
Konser Peter berjalan dengan sukses di tiga Negara namun ntah kenapa dia hanya gelisah memikirkan Sisi , dia terus saja tidak tenang berjauhan dengannya .
Mike : Woy bro ! Mikirin Sisi ya ?
Peter : Entahlah Mike . Kenapa aku merasa tidak tenang jika berjauhan dengannya?
Mike : Jangan-jangan kau mulai jatuh cinta dengannya ?
Peter : Haha jangan bercanda kau . Tidak lucu ! Mana mungkin aku jatuh cinta padanya , dia hanya fans ku .
Mike : Oh ya benarkah ?
Peter : Diam ! Mau ku sobek mulutmu . Aku tidak mencintainya . Titik!
Mike : Woow santai boss ! Iya aku percaya .
11.00PM pesawat sudah mendarat di Kanada , Peter terpisah dari krunya ia cepat melajukan mobilnya menuju mansion .
Bruaaak *membuka pintu
Ana : Peter ! Apa yang kau lakukan , kau ingin membunuh ibumu ? Aku bisa terkena serangan jantung !
Peter : Maaf ibu , aku terburu-buru . Dimana Sisi ibu ? Apa dia baik-baik saja ?
Ana : Kau ini terburu-buru hanya untuk menanyakan Sisi , ibumu saja tidak kau perhatikan? Apa kau tidak rindu ibumu ?
Peter : Maaf ibu aku selalu rindu padamu ibu *mencium pipi Ana .
Ana : Hmm dia dikamarmu Peter . Mungkin dia sudah tidur . Seharian dia menemani ibu belajar membuat kue . Kue kesukaan mu .
Peter : Baiklah ibu aku akan keatas .
Ana : Ya sayang .
Peter bergegas menuju kamarnya , sampai dikamar dia mendapati Sisi yang sudah terlelap bersama mimpinya . Peter pun tak tega membangunkannya . Akhirnya dia langsung menuju kamar mandi membersihkan diri dan menyusul Sisi ke alam mimpi .
7.00Am Sisi terbangun dari mimpinya dia merasakan perutnya seperti ada yang menindihnya , saat dia melihatnya ternyata Peter telah memeluk dalam tidurnya .
Sisi : Setiap malam kau memelukku aku tidak akan keberatan Peter . *gumamnya
Peter : Eheem kau sudah bangun ? Enak pelukan ku?
Sisi : *menyibak tangan Peter . Ti tidak . Kau kenapa kau tidur disini ? Dan kapan kau kembali ? Bagaimana bisa kau tidur memelukku ?
Peter : Sssst diamlah sayang dibawah ada Ibu , kau tidak mau kan ibu curiga kalo kita hanya pura-pura ? Dan aku yakin kau menyukai pelukanku . *senyum menggoda
Sisi : Ti tidak aku tidak menyukainnya .
Peter : Jangan berbohong wajahmu sudah seperti udang rebus . Atau kau ingin lebih dari ini , aku yakin kau akan lebih menyukainya .
Sisi : Tidak ! Jangan menggodaku Peter !
Sisi pun berlari kekamar mandi membersihkan diri . Setelah selesai dengan rutinitas paginya Sisi kembali bersiap diri , ia mendapati Peter tertidur kembali .
Sisi : Mungkin dia lelah , sebaik aku tidak akan mengganggumu sayang . Aku akan kekampus naik taxi saja . *gumamnya
*Kampus
Sisi : Huh akhirnya kelas selesai juga . Aku sangat bosan *gumamnya . Sisi yang sedang memainkan ponselnya tiba-tiba terkejut saat ada yang menepuk bahunya .
Brian : Bukankah kau Sisi ? Sisilia Ganila ?
Brian : Hei kau lupa padaku ? Aku Brian , Brian temanmu . Kau ingat waktu kau pergi ke rumah nenek mu di Bogor kau tersesat dihutan dan kau menangis sampai aku menemukanmu .
Sisi : Astagaa , kau Brian gembul itu ? Ya Tuhan kemana lemak-lemakmu ? Bahkah kau lebih tanpan dengan rambut mowhakmu . Apa kabarmu ?
Brian : Meskipun lemak ku hilang aku tetap imut . Aku baik dan kau ?
Sisi : Aku baik juga Brian .
Brian bertanya sambil mencolek hidung mancungnya Sisi tanpa disadari mereka berdua diseberang jalan sepasang tatapan yang begitu tajam memperhatika . Peter yang melihat wanitanya disentuh dia merasa sangat marah , ia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi .
Peter : Lihat saja Sisi kau berani bermain dibelakangku , aku akan membalasmu ! *membanting setir
*Studio
Bruuuaak
Dengan emosi yang memuncak Peter membanting pintu studio membuat Mike , Lala dan krunya menjungkit kaget .
Mike : Woy bos ! Apa yg kau lakukan kau akan merusak pintunya .
Peter : Aku kesal Mike , ternyata dia berani bermacam-macam dibelakangku ?
Mike : Sisi maksudmu? Memangnya dia kenapa ?
Peter : Aku tadi kekampusnya berniat menjemputnya tapi aku mendapati dia dengan pria lain , dan kau tahu pria itu menyentuh hidungnya .
Mike : Haha , kau sangat konyol bung . Dia hanya menyentuh hidungnya . Ya dan kau bilang kau tidak mencintainya , kenapa kau seposesif ini ?
Peter : Entahlah aku merasa tidak suka orang lain menyentuh milik ku . Aku sangat kesal Mike .
Mike : Payah kau . He Peter sebaiknya kau menguji dirimu sendiri . Saat kau bersamanya apa yg kau rasakan ? Jika saat kau bersamanya kau merasa nyaman dan jantungmu seperti ingin melompat , fiks kau jatuh cinta padanya .
Peter : Ya itu yang aku rasakan saat bersamanya . Apaiya aku mencintainya . Aku takut kehilangannya . *berkata dalam hati
Lala : Peter sudahlah perempuan itu hanya mempermainkan mu , tak usah pedulikan dia . *menyentuh tangan Peter
Peter : Trus kau ingin aku bersamamu ? Jangan mimpi La !
Lala : Kenapa kau jahat sekali Peter , kau membuatku sedih .
Peter : Aku bisa berbuat lebih jahat lagi padamu , jaga sikapmu . Aku menyayangimu sebagai temanku jangan berharap lebih !
Lala : Tapi Peter ?
Peter : Cukup Lala ! Apa kau tidak puas membuatku tertekan karena gosip murahan yang kau ciptakan ?
Lala : Maafkan aku Peter , jangan membenciku . Aku berjanji tidak akan membuat kerusuhan yang menyusahkanmu .
Peter : Aku memaafkanmu . Jadilah temanku yang baik . Aku butuh bantuanmu!
Lala : Apa ?
Peter : Kita harus berakting ciuman didepan Sisi , aku akan membalas Sisi .
Lala : Aku tidak mau , kau gila . Ini akan menyakitinya . Jangan lakukan ini , aku sudah merelakanmu bersamanya .
Peter : Lala aku hanya ingin melihatnya dia cemburu padaku atau tidak . Dia bilang hanya menyukai ku karna aku idolanya . Bukankah kau ingin menjadi teman yang baik untuk ku ?
Lala : hmm okelah