My Idol My Husband

My Idol My Husband
BAB 4



Pagi ini Sisi telah menyelesaikan jam kuliahnya . Saat ia sedang dihalte menunggu taxi tiba-tiba mobil mewah berhenti tepat didepannya .


Peter : Sisi masuklah ! Ada hal penting yang ingin aku bicarakan .


Sisi : Apa ? *sambil duduk dikursi mobil


Peter : Ibu menyuruhku mengajakmu makan siang di caffe favoritnya .


Sisi : Sekarang ? Tapi aku belum siap .


Peter : Diamlah . Berperanlah dengan baik .


*Caffe E


Peter : Ibu sudah lama kah menungguku dan Sisi ? *mencium tangan Ana


Ana : Tidak sayang ibu baru pesan makanan


Sisi : Halo tante , tante cantik sekali hari ini? *peluk cium Ana


Ana : Kau juga cantik sayangku . Oh iya ada yang ingin aku bicarakan ke kalian .


Peter : Apa ibu?


Ana : Sebaiknya kita makan dulu , makanan sudah menanti kita .


Disela-sela makan siang mereka , ada seseorang tanpa diundang menyapa manja dengan pakaian yang kurang bahan .


Lala : Tante Ana ? Tante apa kabar ?


Ana : Hei Lala tante baik . Kamu baik juga kan ?


Lala : Baik dong tante , tante kok ga ngajak aku makan siang sih ada Peter juga . Dan dia siapa Peter ?


Peter : Dia Sisilia , dan Sisilia dia Lala Krisman


Sisi : Halo Lala Krisman aku Sisilia .


Lala : Ya aku Lala Krisman kau tahu aku kan aku kekasih Peter , dan kau siapa !


Peter : Cukup Lala ! Pergilah ! *dengan marah


Lala : Baiklah Peter sayang aku akan pergi . Tante Ana Lala pergi dulu ya .


Ana : Ya Lala hati-hati


Peter : Dasar Sampah ! Bu kau ingin bicara apa dengan kita berdua ? Cepatlah bu Sisi sebentar lagi akan ada kelas sore dan aku harus mengantarnya .


Ana : Iya sayang . Dengar kalian berdua harus bertunangan secepatnya!


Peter+Sisi : Whaat? Bertunangan . *kaget


Ana : Kenapa kalian kaget bukankah kalian senang ? Kalian harus bertunangan secepatnya jika tidak Kakek tidak segan-segan menjodohkanmu dengan Lala . Kau tahu kakek sangat ingin sekali kau segera menikah agar dia terbebas dari beban perusahaan selama ini? Dan dia ingin kau ynh menghendel semuanya .


Peter : Tapi bu ini terlalu cepat . Aku dan Sisi baru berkencan beberapa minggu ini . Ibu Sisi disini sedang study dia dari Indonesia dan aku belum bertemu dengan orangtuanya . Aku juga ingin tour dunia sebelum aku fokus ke perusahaan kakek .


Sisi : Iya Tante ini terlalu cepat . "Sekarang juga menikah dengan Peter aku juga mau , batin Sisi"


Ana : Baiklah aku akan mendiskusikan dengan kakekmu . Ibu akan pulang dulu .


Peter dan Sisi bergegas pergi meninggalkan caffe . Diperjalanan pun mereka kembali berdebat .


Peter : Bagaimana mungkin aku bertunangan denganmu !


Sisi : Aku juga tidak tahu , ini tidak sesuai rencana kita .


Peter : Baiklah Sisi kita harus mengubah rencana kita !


Sisi : Maksud mu ? Kita akan bertunangan ?


Peter : Ya tapi kita berpura-pura . Kau mau membantuku kan ? Aku akan membayarmu lebih .


Sisi : Maaf aku bukan barang yang seenaknya kau beli , aku tidak mau !


Sisi : Oke . Aku akan turun dan kau pergilah dari apartemenku !


Peter : Terimakasih Sisi . *meraih tangan Sisi dan menciumnya .


Deg


Ya Tuhan jantungku , tolong ! *batin Sisi . Peter pun melepaskan tangan Sisi dan meninggalkan Sisi yang mematung didepan pintu .


---


* Club R


Sisi: Feli kau yakin akan kedalam ?


Feli : Iya Sisi , tenanglah aku ada undangannya dan ini untuk dua orang . Ayo kita masuk . *menarik tangan Sisi


Sisi : Kau sedang mencari siapa ? *menatap Feli yang clingak-clinguk


Feli : Aku mencari Mike , dimana dia. Aku akan mengenalkan mu pada Mike dia baik dan tampan . Oh itu dia !


Feli dan Sisi bergegas menuju meja Mike .


Feli : Hai Mike , kau sudah lama . Maaf aku harus menunggu taxi agak lama . Oh kenalin ini temanku Sisilia .


Mike : Hai Feli , aku baru sebentar . Dan hei Sisilia aku Mike . Senang bertemu denganmu . "Bukankah dia gadisnya Peter? *batin Mike


Sisi : Hei Mike , senang bertemu denganmu juga . Temanku sangat menyukaimu Mike ! Haha *mengedipkan mata kearah Feli


Feli : He Sisi jangan membuatku malu !


Mike : Haha kau lucu sekali Feli . Oke Ladis kita sebaiknya ke privatroom karena disana teman-temanku sudah menunggu .


*Privat Room


Sisi kaget melihat apa yang dilihatnya didalam . Ada tiga perempuan penggoda yang memakai pakaian tipis dan tentu saja payudaranya terlihat karena mereka tak memakai bra .


Sisi : Ini gila , bahkan mereka melakukan seperti itu tanpa malu-malu .


Mike : Tenanglah . He Feli ajaklah temanmu minum .


Feli : Sisi ? Kau mau minum apa ?


Sisi : Tidak Feli aku takut mabuk kau tahu aku kan ?


Feli : Coba lah sedikit ini tidak akan membuatmu mabuk . Aku akan menemani Mike , kau tak apa kan aku tinggal ?


Sisi : Iya Feli tidak apa-apa kau tenang saja .


Sisi pun meneguk minumannya sampai habis sebotol . Tiba-tiba ada seseorang yang datang .


Peter : Sorry gais aku telat . Sisi ? Apa yang kau lakukan disini ?


Peter pun terkejut melihat Sisi sudah mabuk berat dan menghabiskan botol . Peter langsung manarik tangan Sisi .


Sisi : Peter kaukah itu ? Peter kau sangat tampan aku ingin menciummu .


Sisi menarik wajah Peter dengan kedua tangannya dan melumat bibinya , Peter yang awalnya diam akhirnya membalas hingga ciuman itu semakin memanas . Seketika Peter langsung menghentikan ciumannya membuat Sisi merengek .


Sisi : Apa yang kau lakukan Peter , aku ingin bibirmu lebih lama .


Peter : Shit , jika kau seperti ini mana aku bisa tahan Sisi . *menarik tangan Sisi menuju mobil .


Diperjalanan Peter tidak bisa konsen menyetir karena Sisi benar-benar mengganggunya . Tangan Sisi dengan lincahnya membuka celana Peter . Peter pun menghentikan tindakan Sisi .


Peter : Diamlah Sisi , tanganmu menggangguku .


Sisi : Aku ingin kamu Peter , cepatlah .


Peter : Kau membuatku gerah Sisi , tahanlah kita akan sampai mension sebentar lagi .