MY PERFECT HUSBAND - TRUE LOVE

MY PERFECT HUSBAND - TRUE LOVE
BAB 40



Malam puncak perayaan hari ulangtahun Hotel Delux yang ke 20 begitu meriah, banyak kembang api yang bertaburan meramaikan langit dimalam hari.


Malam itu menjadi 2 perayaan sekaligus, yeng pertama malam ulang tahun hotel dan yang kedua adalah malam syukuran 4 bulan usia putra putrinya yang menggemaskan.


Satu persatu keryawan karyawati memberi Jimmy dan Olivia hadiah meskipun mereka masih bayi dan tidak mengerti dengan itu semua tetap saja terlihat mimik bahagia dari wajah keduanya.


“CEO.. Nona Kanaya selamat ya.. anak-anak anda sangat lucu dan manis..” Rini


“Ya.. mereka juga menggemaskan, hm.. bahagianya bisa memiliki anak kembar.. hai nona kecil, tuan muda  kecil...” Betty mencubit pelan kedua pipi bayi itu secara bergantian.


“Terimakasih.. kalian juga cepatlah menikah..”


Semua ucapan selamat itu datang silih berganti, semuanya larut dengan kebahagiaan itu.


***


“Sayang...” Krystal menggelayuti tangan kekar suaminya.


“Hm...?”


Krystal memegang tangan Louhan dan menempatkannya di perut, “Kau merasakannya..?”


“Tu.. tunggu... Krystal.. kau....?” Louhan berdecak bahagia.


Krystal mengangguk, “Hm.. aku hamil.. sudah 2 minggu..”


“Be... benarkah ini..? itu artinya aku akan segera menjadi ayah?” Bukan hanya Krystal saja yang menangis bahagia tapi Louhan pun tak luput dari air mata kebahagiaannya.


***


“Kenapa belum tidur..?” Kanaya mengalungkan tangannya di leher Rendra, “Apa yang sedang kau fikirkan..?”


 


Rendra menghela nafas dan memeluknya, “Aku sedang berfikir kapan kita akan menambah momongan..”


“Haah..?” Kanaya menaruh telapak tangannya dikening suaminya itu, “Tidak demam.. apa yang salah dengan isi kepalamu..?”


“Hm...? Maksudmu aku ....”


Kanaya mengangguk, “Hm..” kemudian ia tertawa dan mendorong Rendra.


“Awas saja jika aku menangkapmu kau tidak akan kulepaskan..!”


“Dasar mesum... bahkan kau sudah memiliki 2 anak sekaligus, tapi kau masih ingin menambah momongan lagi..”


 


“Cepat kemari.. sebelum aku yang memaksamu...” Rendra perlahan melepaskan baju kaos itu dan memperlihatkan dada bidangnya.


“Pakai bajumu...”


“Tidak.. sebelum aku selesai melahapmu..”


Dengan cepat Rendra menyambar tangan Kanaya dan menariknya hingga mereka rebah bersamaan di atas ranjang.


“Aaaaaaaa......! lepaskan aku.. kau mesum..” Kanaya memberontak.


“Aku hanya mesum denganmu.. tidak pernah dengan wanita lain...”


“Rendra..! Aaaaaa......!”


***


Sherly terlihat semakin cantik dengan gaun pengantinnya begitu juga dengan Bima yang semakin tampan, “Paman.. kau tinggi sekali.. bahkan aku harus berjinjit untuk menciummu...”


Lagi-lagi sebutan paman itu membuatnya kesal, “Tidak usah menciumku.. aku tidak butuh..!”


“Hah...? kau marah..?”


“Berisik...!”


 


“Berisik...!” Dengan cepat Bima ******* bibir Sherly.


***


Selly dan Zean mengikat hubungan mereka dengan cincin pertunangan di sebuah pulau romantis.


Sedangkan dikediaman Jordy.. ia begitu antusias memandangi hasil USG Miranda yang menunjukan jenis kelamin bayi mereka laki-laki.


“Akhirnya aku juga akan menjadi seorang ayah.. Miranda terimakasih..”


Miranda mengangguk, “Hm...”


***


Tristan dipenuhi kebahagiaan yang berlipat, malam itu ia mendampingi Viona bersalin di sebuah rumah sakit.


Setelah sabar menanti akhirnya bayi perempuan merekapun lahir, ini adalah kehamilan keduanya setelah ia tahu siapa ayah kandung dari kehamilan pertamanya itu sangat membuatnya depresi berat hingga mengakibatan keguguran.


Begitu banyak cobaan yang mereka alami meskipun begitu tak satupun dari Tristan ataupun Viona yang ingin menyerah, mereka tetap bersama-sama mencari jalan keluar.


Berobat kesana kemari menghabiskan banyak biaya yang tidak sedikit, akhirnya usaha mereka membuahkan hasil.


Kini Tristan telah bebas dari vonis kemandulan, kemandulannya hanyalah bersifat sementara.


***


Mereka semua benar-benar larut dalam kebahagian mereka masing-masing, terkecuali Seihan si dokter muda nan tampan ia punya segalanya bisa membeli apapun dengan kekayaannya, namun tidak dengan kisah cintanya.


Setiap kali ia kencan buta selalu saja gagal, pasangan kencan butanya itu benar-benar takut jika harus menjalin kasih asmara dengan seorang dokter.


Malam itu ia hanya menikmati popcorn dan segelas jus di apartemen mewahnya, tidak ada kehidupan ataupun cerita yang spesial darinya.


Terkadang sebelum tidur ia pergi kedapur dan memanaskan sejenak susu UHT yang ada di dalam kulkas, setelah mendidih ia tuangkan kedalam gelas dan menyeduhnya selagi hangat.


Pemuda yang hidupnya nyaman tanpa harus memikirkan sakit hati karena penghianatan cinta dan sebagainya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Kasihan T_T mungkin ada yang mau jadi pasangannya?