My Idol My Husband

My Idol My Husband
BAB 21



Peter terbangun dari tidurnya , ia meraba-raba disampingnya tidak ada apapun disana .


Peter : Kemana lagi dia ? *pikirnya . Peter yang menyadari Sisilia tidak ada dikamarnya langsung mencarinya . Setelah ia membuka pintu kamar Peter mendapati Sisilia yang tertidur ditumpukan buku-buku dengan laptop masih menyala .



Peter : Ya tuhan , apa yang kau kerjakan Sisi sampai kau tertidur ? Bukankah kau sudah selesai dengan studimu .


Peter yang memperhatikan komputer heran karena bukan nama Sisilia yang tertera disana .


Peter : Angel ? Apa ini ? Apa Sisilia mengerjakan tugasnya orang ini ? Peter yang bingung akhirnya mencari ponsel Sisilia , ia membuka beberapa pesan diponsel Sisi . Peter mendapati satu pesan dari Angel yang meminta Sisilia mengerjakan tugasnya dengan imbalan Sisilia mendapat uang sebesar 2juta .


Peter : Sisi , apa yang kau lakukan ? Apa kau tidak bisa meminta padaku ?


Peter pun segera menutup kembali ponselnya Sisilia dan menggendong Sisilia untuk tidur pindah di ranjang . Setelah meletakan Sisilia , Peter langsung menelfon Ana .


Peter : Mama ? Apa kau masih menuntut keluarga Sisilia untuk membayar semua hutang ayahnya kepada papa ?


Ana : Tidak sayang , bukankah kau yang sudah membeli rumah itu ?


Peter : Iya ma . Apa mereka sudah membayarnya ?


Ana : Ya mereka memang membayarnya tetapi mama menolaknya , mama sudah berbicara ke mereka dan mereka juga masih bersedia menikah kan Sisilia denganmu ?


Peter : Benarkah apa yang kau katakan ma ?


Ana : Benar Peter , mama tidak mau menyesal kedua kalinya .


Peter : Tapi ma kenapa Sisilia masih mencari uang ?


Ana : Mama tidak tahu sayang , lebih baik kau tanyakan sendiri padanya .


Sambungan telfon pun terputus . Peter kemudian kembali berbaring disebelah Sisilia dan ikut memejamkan matanya .


Pukul 5.00Am Sisilia terbangun dari tidurnya .


Sisilia : Bagaimana bisa aku tidur disini , apa jangan-jangan Peter ? Ah entahlah .


Sisilia yang melihat Peter masih terlelap tidurnya tidak berani membangunkannya . Ia bergegas kekamar mandi dengan langkah pelan agar tidak terdengar Peter . Sisilia sudah bersiap untuk berangkat kerja namun Peter masih juga belum bangun dari mimpinya , terpaksa Sisilia pun pergi tanpa berpamitan dengan Peter .


Sisilia : Fel , aku berangkat kerja dulu . Peter belum bangun jika dia mencariku bilang saja aku bekerja tapi jangan pernah kau beri tahu dia aku kerja dimana .


Feli : Iya Sisi , berhati-hatilah !


Beberapa jam kemudian Peter sudah bangun ia bingung mencari keberadaan Sisilia , dia tidak menemukannya sama sekali di dalam apartemen itu .


Peter : Fel dimana Sisi ?


Feli : Dia sudah berangkat .


Peter : Berangkat kemana ?


Feli : Bekerjalah , Sisilia kan sekarang bekerja dia harus mengumpulkan uang untuk kembali ke Indonesia .


Peter : Dimana dia bekerja ?


Feli : Aku tidak tahu .


Peter : Ayolah bicara , dimana Sisilia bekerja !


Feli : Aku benar-benar tidak tahu Peter sebaiknya kau bertanya padanya .


Peter pun meraih ponselnya tetapi sebelum dia menelfon Sisilia ponselnya berdering terlebih dahulu ternyata asistennya menelfon .


Peter : Ada apa ?


Luke : Ada tamu dari Indonesia ingin bertemu denganmu bos , sepertinya penting menyangkut wanitamu .


Peter : Baik aku akan kesana sekarang .


Peter pun mematikan ponselnya dan pergi menuju perusahaannya .


*Dikantor


Peter : Siapa tamuku , dimana dia ?


Mike : Dia diatas diruanganmu .


Peter : Bagaimana bisa kau menyuruhnya langsung ke ruanganku !


Peter : Apa ? Siapa dia?


Mike : Keatas lah mereka menunggumu !


Peter pun berjalan cepat menuju ruangannya , ia penasaran siapa tamunya . Sampai ia membuka pintu ruangannya ternyata yang datang adalah Gani ayah dari Sisilia namun Peter belum mengenalnya .


Peter : Ada apa ini ? Kenapa kalian mencariku ?


Andrew : Duduklah dulu , beri salam pada mertuamu ?


Peter : Siapa dia ? Mertuaku ?


Ana : Sayang dia adalah ayahnya Sisilia , calon mertuamu .


Peter : *kaget . Anda om Gani ?


Gani : Iya Peter aku ayahnya Sisilia .


Peter : Maaf om aku hanya mendengar namamu jadi aku tidak tahu jika anda ayah dari kekasihku .


Gani : Kekasihmu ? Sejak kapan kalian bersama bahkan Sisilia tidak pernah bilang dia mengenalmu !


Peter : Dia hanya malu om .


Gani : Oh begitu . Oke langsung ke intinya saja , jadi kau yang membeli rumahku ?


Peter : Tidak .


Andrew : Peter kami sudah tahu , Mike sudah cerita semuanya kau yang menyuruhnya membeli rumah Gani .


Peter : Iya pa memang aku membelinya .Apa yang salah dengan itu ?


Gani : Tidak ada yang salah . Aku telah berterimakasih kau telah membeli rumah kami . Aku meminta satu hal cukup disini saja hubungan kau dan Sisilia .


Peter langsung marah saat mendengar Gani menyuruh Peter mengakhiri hubungannya .


Peter : Aku tidak mau , apa maksud anda tuan ?


Gani : Aku ingin kau meninggalkan Sisilia , kau sudah membeli rumah kami dan uang itu akan ku bayarkan ke papamu , kita impas !


Peter : Aku tidak mau ! Sampai kapan pun aku tidak akan meninggalkan Sisilia . Aku mencintainya om . Bahkan aku membeli rumah itu hanya untuk Sisilia , aku akan memberikan kejutan dia dengan membeli rumah itu dan mengembalikan ke Sisilia ! Peter yang terlihat menahan amarahnya memegang gelas sampai pecah , dan keluarlah darah segar dari tangannya . Ana yang mengetahui itu langsung menarik tangan Peter .


Ana : Peter apa yang kau lakukan ?


Peter : Biarkan saja ma !


Ana : Kau gila darahmu sangat banyak sayang !


Ana langsung mengambil kotak P3K dan mulai mengobati luka Peter .


Ana : Sayang jangan seperti ini .


Peter : Ma aku tidak bisa , lebih baik aku mati jika harus berpisah dengan Sisilia . Aku mencintainya ma bahkan melebihi nyawaku .


Ana : Cukup Peter !


Peter yang tidak menghiraukan ucapan Ana , ia mendekat kearah Gani dan sujud di kakinya .


Peter : Om aku mohon ijinkan aku bersama Sisilia , aku berjanji tidak akan menyakitinya . Aku akan membahagiakan dia semampuku .


Gani yang iba dengan Peter langsung menarik tubuh Peter berdiri didepannya .


Gani : Jadi seorang Peter idola para wanita selemah ini ? Bagaimana bisa kau membahagiakan Sisilia jika kau selemah ini ?


Peter yang belum mengerti maksud Gani hanya diam saja .


Gani : Peter terimakasih sudah bersedia mencintai putriku . Aku percayakan dia padamu *menepuk pundak Peter .


Peter : Maksud om ?


Gani : Ya aku merestuimu , aku hanya mengujimu seberapa seriusnya kau dengan putriku .


Peter yang merasa sangat bahagia langsung memeluk Gani . Ia merasa menjadi pria yang sangat beruntung .


Peter : Terimakasih om , aku akan menjaganya .