
tak terasa setelah satu bulan pernikahan Nadia dan Daniel, dan sekarang waktu terus berjalan di mana sudah sembilan bulan berlalu untuk Daniel dan Nadia menjalankan hidup sebagai suami istri, saat ini Daniel dan Nadia menghadiri pernikahan Abang kedua Nadia yang itu green dan Cika.
saat ini Nadia tengah hamil besar di mana kandungan nya sudah memasuki sembilan bulan dengan di temani Gesi dan Lina yang juga sedang hamil. Gesi usia kehamilan nya memasuki bulan ke enam sedangkan Lina kehamilan nya memasuki bulan ke lima.
jika kalian bertanya kenapa tiba-tiba Lina sudah menikah maka jawaban nya adalah karena ini semua ulah dari ibu hamil siapa lagi kalau bukan Nadia.
di saat kehamilan nya menginjak dua bulan Nadia sangat ingin melihat pernikahan Gesi dan Han juga Lina dan Alex di satukan hal itu tentu saja sempat membuat mereka merasa tersiksa namun tidak bisa berbuat apa-apa di saat Daniel yang sudah turun tangan untuk membiayai semua keperluan pernikahan mereka yang sangat di adakan besar-besaran.
dan sekarang kita beralih lagi ke Leon dan Laras, setelah Leon berhasil memegang satu perusahaan cabang milik daniel di saat itu pula Leon memutuskan untuk meminang Laras dan tak lama mereka pun menikah bisa di bilang beda satu bulan dari pada green.
begitu juga dengan green yang kini juga sudah mengelola perusahaan nya sendiri namun masih ada dalam campur tangan Daniel.
saat ini adalah hari pernikahan green dan Cika, terlihat sepasang pengantin tersebut kini tengah tersenyum bahagia menyambut para tamu undangan yang hadir di acara mereka Tersebut.
"gua gak nyangka si Cika gak tau nya dapat Abang Lo nad"ucap Gesi membuat Nadia Terkekeh.
"setidaknya aku lega, dia dapat laki-laki seperti bang green"ucap Nadia yang di angguki oleh Cika.
"sekarang semuanya udah bahagia bukan, semua nya sudah menemukan pasangan masing-masing"ucap laras yang menatap ke arah panggung sambil tersenyum.
"andai aja, jika kelak anak kita pada jodoh pasti seru tuh besanan"ucap Lina membuat para perempuan saling pandang.
"emmm, boleh sih tapi liat kan lah dulu anak kita aja gak tau mana yang sosis mana yang donat"ucap Gesi membuat yang lain tertawa sambil mengangguk.
"sayang apa kamu gak lelah, ayok kita istirahat"ucap Daniel yang kini sudah mendekat ke arah istri berserta para suami yang lain.
Nadia yang mendengar hal tersebut menatap ke arah sang suami sambil tersenyum."kalian istirahat lah juga gak biak wanita hamil terlalu lama duduk"ucap Nadia membuat yang lain mengangguk.
Nadia pun bangkit dari duduknya yang di Bantu oleh sang suami di saat dia langkah, langkah Nadia terhenti di saat iya merasakan sakit yang sangat luar biasa.
"akhhhh,, sakit"erang Nadia membuat Daniel terkejut Begitu juga dengan yang lain yang kini sudah mendekat ke arah nya.
"sayang kamu kenapa"panik Daniel di saat melihat Nadia yang kini kesakitan.
"astaga Daniel jangan bilang Nadia akan melahirkan"heboh Lina membuat Daniel panik.
"hiks hiks, mas sakit mas"Isak Nadia membuat Daniel semakin bingung.
"terus aku harus apa sayang, kamu cakar aja tubuh aku"panik Daniel membuat semua orang melongo.
Eva yang melihat itu langsung mendekat ke arah sang anak dan terkejut melihat cairan bening di bawah lantai.
"astaga Daniel kenapa kamu gak bawa istri kamu ke rumah sakit hah? dia mau melahirkan "teriak Eva membuat semua orang menatap ke arah mereka.
Daniel yang baru sadar pun langsung menggendong sang istri dan berlari ke arah luar gedung acara pesta yang di ikuti oleh Malik juga Eva.
"kau di sini aja Laras temani Cika"ucap Lina membuat Laras mengangguk.
dan setelahnya Lina dan Alex juga Gesi dan Han ikut menyusul keluar dari area gedung, Cika dan green saling pandang dan tak lama bertanya ke arah sang mama Ketika melihat orang tuanya mendekat.
"ma , ada apa"ucap green menatap ke arah sang mama yang terlihat cemas dan panik.
"semoga acaranya cepat selesai ya, itu adx kamu mau melahirkan"ucap Ina membuat green dan Cika terkejut.
__________
saat ini di rumah sakit tepat di ruangan persalinan sudah ada Eva dan Malik, Gesi dan Han jangan lupakan Lina dan Alex yang sama-sama cemas menunggu kabar tentang Nadia.
"apa masih lama"ucap Gesi ke arah sang suami yang kini menatap ke arah nya.
"Tenang lah, kita harus menunggu Nadia pembukaan baru bisa di keluarkan bayi nya"ucap Eva membuat Gesi mengangguk.
di dalam ruangan persalinan saat ini Daniel tengah kelimpungan tak berdaya melihat sang istri yang kesakitan.
"mas, hiks hiks sakit mas"ucap Nadia lemah membuat Daniel merunduk menahan hawa panas di matanya.
"pliss sayang, kamu bertahan ya aku mohon, salur kan rasa sakit nya ke aku sayang saluran, Jambak aku cakar aku"ucap Daniel yang terus menggenggam kuat tangan sang istri.
"huf huf, akhhhh sakit masss hiks hiks"ringis Nadia yang terus menggeleng ketika merasakan sakit yang sangat luar biasa.
"dokter apa belum bisa sekarang dok"ucap Daniel terlihat memohon dokter yang melihat itu pun tertegun.
"baiklah Nyonya Nadia, anda ikuti saya ya jika saya bilang ngenjen maka ngenjen paham"ucap dokter yang di angguki cepat oleh Nadia.
"dalam hitungan ketiga Nyonya ngejen"komando sang dokter.
satu.
dua.
tiga.
"ayokk Nyonya"
"arghhhhh"
"lagi Nyonya dorong lagi"
satu.
dua..
tiga.
oekk oekk oekk
"hah hah hah"
suara tangisan bayi menggema di ruangan tersebut Daniel yang mendengar suar tersebut menatap ke arah sang bayi yang kini sudah di tangani dokter dan tak lama menatap ke arah sang istri dengan setetes air mata.
"hiks, makasih sayang makasih "ucap Daniel mencium semua wajah sang istri.
"iya mas"ucap Nadia dengan lemah.
"makasih sudah mau melahirkan buah hati kita Terimakasih sayang"ucap Daniel yang hanya di angguki oleh Nadia.
"sehhh, akhhhh dokter perut saya sakit lagi"pekik Nadia di saat merasakan sakit kembali.
sang dokter yang mendengar hal tersebut terkejut." apa Nyonya hamil anak kembar "ucap sang dokter membuat Daniel terkejut.
"akhhhh, sakit dok"ucap Nadia sang dokter yang melihat itu langsung mendekat dan tak lama kembali terkejut di saat melihat sebuah kepala yang nongol sedikit.
"nyonya, mari dorong lagi Keluar kan anak kedua Nyonya"ucap sang dokter membuat Nadia mengangguk Daniel yang melihat itu terisak-isak Ketika melihat sang istri sangat kesakitan.
"mulai yang nyoya"
satu.
dua..
tiga..
"ngejen"
"arghhhhh"
"sedikit lagi Nyonya"
satu.
dua.
tiga.
"arghhhhh"
"sehhh"ringis Daniel di saat merasakan kuku sang istri menancap sempurna di wajah nya.
oekkk oekkk oekkk.
"selamat tuan dan nyonya, bayi kalian dua-duanya berjenis kelamin perempuan, hanya terpaut 10 menit"ucap sang dokter memberikan bayi tersebut ke arah suster.
Daniel yang mendengar hal tersebut tersenyum menatap haru ke arah sang istri." makasih untuk semuanya sayang"ucap Daniel mencium semua wajah sang istri.
jika di dalam ruangan menimbulkan hawa haru dan bahagia berbeda di luar ruang yang saat ini menimbulkan banyak tanda tanya pada semua orang yang ada di sana.
"ini kenapa suara bayi nya ada dua"heran Gesi menatap ke arah pintu ruangan bersalin.
"wahhh,, apa jangan-jangan Nadia hamil kembar ini"heboh Alex membuat semua orang saling tatap.
"Tante apa selama ini kalian tidak atau hal ini"ucap Lina menatap ke arah Eva.
"tidak soal nya selama ini mereka tidak ada yang ingin USG"ucap Eva membuat Lina mengangguk.
"seperti nya benar, jika Daniel dan Nadia mempunyai anak kembar "ucap Lina membuat semua orang menatap nya berbinar.
_#skip..
saat ini di ruangan VVIP sudah ada sekumpulan keluarga Nadia yang turut hadir ingin melihat sang buah hati Nadia dan Daniel.
"CK, CK, CK, masih gak nyangka Lo main nya kuat bener sampai dapat dua"ucap Alex menepuk pundak Daniel yang masih setia menatap ke arah sang istri.
"selamat ya dah jadi ayah"ucap Lina yang di angguki kecil oleh Daniel.
"kalian nyusul lah, jangan biarkan aku menjadi ibu sendirian "ucap Nadia membuat yang lain Terkekeh.
"Daniel apa kamu sudah tau nama untuk kedua anak mu"ucap Ina menatap ke arah cucu bungsu nya yang berada di dalam gendongan nya.
"benar, katakan lah kami penasaran "ucap Eva yang sangat antusias menggendong cucu sulung nya.
"mas apa kamu sudah tau nama apa yang bagus untuk mereka berdua"ucap Nadia menatap ke arah Daniel.
"anak pertama, Natasha naddael afartcof-- di mana nama tengah nya persatuan dengan nama ku juga Nadia yang berarti naddael Nadia Daniel"ucap Daniel membuat semua orang tersenyum.
"anak kedua, Nadella naddael afartcof"ucap Daniel membuat semua orang tersenyum menatap ke arah bayi tersebut.
"apa nama mereka punya arti boy"ucap Malik menatap ke arah Daniel.
"Natasha, dalam bahasa Rusia artinya perempuan yang kuat dan juga cantik" ucap Daniel membuat semua orang saling pandang dan tersenyum.
"terus bayi kedua kamu"ucap Ina menatap ke arah bayi di dalam dekapan nya.
"arti nama Nadella iyalah sosok perempuan yang memiliki bakat yang luar biasa, sosok gadis yang tampang menyerah cocok sama Kaka nya yang kuat"ucap Daniel membuat semua orang mengangguk.
"welcome baby Asha dan juga baby Della"ucap para ibu hamil serentak membuat yang lain tertawa kecil.