
Hari ini Peter keluar dari rumah sakit setelah tiga hari dirawat disana .
Andrew : Sebaiknya kau di mension utama saja biar ada yang merawatmu .
Peter : Tidak usah pa , aku pulang ke mensionku sendiri ada Sisilia yang mau merawatku . Iya kan Sisi ?
Sisilia : Iya om biar aku yang merawat Peter .
Ana : Baiklah aku akan sering-sering menengok kalian .
* Mension Peter
Sampai di mension mereka disambut para pelayan . Sarah adalah pelayan setia Peter , umurnya tidak jauh dengan Sisilia . Dia juga berasal dari Indonesia makanya Sisilia cepat akrab dengan Sarah .
Sarah : Nona biar saya panggilkan Luke agar bisa membantu nona mengantar tuan ke atas .
Sisilia : Tidak usah Sarah biar aku saja . Hei Peter apa kau tidak bisa berjalan sendiri , kau kan sudah kuat .
Peter : Kenapa kau kasar sih , aku kan masih sakit .
Sisilia : Tapi aku tidak kuat jika terus membopongmu seperti ini , kau sangat berat !
Peter : Iya-iya sayang *melepaskan rangkulannya dan merebahkan diri diranjang .
Sisilia : Sudah enakan ? Kau mau sesuatu makan atau minum ?
Peter : Tidak aku ingin kau tidur disampingku sekarang !
Sisilia : Peter jangan bercanda ini masih jam 9 pagi , lagian kau juga belum mandi !
Peter : Mandiin *senyum menggoda .
Sisilia : Apaa ? Tidak mau !
Peter : Lihat lah aku masih lemas *memelas .
Sisilia : Apa kau tidak malu ?
Peter : Kenapa aku malu kau sudah melihatnya , ayolah .
Peter yang tiba-tiba bangun dan melepaskan semua pakaian nya membuat Sisilia tersentak .
Sisilia : Hei jangan telanjang disini *memerah . Pakai handukmu *melempar handuk !
Sisilia dengan wajah memerah akhirnya mau memandikan Peter tentu saja Peter tidak bisa diam dan tahulah kalian apa yang terjadi selanjutnya .
2jam kemudian mereka keluar dari kamar mandi . Sisilia pun terlihat sangat kelelahan menuruti semua yang di inginkan Peter . Bahkan sampai beberapa kali mereka mencapi puncak .
Sisilia : Huh bagaimana bisa kau sakit masih sekuat ini ?
Peter : Apa kau menginginkannya lagi sayang ?
Sisilia : Tidak !
Sisilia yang memerah karena malu langsung berlari keluar kamar , Peter hanya terkekeh melihat tingkah Sisilia .
Sisilia : Dasar tidak tahu malu *bergumam.
Sudah 2 minggu Sisilia tinggal bersama Peter tentu saja Peter yang memintanya . Ia juga sudah tidak bekerja di toko bunganya Lisa . Sebenarnya Sisilia ingin tetap bekerja disana namun Peter melarangnya dengan mengancam akan menggusur toko itu , akhirnya Sisilia pun menurut pada Peter .
Sesekali Sisilia masih menegok Lisa untuk membantunya merangkai bunga sambil menunggu kepulangannya Peter .
Suatu ketika Sisilia sedang duduk di kursi taman tiba-tiba Peter menghampirinya .
Peter : Kau sedang apa ?
Peter : Mau makan diluar ?
Sisilia : Aku sudah makan bersama Sarah , kau belum makan ?
Peter : Aku tidak lapar . Lalu kamu ingin apa ?
Sisilia : Aku ingin pulang ke Indonesia Peter , aku rindu sama ayah dan ibu hiks hiks .
Peter : Baiklah bulan depan kita ke Indonesia sayang , sudah jangan menangis lagi *memeluk .
Sisilia : Itu terlalu lama Peter , aku mau besok kita berangkat .
Peter : Tidak bisa ! Aku masih ada meeting dan beberapa urusan perusahaan sayang .
Sisilia : Hiks hiks , baik aku berangkat sendiri saja !
Peter yang mendengar tangisannya Sisilia semakin kencang hanya bisa mengalah .
Peter : Huh baiklah sayang bagaimana kalo 2minggu lagi , aku mohon mengertilah sayang aku harus mengurus sesuatu .
Sisilia : Oke 2minggu lagi .
Peter : Sebaiknya kau tidur sayang ini sudah larut .
Sisilia : Kau tidak mau tidur ?
Peter : Aku masih harus mengecek laporan keuangan perusahaan sayang .
Sisilia : Yasudah aku juga tidak akan tidur !
Peter : Kau ini kenapa sih sebenarnya ?
Sisilia : Aku akan tidur kalo kau juga tidur , titik!
Peter : *menghela nafas , baiklah aku temani kau tidur . Ayo ke atas !
Sisilia : Gendong !
Peter yang heran dengan sikap manja Sisilia akhirnya hanya bisa pasrah . Ia pun menggendong Sisilia dan menemaninya sampai Sisilia tertidur . Peter yang merasa Sisilia sudah nyenyak ia pun langsung meninggalkan Sisilia dan kembali ke ruang kerja .
* Diruang Kerja
Peter yang mengecek pekerjaannya kembali teringat ucapan Sisilia yang ingin pulang ke Indonesia , ia segera mencari ponselnya menelfon Mike .
Peter : Halo Mike aku butuh bantuanmu .
Mike : Apa lagi ?
Peter : 2 minggu lagi aku akan ke Indonesia dengan Sisilia apa kau bisa mengurus pertunanganku disana tentu saja dirumah yang telah aku beli dari ayah Gani .
Mike : Kau ingin seperti apa ?
Peter : Semewah mungkin ! Aku ingin memberikan kejutan untuk Sisilia dan ya kau beri tahu juga Feli untuk cuti kuliah .
Mike : Oke kau tenang saja aku akan urus semuanya .
Peter : Ku harap kau tidak mengecewakan ku .
Sambungan telpon pun terputus , Peter kemudian kembali ke kamar menyusul Sisilia tidur .
Peter : Sisilia semoga kau akan menyukai apa yang ku berikan nanti .