My Idol My Husband

My Idol My Husband
BAB 6



Selesai mandi Sisi bersiap menuju ruang makan , saat tiba ditempat makan ternyata sudah ada Ana .


Sisi : Eh tante Ana ? Tante sudah lama nunggu Sisi ? Sisi tak tahu kalo tante Ana akan datang pagi ini .


Ana : Tante baru saja tiba nak , ayo cepat kemari dan makan . Sepertinya kekasihmu sudah tidak sabar untuk makan .


Sisi tersipu malu tapi tidak dengan Peter dia hanya menatap Sisi dengan tatapan dinginnya .


Peter : Ma aku sudah selesai , aku akan pergi ke studio . Besok aku akan memulai konser tourku . *mencium kening Ana


Ana : Iya sayang , cepatlah selesaikan konsermu agar kau dan Sisi segera bertunangan . Ana melirik Sisi yang tersipu malu tak sengaja Ana melirik leher Sisi ada bekas merah disana .


Ana : Apa mereka sudah melakukan ? Astaga aku akan punya cucu . *berkata dalam hati


Peter : Ma ! Biarkan aku berkonsentrasi dengan konser ku . Setelah aku menyelesaikan konser ku baru kita membahas itu .


Ana : Iya sayang . Sebaiknya kau antarkan Sisi ke kampus sekalian kau berangkat ke studio .


Peter : Iya ma , ayo Sisi . Cepatlah !


Sisi : Iya Peter , tante Sisi berangkat ngampus dulu ya ? *mencium tangan Ana


Ana : Iya sayang . Hati-hati kalian .


* Kampus UK


Saat Sisi membuka pintu mobil hendak turun Peter menarik tangannya .


Peter : Aku akan pergi selama 2minggu , kau jangan macam-macam denganku . Jangan berdekatan dengan laki-laki manapun .


Sisi : Apa maksudmu ? Bukankah kita hanya pura-pura ? Kenapa kau melarangku dekat dengan laki-laki , apa kau sudah mencintaiku Peter ?


Raut wajah Peter seketika berubah tajam karena menahan emosi , dan mencengkeram tangan Sisi dengan erat .


Sisi : Peter ! Kau gila ya ini sakit !


Peter : Diam , kau hanya milik ku . Jika kau tidak mengikuti peritahku kau akan merasakan yang lebih menyakitkan dari ini . Dan kau selalu kau ingat aku tidak mencintaimu ! Paham !


Sisi : Iy iya Peter , lepaskan tanganku aku akan turun . *Orang aneh sebentar baik sebentar jahat , dasar ! Batin Sisi .


Pukul 11.00Am Sisi telah menyelesaikan kelasnya . Dia bergegas menuju kantin karena Feli sudah menunggunya.


Sisi : Hei Fel kau sudah lama ?


Feli : Barusan . Oh iya semalam kau kemana dengan Peter ? Kau tidak apa-apa kan?


Sisi : Aku tidak apa-apa Fel , aku menginap di mensionnya . Sisi pun menceritakan seluruhnya pada Feli .


Feli : Apaaaa ? Bagus dong kamu bisa semakin dekat dengan misimu .


Sisi : Ya begitulah , tapi Fel Peter sama sekali tidak menyukai ku .


Feli : Kalo menurutku dia menyukaimu hanya saja dia belum menyadari . Buktinya dia melarangmu berdekatan dengan pria lain .


Sisi : Entahlah Fel , semoga saja . Kita pulang aja yuk ?


Feli : Kau akan ke apartemen ?


Sisi : Iya aku akan menemanimu dulu sampai Peter menjemputku .


Feli : Baiklah , lets go dear !


*Apartemen


Sisi : Fel , kau tidak apa-apa sendirian di apartemen ?


Sisi : Hei hei apa kau sudah berkencan dengan Mike?


Feli : *tersipu malu . Semalam dia menyatakan cinta padaku Sis , dan kau tau ternyata Mike sahabat dekat dengan Peter . Aku dan Mike bisa membantumu !


Sisi : Sudahlah aku sendiri saja , jika aku merasa kesulitan baru deh minta bantuan kalian .


Feli : Okaaay *berpelukan .


Sisi : Baiklah aku akan menghabiskan waktuku disini bersamamu sebelum si mesum menjemputku . Haha


Feli : Haha


5.00PM Peter keluar dari studio dan melajukan mobilnya ke apartemen Sisi .


Tingtong tingtong


Sisi : Itu dia , aku balik dulu ya Fel . *memeluk


Feli : Iya Sisi , tetap hubungi aku ya sampai disana .


Sisi : Oke


Sisi berlari mengikuti Peter ke mobilnya .


Peter : Lama sekali sih !


Sisi : Berpamitan dulu sama Feli .


Peter : Aku tidak ada waktu , penerbanganku dipercepat . Luke sebaiknya kita langsung ke bandara sekarang !


Luke : Baik tuan .


Sesampai bandara Peter langsung turun semua team sudah menunggunya disana .


Peter : Hei apa kau tidak mau turun dan mengantarkanku ke dalam ?


Sisi : Harus ya aku berakting layaknya kekasihmu didepan team mu , bukan kah aku hanya berakting didepan kakek dan ibu ?


Peter : Aku tidak menerima penolakan ! *menyeret tangan Sisi


Sisi : Iya iya lepaskan tanganku ! Aku bisa berjalan sendiri , ini sakit tahu!


Mereka memasuki bandara setelah panggilan penerbangan ke Singapore terdengar Peter bergegas .


Peter : Aku akan pergi .


Sisi : Iya pergilah hati-hati .


Peter hanya diam menatap Sisi dan menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal .


Sisi : Kenapa kau masih disini , cepat pergi kau akan ketinggalan pesawat !


Peter : Apa kau tidak mau memberikan ciuman padaku sebelum aku pergi ?


Sisi : Tidaaak !


Bukan Peter namanya jika dia tidak mendapatkan apa yang di inginkan . Peter menarik tengkuk Sisi dan melahap bibirnya dengan lembut . Sisi hanya diam kemudian membalas melumat bibir Peter .



Mike : Woooy sob ! Kau akan tertinggal jika kau tidak melepaskan bibirnya !


Akhirnya Peter melepaskan ciumannya dan meninggalkan Sisi yang tersipu malu .