
Pagi ini Sisi telah menyelesaikan jam kuliahnya . Saat ia sedang dihalte menunggu taxi tiba-tiba mobil mewah berhenti tepat didepannya .
Peter : Sisi masuklah ! Ada hal penting yang ingin aku bicarakan .
Sisi : Apa ? *sambil duduk dikursi mobil
Peter : Ibu menyuruhku mengajakmu makan siang di caffe favoritnya .
Sisi : Sekarang ? Tapi aku belum siap .
Peter : Diamlah . Berperanlah dengan baik .
*Caffe E
Peter : Ibu sudah lama kah menungguku dan Sisi ? *mencium tangan Ana
Ana : Tidak sayang ibu baru pesan makanan
Sisi : Halo tante , tante cantik sekali hari ini? *peluk cium Ana
Ana : Kau juga cantik sayangku . Oh iya ada yang ingin aku bicarakan ke kalian .
Peter : Apa ibu?
Ana : Sebaiknya kita makan dulu , makanan sudah menanti kita .
Disela-sela makan siang mereka , ada seseorang tanpa diundang menyapa manja dengan pakaian yang kurang bahan .
Lala : Tante Ana ? Tante apa kabar ?
Ana : Hei Lala tante baik . Kamu baik juga kan ?
Lala : Baik dong tante , tante kok ga ngajak aku makan siang sih ada Peter juga . Dan dia siapa Peter ?
Peter : Dia Sisilia , dan Sisilia dia Lala Krisman
Sisi : Halo Lala Krisman aku Sisilia .
Lala : Ya aku Lala Krisman kau tahu aku kan aku kekasih Peter , dan kau siapa !
Peter : Cukup Lala ! Pergilah ! *dengan marah
Lala : Baiklah Peter sayang aku akan pergi . Tante Ana Lala pergi dulu ya .
Ana : Ya Lala hati-hati
Peter : Dasar Sampah ! Bu kau ingin bicara apa dengan kita berdua ? Cepatlah bu Sisi sebentar lagi akan ada kelas sore dan aku harus mengantarnya .
Ana : Iya sayang . Dengar kalian berdua harus bertunangan secepatnya!
Peter+Sisi : Whaat? Bertunangan . *kaget
Ana : Kenapa kalian kaget bukankah kalian senang ? Kalian harus bertunangan secepatnya jika tidak Kakek tidak segan-segan menjodohkanmu dengan Lala . Kau tahu kakek sangat ingin sekali kau segera menikah agar dia terbebas dari beban perusahaan selama ini? Dan dia ingin kau ynh menghendel semuanya .
Peter : Tapi bu ini terlalu cepat . Aku dan Sisi baru berkencan beberapa minggu ini . Ibu Sisi disini sedang study dia dari Indonesia dan aku belum bertemu dengan orangtuanya . Aku juga ingin tour dunia sebelum aku fokus ke perusahaan kakek .
Sisi : Iya Tante ini terlalu cepat . "Sekarang juga menikah dengan Peter aku juga mau , batin Sisi"
Ana : Baiklah aku akan mendiskusikan dengan kakekmu . Ibu akan pulang dulu .
Peter dan Sisi bergegas pergi meninggalkan caffe . Diperjalanan pun mereka kembali berdebat .
Peter : Bagaimana mungkin aku bertunangan denganmu !
Sisi : Aku juga tidak tahu , ini tidak sesuai rencana kita .
Peter : Baiklah Sisi kita harus mengubah rencana kita !
Sisi : Maksud mu ? Kita akan bertunangan ?
Peter : Ya tapi kita berpura-pura . Kau mau membantuku kan ? Aku akan membayarmu lebih .
Sisi : Maaf aku bukan barang yang seenaknya kau beli , aku tidak mau !
Sisi : Oke . Aku akan turun dan kau pergilah dari apartemenku !
Peter : Terimakasih Sisi . *meraih tangan Sisi dan menciumnya .
Deg
Ya Tuhan jantungku , tolong ! *batin Sisi . Peter pun melepaskan tangan Sisi dan meninggalkan Sisi yang mematung didepan pintu .
---
* Club R
Sisi: Feli kau yakin akan kedalam ?
Feli : Iya Sisi , tenanglah aku ada undangannya dan ini untuk dua orang . Ayo kita masuk . *menarik tangan Sisi
Sisi : Kau sedang mencari siapa ? *menatap Feli yang clingak-clinguk
Feli : Aku mencari Mike , dimana dia. Aku akan mengenalkan mu pada Mike dia baik dan tampan . Oh itu dia !
Feli dan Sisi bergegas menuju meja Mike .
Feli : Hai Mike , kau sudah lama . Maaf aku harus menunggu taxi agak lama . Oh kenalin ini temanku Sisilia .
Mike : Hai Feli , aku baru sebentar . Dan hei Sisilia aku Mike . Senang bertemu denganmu . "Bukankah dia gadisnya Peter? *batin Mike
Sisi : Hei Mike , senang bertemu denganmu juga . Temanku sangat menyukaimu Mike ! Haha *mengedipkan mata kearah Feli
Feli : He Sisi jangan membuatku malu !
Mike : Haha kau lucu sekali Feli . Oke Ladis kita sebaiknya ke privatroom karena disana teman-temanku sudah menunggu .
*Privat Room
Sisi kaget melihat apa yang dilihatnya didalam . Ada tiga perempuan penggoda yang memakai pakaian tipis dan tentu saja payudaranya terlihat karena mereka tak memakai bra .
Sisi : Ini gila , bahkan mereka melakukan seperti itu tanpa malu-malu .
Mike : Tenanglah . He Feli ajaklah temanmu minum .
Feli : Sisi ? Kau mau minum apa ?
Sisi : Tidak Feli aku takut mabuk kau tahu aku kan ?
Feli : Coba lah sedikit ini tidak akan membuatmu mabuk . Aku akan menemani Mike , kau tak apa kan aku tinggal ?
Sisi : Iya Feli tidak apa-apa kau tenang saja .
Sisi pun meneguk minumannya sampai habis sebotol . Tiba-tiba ada seseorang yang datang .
Peter : Sorry gais aku telat . Sisi ? Apa yang kau lakukan disini ?
Peter pun terkejut melihat Sisi sudah mabuk berat dan menghabiskan botol . Peter langsung manarik tangan Sisi .
Sisi : Peter kaukah itu ? Peter kau sangat tampan aku ingin menciummu .
Sisi menarik wajah Peter dengan kedua tangannya dan melumat bibinya , Peter yang awalnya diam akhirnya membalas hingga ciuman itu semakin memanas . Seketika Peter langsung menghentikan ciumannya membuat Sisi merengek .
Sisi : Apa yang kau lakukan Peter , aku ingin bibirmu lebih lama .
Peter : Shit , jika kau seperti ini mana aku bisa tahan Sisi . *menarik tangan Sisi menuju mobil .
Diperjalanan Peter tidak bisa konsen menyetir karena Sisi benar-benar mengganggunya . Tangan Sisi dengan lincahnya membuka celana Peter . Peter pun menghentikan tindakan Sisi .
Peter : Diamlah Sisi , tanganmu menggangguku .
Sisi : Aku ingin kamu Peter , cepatlah .
Peter : Kau membuatku gerah Sisi , tahanlah kita akan sampai mension sebentar lagi .