Natalie'S Marriedlife

Natalie'S Marriedlife
Chapter 11



Mobil mewah milik Christian sudah terparkir di baseman apartemen miliknya. Lelaki itu berlari kecil membukakan pintu untuk wanita yang kini resmi menjadi kekasihnya. Natalie tersenyum sembari menutupi kulit mulusnya yang kedinginan, pakaiannya basah kuyup akibat adegan drama korea dipinggir pantai tadi.


Mereka berjalan menuju lift , Christian mengusap-usap lengan Natalie dari balik jas miliknya yang dipakai wanita itu.


"Dingin sayang?"


"Hemmmm.. tidak terlalu" jawab Natalie agak canggung dipanggil dengan sebutan sayang.


Pintu lift terbuka, mereka masuk dengan segera kemudian Christian menekan tombol 12. Dengan posesif Christian memeluk tubuh Natalie berniat memberikan kehangatan. Natalie terkejut hampir saja marah. Tapi saat mengingat siapa Christian sekarang membuatnya mengurungkan niat dan lebih memilih diam. Dia tau Christian masih sangat dalam suasana bahagia dan dia tak ingin merusak itu.


Pintu terbuka Christian melepaskan pelukan mereka menggandeng mesra Natalie memasuki hunian mewahnya. Dengan cekatan lelaki tampan itu menekan beberapa nomor yang merupakan kode akses untuk masuk. Tak lama pintu apartement terbuka kemudian mereka masuk.


"Bukankah sebaiknya aku pulang ke rumah ku Chris"


"NO. Ini juga rumah mu sayang" jawab Christian agak berteriak karena masuk ke kamar mengambil handuk untuk Natalie.


"Tapii bajuku basah. Aku akan mengenakan apa?" kesal Natalie.


"Masuk kamarku segera bersihkan tubuhmu. Pakaianmu ada diatas ranjangku. Aku akan mandi di kamar mandi tamu" Christian menyerahkan handuk.


"Pakaianku?" Natalie berlari ke kamar besar milik Christian terkaget melihat baju wanita lengkap dengan ********** tersusun rapi diatas tempat tidur Christian.


"Apa ini? Kau menyimpan pakaian wanita? Kau memasukan wanita dikamarmu Chris?" selidik Natalie.


"Yaaa"


"Lalu kenapa kau ingin kita bersama, bukankah seharusnya kau sudah puas bersama wanita-wanitamu" Natalie sedikit emosi. Entah apakah dia mulai cemburu pada kekasihnya itu.


Christian mengulum senyum membuka kemejanya yang basah menutupi lengan kekarnya dengan handuk berjalan kearah Natalie.


Natalie memalingkan wajahnya memasang air muka yang marah. Tidak disangka lelaki yang selama ini dianggapnya baik berbuat seperti ini.


"Sayang" peluk kembaki tubuh wanita itu. " Yaa aku menyimpan pakaian wanita, aku memasukan seorang wanita kekamar ku. Kau tau? Wanita itu dirimu Natalie" cium lembut Christian kepala Natalie.


"Hei apa ini? kau cemburu?" terkekeh Christian.


"Tidak. Aku tidak cemburu aku hanya kaget, ku kira kau lelaki tidak baik tadinya"


"Sekarang?"


"Sudah.. aku ingin mandiii" dorong Natalie tubuh Christian keluar dari ruangan itu.


Pintu ditutup keras, Christian terus mengulum senyum tidak menyangka Natalie cemburu padanya. Ya sekarang Natalie adalah kekasihnya wajar dia cemburu tapi yang membuat Christian tidak menyangka karena hanya hal kecil seperti itu yang berhasil membuat Natalie cemburu. Christian yakin Natalie akan perlahan mencintainya layaknya seorang kekasih.


Christian ikut membersihkan diri dikamar mandi tamu, beberapa menit kemudian selesai dan mengenakan pakaian. Pintu kamar masih tertutup. Apa Natalie belum sekesai mandi. Atau masih marah?


Tok tok tokkk...


"Sayang" ketuk Christian .


"Aku masuk yaaa" lelaki itu masuk menggunakan kunci cadangan yang dia punya. Pintu memang dikunci tapi Natalie lupa siapa pemilik kamar ini. Christian memasang mata melihat sekitar ruangan. Tak ada siapa-siapa. Kaki nya melangkah menuju kamar mandi mengira wanitanya masih mandi.


Beberapa kali namanya dipanggil namun tak ada jawaban, Christian memberanikan diri membuka pintu. Kosong.


"Dimana dia?" Christian mulai panik.


"Sayang.... sayanggg.. sayang..... Nataliee"


Christian berlari keluar kamar mandi menyalakan lampu kamarnya...


"Sayangg...."


To be continuee>>>>