
5.00PM Sisi meninggalkan kampus setelah ngobrol lama dengan Brian teman kecilnya sewaktu dia berlibur ditempat neneknya di Bogor . Saat membuka pintu mension dia tersentak kaget mendapati Peter tengah bermesraan dengan Lala tanpa disadari air matanya sudah turun ke pipi . Sisi langsung berbalik dan mengahapus air matanya dengan kasar . Ia berlari saat Peter memanggil namanya .
Sisi : Kenapa sesakit ini aku melihatnya , aku tahu ini hanya pura-pura , aku tahu Peter tidak mungkin mencintaiku . Ya Tuhan aku mencintainya . Sisi berkata disela-sela tangisnya . Dia mencari taxi bergegas menuju apartemennya .
* Mension Peter
Lala : Sepertinya tadi Sisi menangis , kau jahat Peter harusnya kau tidak melakukan itu padanya !
Peter : Iya aku tau , aku hanya ingin membuktikannya saja Lala . Rasanya aku sakit melihat dia menangis seperti itu .
Lala : Peter dia sangat mencintaimu , lebih baik kejar dia sekarang jelaskan semuannya !
Peter : Iya aku akan menjelaskannya . Untung saja aku memasang GPS di handphonenya . Terimakasih Lala .
Lala : Selamat berjuang Peter !
20menit Sisi pun sampai didepan apartemennya . Tingtong Tingtong
Feli : Iya sebentar *membuka pintu . Sisi ? Kau kenapa ? Kenapa menangis ada apa denganmu ?
Sisi : Aku tidak apa-apa Feli . Malam ini boleh kah aku menginap disini?
Feli : Tentu saja boleh ini kan apartemen kamu juga , tapi disini ada Mike .
Sisi : Aku akan kekamar ku , aku tak akan mengganggumu dengan Mike . *masuk kekamar
Mike : Kenapa dia menangis ?
Feli : Aku tidak tahu Mike , mungkin aku akan bertanya jika dia sudah tenang dan siap menceritakan padaku .
Mike : Pasti ini ada hubungannya dengan Peter .
Feli : Maksudmu apa Mike ?
Mike pun menceritakan semuanya pada Feli .
Sepeninggalannya Mike dari apartemen , Feli langsung menemui Sisi . Tok tok
Feli : Boleh aku masuk ?
Sisi : Iya masuk lah .
Feli : Apa kau sudah tenang ? Apa kau bisa bercerita sekarang ?
Sisi : Kenapa kau tersenyum seperti itu ? Apa aku menjijikan ? Apa aku terlihat konyol?
Feli : Haha iya ingusmu sangat menjijikan Si , sepertinya kau tulus mencintai Peter sampai begitu cemburunya melihat Peter mencium Lala .
Feli pun menceritakan rencana Peter yang sengaja membuatnya cemburu .
Sisi : Aaa Feli aku terlihat konyol sekarang , aku malu sekali . Peter tak perlu melakukan seperti itu aku sangat mencintainya Feli .
Feli : Apa kau sudah mengatakanya ke Peter ?
Sisi : Aku takut mengatakannya Feli , aku tahu Peter tidak mencintaiku . Aku takut menyakiti diriku sendiri dengan dia tidak membalasku .
Peter : Kamu salah Sisi !
Seketika Sisi terkejut melihat Peter yang tiba-tiba masuk ke kamarnya . Peter pun duduk didepan Sisi dan memegang tangannya .
Peter : Maaf kan aku Sisi . Aku melakukannya hanya ingin membutikan benarkah kau mencintaiku ? Apa yang kamu katakan tidak benar .
Sisi : Ya Peter aku mencintaimu .
Peter : Aku juga mencintaimu Sisi . Coba katakan sekali lagi !
Sisi : Aku mencintaimu Peter mencintaimu .
Peter langsung memeluk Sisi sangat erat dia pun berbisik
Peter : Apa aku boleh menciummu ?
Sisi hanya menjawab dengan anggukan . Peter pun melumat bibir mungil Sisi sampai Peter melepaskan pagutannya karena kehabisan nafas .
Peter : Huh , sebaiknya kita pulang kemension sekarang . Aku ingin melahapmu !
Sisi : Aku tidak mau , aku mau menginap disini .
Peter : Kasurmu kecil akan sempit untuk berdua .
Sisi : Kalo kamu tidak mau , silahkan pulang kemensionmu sendiri !
Peter : Iya-iya tuan putri aku akan menginap disini juga .
Peter segera menghapus sisa air mata Sisi dan menyuruhnya mendekat . Sisi pun tertidur dipelukan Peter hingga pagi menjelang .