
Peter terbangun dari tidurnya , ia meraba-raba disampingnya tidak ada apapun disana .
Peter : Kemana lagi dia ? *pikirnya . Peter yang menyadari Sisilia tidak ada dikamarnya langsung mencarinya . Setelah ia membuka pintu kamar Peter mendapati Sisilia yang tertidur ditumpukan buku-buku dengan laptop masih menyala .
Peter : Ya tuhan , apa yang kau kerjakan Sisi sampai kau tertidur ? Bukankah kau sudah selesai dengan studimu .
Peter yang memperhatikan komputer heran karena bukan nama Sisilia yang tertera disana .
Peter : Angel ? Apa ini ? Apa Sisilia mengerjakan tugasnya orang ini ? Peter yang bingung akhirnya mencari ponsel Sisilia , ia membuka beberapa pesan diponsel Sisi . Peter mendapati satu pesan dari Angel yang meminta Sisilia mengerjakan tugasnya dengan imbalan Sisilia mendapat uang sebesar 2juta .
Peter : Sisi , apa yang kau lakukan ? Apa kau tidak bisa meminta padaku ?
Peter pun segera menutup kembali ponselnya Sisilia dan menggendong Sisilia untuk tidur pindah di ranjang . Setelah meletakan Sisilia , Peter langsung menelfon Ana .
Peter : Mama ? Apa kau masih menuntut keluarga Sisilia untuk membayar semua hutang ayahnya kepada papa ?
Ana : Tidak sayang , bukankah kau yang sudah membeli rumah itu ?
Peter : Iya ma . Apa mereka sudah membayarnya ?
Ana : Ya mereka memang membayarnya tetapi mama menolaknya , mama sudah berbicara ke mereka dan mereka juga masih bersedia menikah kan Sisilia denganmu ?
Peter : Benarkah apa yang kau katakan ma ?
Ana : Benar Peter , mama tidak mau menyesal kedua kalinya .
Peter : Tapi ma kenapa Sisilia masih mencari uang ?
Ana : Mama tidak tahu sayang , lebih baik kau tanyakan sendiri padanya .
Sambungan telfon pun terputus . Peter kemudian kembali berbaring disebelah Sisilia dan ikut memejamkan matanya .
Pukul 5.00Am Sisilia terbangun dari tidurnya .
Sisilia : Bagaimana bisa aku tidur disini , apa jangan-jangan Peter ? Ah entahlah .
Sisilia yang melihat Peter masih terlelap tidurnya tidak berani membangunkannya . Ia bergegas kekamar mandi dengan langkah pelan agar tidak terdengar Peter . Sisilia sudah bersiap untuk berangkat kerja namun Peter masih juga belum bangun dari mimpinya , terpaksa Sisilia pun pergi tanpa berpamitan dengan Peter .
Sisilia : Fel , aku berangkat kerja dulu . Peter belum bangun jika dia mencariku bilang saja aku bekerja tapi jangan pernah kau beri tahu dia aku kerja dimana .
Feli : Iya Sisi , berhati-hatilah !
Beberapa jam kemudian Peter sudah bangun ia bingung mencari keberadaan Sisilia , dia tidak menemukannya sama sekali di dalam apartemen itu .
Peter : Fel dimana Sisi ?
Feli : Dia sudah berangkat .
Peter : Berangkat kemana ?
Feli : Bekerjalah , Sisilia kan sekarang bekerja dia harus mengumpulkan uang untuk kembali ke Indonesia .
Peter : Dimana dia bekerja ?
Feli : Aku tidak tahu .
Peter : Ayolah bicara , dimana Sisilia bekerja !
Feli : Aku benar-benar tidak tahu Peter sebaiknya kau bertanya padanya .
Peter pun meraih ponselnya tetapi sebelum dia menelfon Sisilia ponselnya berdering terlebih dahulu ternyata asistennya menelfon .
Peter : Ada apa ?
Luke : Ada tamu dari Indonesia ingin bertemu denganmu bos , sepertinya penting menyangkut wanitamu .
Peter : Baik aku akan kesana sekarang .
Peter pun mematikan ponselnya dan pergi menuju perusahaannya .
*Dikantor
Peter : Siapa tamuku , dimana dia ?
Mike : Dia diatas diruanganmu .
Peter : Bagaimana bisa kau menyuruhnya langsung ke ruanganku !
Peter : Apa ? Siapa dia?
Mike : Keatas lah mereka menunggumu !
Peter pun berjalan cepat menuju ruangannya , ia penasaran siapa tamunya . Sampai ia membuka pintu ruangannya ternyata yang datang adalah Gani ayah dari Sisilia namun Peter belum mengenalnya .
Peter : Ada apa ini ? Kenapa kalian mencariku ?
Andrew : Duduklah dulu , beri salam pada mertuamu ?
Peter : Siapa dia ? Mertuaku ?
Ana : Sayang dia adalah ayahnya Sisilia , calon mertuamu .
Peter : *kaget . Anda om Gani ?
Gani : Iya Peter aku ayahnya Sisilia .
Peter : Maaf om aku hanya mendengar namamu jadi aku tidak tahu jika anda ayah dari kekasihku .
Gani : Kekasihmu ? Sejak kapan kalian bersama bahkan Sisilia tidak pernah bilang dia mengenalmu !
Peter : Dia hanya malu om .
Gani : Oh begitu . Oke langsung ke intinya saja , jadi kau yang membeli rumahku ?
Peter : Tidak .
Andrew : Peter kami sudah tahu , Mike sudah cerita semuanya kau yang menyuruhnya membeli rumah Gani .
Peter : Iya pa memang aku membelinya .Apa yang salah dengan itu ?
Gani : Tidak ada yang salah . Aku telah berterimakasih kau telah membeli rumah kami . Aku meminta satu hal cukup disini saja hubungan kau dan Sisilia .
Peter langsung marah saat mendengar Gani menyuruh Peter mengakhiri hubungannya .
Peter : Aku tidak mau , apa maksud anda tuan ?
Gani : Aku ingin kau meninggalkan Sisilia , kau sudah membeli rumah kami dan uang itu akan ku bayarkan ke papamu , kita impas !
Peter : Aku tidak mau ! Sampai kapan pun aku tidak akan meninggalkan Sisilia . Aku mencintainya om . Bahkan aku membeli rumah itu hanya untuk Sisilia , aku akan memberikan kejutan dia dengan membeli rumah itu dan mengembalikan ke Sisilia ! Peter yang terlihat menahan amarahnya memegang gelas sampai pecah , dan keluarlah darah segar dari tangannya . Ana yang mengetahui itu langsung menarik tangan Peter .
Ana : Peter apa yang kau lakukan ?
Peter : Biarkan saja ma !
Ana : Kau gila darahmu sangat banyak sayang !
Ana langsung mengambil kotak P3K dan mulai mengobati luka Peter .
Ana : Sayang jangan seperti ini .
Peter : Ma aku tidak bisa , lebih baik aku mati jika harus berpisah dengan Sisilia . Aku mencintainya ma bahkan melebihi nyawaku .
Ana : Cukup Peter !
Peter yang tidak menghiraukan ucapan Ana , ia mendekat kearah Gani dan sujud di kakinya .
Peter : Om aku mohon ijinkan aku bersama Sisilia , aku berjanji tidak akan menyakitinya . Aku akan membahagiakan dia semampuku .
Gani yang iba dengan Peter langsung menarik tubuh Peter berdiri didepannya .
Gani : Jadi seorang Peter idola para wanita selemah ini ? Bagaimana bisa kau membahagiakan Sisilia jika kau selemah ini ?
Peter yang belum mengerti maksud Gani hanya diam saja .
Gani : Peter terimakasih sudah bersedia mencintai putriku . Aku percayakan dia padamu *menepuk pundak Peter .
Peter : Maksud om ?
Gani : Ya aku merestuimu , aku hanya mengujimu seberapa seriusnya kau dengan putriku .
Peter yang merasa sangat bahagia langsung memeluk Gani . Ia merasa menjadi pria yang sangat beruntung .
Peter : Terimakasih om , aku akan menjaganya .