My Idol My Husband

My Idol My Husband
BAB 7




Konser Peter berjalan dengan sukses di tiga Negara namun ntah kenapa dia hanya gelisah memikirkan Sisi , dia terus saja tidak tenang berjauhan dengannya .


Mike : Woy bro ! Mikirin Sisi ya ?


Peter : Entahlah Mike . Kenapa aku merasa tidak tenang jika berjauhan dengannya?


Mike : Jangan-jangan kau mulai jatuh cinta dengannya ?


Peter : Haha jangan bercanda kau . Tidak lucu ! Mana mungkin aku jatuh cinta padanya , dia hanya fans ku .


Mike : Oh ya benarkah ?


Peter : Diam ! Mau ku sobek mulutmu . Aku tidak mencintainya . Titik!


Mike : Woow santai boss ! Iya aku percaya .


11.00PM pesawat sudah mendarat di Kanada , Peter terpisah dari krunya ia cepat melajukan mobilnya menuju mansion .


Bruaaak *membuka pintu


Ana : Peter ! Apa yang kau lakukan , kau ingin membunuh ibumu ? Aku bisa terkena serangan jantung !


Peter : Maaf ibu , aku terburu-buru . Dimana Sisi ibu ? Apa dia baik-baik saja ?


Ana : Kau ini terburu-buru hanya untuk menanyakan Sisi , ibumu saja tidak kau perhatikan? Apa kau tidak rindu ibumu ?


Peter : Maaf ibu aku selalu rindu padamu ibu *mencium pipi Ana .


Ana : Hmm dia dikamarmu Peter . Mungkin dia sudah tidur . Seharian dia menemani ibu belajar membuat kue . Kue kesukaan mu .


Peter : Baiklah ibu aku akan keatas .


Ana : Ya sayang .


Peter bergegas menuju kamarnya , sampai dikamar dia mendapati Sisi yang sudah terlelap bersama mimpinya . Peter pun tak tega membangunkannya . Akhirnya dia langsung menuju kamar mandi membersihkan diri dan menyusul Sisi ke alam mimpi .


7.00Am Sisi terbangun dari mimpinya dia merasakan perutnya seperti ada yang menindihnya , saat dia melihatnya ternyata Peter telah memeluk dalam tidurnya .


Sisi : Setiap malam kau memelukku aku tidak akan keberatan Peter . *gumamnya


Peter : Eheem kau sudah bangun ? Enak pelukan ku?


Sisi : *menyibak tangan Peter . Ti tidak . Kau kenapa kau tidur disini ? Dan kapan kau kembali ? Bagaimana bisa kau tidur memelukku ?


Peter : Sssst diamlah sayang dibawah ada Ibu , kau tidak mau kan ibu curiga kalo kita hanya pura-pura ? Dan aku yakin kau menyukai pelukanku . *senyum menggoda


Sisi : Ti tidak aku tidak menyukainnya .


Peter : Jangan berbohong wajahmu sudah seperti udang rebus . Atau kau ingin lebih dari ini , aku yakin kau akan lebih menyukainya .


Sisi : Tidak ! Jangan menggodaku Peter !


Sisi pun berlari kekamar mandi membersihkan diri . Setelah selesai dengan rutinitas paginya Sisi kembali bersiap diri , ia mendapati Peter tertidur kembali .


Sisi : Mungkin dia lelah , sebaik aku tidak akan mengganggumu sayang . Aku akan kekampus naik taxi saja . *gumamnya


*Kampus


Sisi : Huh akhirnya kelas selesai juga . Aku sangat bosan *gumamnya . Sisi yang sedang memainkan ponselnya tiba-tiba terkejut saat ada yang menepuk bahunya .


Brian : Bukankah kau Sisi ? Sisilia Ganila ?


Brian : Hei kau lupa padaku ? Aku Brian , Brian temanmu . Kau ingat waktu kau pergi ke rumah nenek mu di Bogor kau tersesat dihutan dan kau menangis sampai aku menemukanmu .


Sisi : Astagaa , kau Brian gembul itu ? Ya Tuhan kemana lemak-lemakmu ? Bahkah kau lebih tanpan dengan rambut mowhakmu . Apa kabarmu ?


Brian : Meskipun lemak ku hilang aku tetap imut . Aku baik dan kau ?


Sisi : Aku baik juga Brian .


Brian bertanya sambil mencolek hidung mancungnya Sisi tanpa disadari mereka berdua diseberang jalan sepasang tatapan yang begitu tajam memperhatika . Peter yang melihat wanitanya disentuh dia merasa sangat marah , ia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi .


Peter : Lihat saja Sisi kau berani bermain dibelakangku , aku akan membalasmu ! *membanting setir


*Studio


Bruuuaak


Dengan emosi yang memuncak Peter membanting pintu studio membuat Mike , Lala dan krunya menjungkit kaget .


Mike : Woy bos ! Apa yg kau lakukan kau akan merusak pintunya .


Peter : Aku kesal Mike , ternyata dia berani bermacam-macam dibelakangku ?


Mike : Sisi maksudmu? Memangnya dia kenapa ?


Peter : Aku tadi kekampusnya berniat menjemputnya tapi aku mendapati dia dengan pria lain , dan kau tahu pria itu menyentuh hidungnya .


Mike : Haha , kau sangat konyol bung . Dia hanya menyentuh hidungnya . Ya dan kau bilang kau tidak mencintainya , kenapa kau seposesif ini ?


Peter : Entahlah aku merasa tidak suka orang lain menyentuh milik ku . Aku sangat kesal Mike .


Mike : Payah kau . He Peter sebaiknya kau menguji dirimu sendiri . Saat kau bersamanya apa yg kau rasakan ? Jika saat kau bersamanya kau merasa nyaman dan jantungmu seperti ingin melompat , fiks kau jatuh cinta padanya .


Peter : Ya itu yang aku rasakan saat bersamanya . Apaiya aku mencintainya . Aku takut kehilangannya . *berkata dalam hati


Lala : Peter sudahlah perempuan itu hanya mempermainkan mu , tak usah pedulikan dia . *menyentuh tangan Peter


Peter : Trus kau ingin aku bersamamu ? Jangan mimpi La !


Lala : Kenapa kau jahat sekali Peter , kau membuatku sedih .


Peter : Aku bisa berbuat lebih jahat lagi padamu , jaga sikapmu . Aku menyayangimu sebagai temanku jangan berharap lebih !


Lala : Tapi Peter ?


Peter : Cukup Lala ! Apa kau tidak puas membuatku tertekan karena gosip murahan yang kau ciptakan ?


Lala : Maafkan aku Peter , jangan membenciku . Aku berjanji tidak akan membuat kerusuhan yang menyusahkanmu .


Peter : Aku memaafkanmu . Jadilah temanku yang baik . Aku butuh bantuanmu!


Lala : Apa ?


Peter : Kita harus berakting ciuman didepan Sisi , aku akan membalas Sisi .


Lala : Aku tidak mau , kau gila . Ini akan menyakitinya . Jangan lakukan ini , aku sudah merelakanmu bersamanya .


Peter : Lala aku hanya ingin melihatnya dia cemburu padaku atau tidak . Dia bilang hanya menyukai ku karna aku idolanya . Bukankah kau ingin menjadi teman yang baik untuk ku ?


Lala : hmm okelah