudian membalik badan dan kembali memeluk lagi. Kini dia semakin meresapi hangatnya pelukan itu, pelukan yang selama ini dia nantikan.
"Maaf" ucap Natalie masih dalam dekapan Christian.
Christian tak menjawab. Kini semakin mempererat dekapannya. Rasanya lelaki itu ingin semakin mengentikan waktu sejenak seperti Goblin di Drama Korea dan menikmati keromantisan seperti ini.
Mereka melepaskan pelukan, tetapi tangan Christian masih melingkar di pinggang Natalie.
"Kau milik ku. Hanya milik ku, ingat itu Natalie" tatap tajam manik Christian.
Natalie tak menjawab, wanita itu hanya tersenyum pasrah mengiyakan permintaan Christian kekasihnya itu.
Christian kini kembali mendekatkan wajahnya menangkup wajah Natalie dengan satu tangannya dan tangan yang lain masih berada di pinggang Natalie.
Bibir lelaki itu mulai menyentuh bibir merah milik Natalie, kemudian menempel dan mulai meresapinya. Natalie pasrah, sudah mulai terbiasa dengan adegan-adegan seperti ini dari Christian.
Pangutan itu cukup pelan meresapi satu sama lain yang kini Natalie juga mulai membalas, dan semakin memanas dengan Christian yang semakin memeluk posesif Natalie. Menikmati yang akhirnya kini menjadi miliknya dan hanya miliknya.
Natalie tak pernah menyangka berada di posisi seperti ini, sahabatnya kakaknya yang selama ini selalu ditolaknya kini dia telah meluluhkan hatinya juga. Natalie semakin memantapkan hati bersama Christian, mungkin ini saatnya giliran Natalie yang membahagiakan lelaki baik itu.
Menjaganya, mencintainya dan selalu berada disisinya. Dan tentunya Natalie harus berusaha keras membuang rasa traumanya dengan cepat demi cinta nya Christian, lelaki yang kini belajar dia cintai.
Dari kejauhan seorang lelaki mengepalkam tangannya mendapati adegan dari sepasang kekasih baru itu. Bibirnya tersenyum getir mendapati kekalahan. Tidak. Kamus keluarganya tidak ada kekalahan ini hanya ancaman dan dia harus menyingkirkannya, dengan cara halus.
Yang aku inginkan akan jadi milik ku.
To be continue>>>