
Disisi lain Peter yang tengah disibukan oleh tournya terpaksa meninggalkan Kanada untuk beberapa minggu . Ia tidak bisa menolak perjodohan yang di lakukan Ana dan Joni .
Peter : Kek aku tidak mau dijodohkan aku hanya mencintai Sisilia . Aku tahu aku salah aku telah membohongimu tapi itu dulu kek aku benar-benar sudah jatuh cinta dengannya . Aku mohon kek bicaralah dengan ibu . Maafkan aku kek ! Tanpa disadari Peter menjatuhkan air matanya .
Joni : Aku sungguh kecewa padamu Peter , sudahlah turuti ibumu . Apa kau tidak ingin membahagiakan ku dan juga ibumu?
Peter : Aaargh kakek tidak mengerti ! Peter mengusap wajahnya dengan kasar dan masuk kekamar . Dengan geramnya ia membanting pintu kamarnya dan menjatuhkan barang-barang dikamarnya , ia melampiaskan emosinya dengan memukul cermin sampai tangannya berlumuran darah .
Peter : Sisilia aku mencintaimu , maaf kan aku ! ia berkata disela-sela tangisannya .
Ana yang mendengarkan keributan dari lantai atas langsung bergegas mendekat .
Tok
Tok
Ana : Peter ! Buka pintunya ! Apa yg kamu lakukan ?
Peter : Tinggalkan aku sendiri ! Sudah puas kau menghancurkan hatiku bu !
Ana : Peter aku menjodohkanmu dengan anak sahabat ibu hanya ingin melihatmu bahagia ini yang terbaik Peter .
Peter : Ibu jangan sok tahu . Bahagiaku hanya bersama Sisilia , dia yang terbaik !
Ana : Jika dia terbaik untukmu dia tidak akan mungkin bersama pria lain , *berbohong.
Peter : Maksud ibu apa ?
Ana : Bukalah pintunya !
Peter kemudian membuka pintu .
Ana : Sayang lihat dirimu sangat memprihatinkan hanya karena perempuan seperti dia kau sampai seperti ini .
Peter : Jelaskan padaku bu apa maksud ibu bilang Sisilia dengan pria lain ?
Peter : Hanya aku yang tahu siapa yang pantas untuk ku bukan ibu !
Ana : Cukup Peter ! Lihat dirimu kau sudah berani membentak ibumu demi membela perempuan itu ! Ibu tidak mau tahu kamu harus bisa menerima perjodohan ini . Tour terakhirmu ke Indonesia dan ibu akan ikut denganmu . Kita akan menemui sahabat ibu ! Jika kau terus menolak dan seperti ini jangan pernah anggap aku ibumu . Mengerti kau !
Peter semakin marah ia membanting gitarnya didepan ibunya . Dia sangat geram dan menjambak rambutnya dengan kasar .
Keesok harinya Peter berusaha menemui Sisilia di apartemennya tapi ternyata sesampainya di apartemen Sisilia sudah pergi ke kampus , ia pun menuju kampus .
Sisi yang tengah mengobrol dengan Brian tiba-tiba dikagetkan oleh Peter .
Peter : Oh jadi benar yang dibilang ibuku *menggebrak meja !
Sisi : Peter ? Apa maksudmu ?
Peter : Ikut denganku ! Peter menarik tangan Sisi dan menyeretnya menuju kamar mandi kampus .
Sisi : Peter kau kenapa ? Apa salahku ini sangat sakit .
Peter tidak menjawab apapun pertanyaan Sisi , ia melepaskan tangan Sisi dan langsung melumat bibir Sisi dengan sangat kasar . Bibir Sisi sampai berdarah karena gigitannya Peter . Ia membalikan tubuh Sisi hingga membelakanginya . Peter menyibak rok pendek Sisi , menurunkan celana dalamnya dan terjadilah ********
Peter : Dengar Sisilia ! Aku setiap hari hampir gila memikirkanmu dan kau malah bersenang-senang dengan pria itu , jangan salahkan aku Sisi jika aku menerima perjodohan ini ! Peter bergegas memakai celananya kembali dan meninggalkan Sisi yang manangis . Sisi hanya diam dia tidak tahu lagi harus berbuat apa , ia hanya menangis menahan rasa sakit . Dia memakai kembali celana dalamnya dan keluar berlari keluar kampus .
Brian : He Sisi ada apa denganmu ?
Sisi hanya menggelengkan kepalanya .
Brian : He bicaralah padaku Sisi apa yang terjadi ?
Sisi : Tidak Brian . Lebih baik aku pulang kelasku sudah selesai .
Brian : Mau ku antar , kau kelihatan sangat buruk Sisi . Aku tidak mau terjadi apa-apa denganmu .
Sisi hanya mengangguk kan kepalanya . Diperjalanan menuju apartemennya Sisi hanya diam tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya .