
Setelah Andrew dan Ana pergi , Gani pun mengajak Nila untuk berbicara .
Gani : Bagaimana bu kalo mereka sampai membatalkan perjodohan ini ?
Nila : Ibu tidak tahu yah , kita hanya bisa menerima keputusan dari keluarga Ana .
Gani : Bu , apa ibu dan Sisilia tidak keberatan kalo rumah ini ayah jual ? Ayah tidak tahu harus berbuat apa selain menjual rumah serta mobil kita untuk membayar hutang ayah ke Andrew ? Dan mungkin saham ayah sudah berpindah nama sebentar lagi .
Nila : Tidak apa-apa ayah , yang penting kita masih bersama ayah .
Sisilia yang mendengar perbincangan kedua orangtuanya pun akhirnya keluar kamar .
Sisilia : Ayah ibu maafkan Sisi , karena Sisi ayah jadi kehilangan semuanya *menangis .
Gani : Sayang jangan menangis , semuanya bisa dicari lagi sayang . Ini juga bukan salahmu , sebaiknya mulai besok kamu membantu ayah menawarkan rumah dan mobil kita ke teman-temanmu .
Sisilia semakin deras menangis , ia memeluk Ayahnya .
Sisilia : Maafkan aku Ayaah .
Nila : *mengelus punggung Sisi . Sudah ya sayang berhentilah menangis , besok kamu ikut ibu ya . Kita cari kontrakan sederhana di sekitar sini .
* Rumah Andrew
Andrew : Ma kamu ini kenapa sih sepanjang perjalanan hanya diam saja !
Ana : Entahlah pa , aku merasa sangat kecewa padamu .
Andrew : Memangnya aku kenapa ?
Ana : Bagaimana bisa kamu menjodohkan Peter dengan perempuan macam dia ! Aku benci padanya .
Andrew : Ma bukankah sudah jelas itu bukan salah Sisilia tapi anakmu Peter ! Mereka saling mencintai .
Ana : Cukup pa ! Aku tidak mau lagi berurusan dengan keluarga itu . Mau tidak mau dia harus membayar semua uang kita .
Ana bergegas meninggalkan Andrew , Andrew yang bingung mau tidak mau akhirnya menuruti Ana ia pun menelfon Gani malam itu juga .
Andrew : Halo Gani ?
Gani : Iya Andrew , bagaimana istrimu?
Andrew : Maaf Gani sepertinya istriku sangat marah pada putrimu ia membatalkan perjodohan ini . Maafkan aku sekali lagi Gani .
Gani : Tidak apa-apa Andrew , maafkan putriku juga . Apa aku boleh meminta satu hal ?
Andrew : Sebutkan apa itu !
Gani : Beri aku waktu untuk membayar semua hutangku , sampai rumahku dan mobil terjual . Aku pasti membayarnya .
Andrew : Kamu tenang saja Gani , kita masih berteman . Bayarlah kalo sudah ada .
Gani : Terimakasih Andrew .
Keesok harinya Sisilia dan Nila pergi untuk mencari kontrakan , mereka pergi menggunakan motor .
Sisilia : Iya ibu , aku sangat sayang ibu .
Nila : Pegangan yang kuat sayang ibu akan ngebut .
Sisilia : Haha iya ibu .
Tanpa disadari Sisilia , dibelakang motor ada seseorang didalam mobil yang memperhatikan , orang itu adalah Peter . Peter diam-diam mengikuti mereka berdua dari belakang .
Peter : Kenapa mereka masuk perumahan yang sempit ?
Nila yang tiba-tiba berhenti membuat Peter pun ikut menghentikan mobilnya .
Sisilia : Ada apa ibu ? Kenapa berhenti ?
Nila : Turunlah Sisilia , kita sudah sampai .
Sisilia turun dari motornya , ia melihat rumah yang tampak tidak terlalu besar dan sangat sederhana .
Sisilia : ibu apakah kita akan tinggal disini ?
Nila : iya sayang , kamu tidak apa-apa kan ? Maaf ini tidak sebesar rumah kita yang dulu .
Sisilia : Tidak apa-apa ibu . Ibu apa ini biaya sewanya sangat mahal ?
Nila : Tidak ada biaya sewa sayang .
Sisilia : Bagaimana mungkin bu ?
Nila : Sisilia ini adalah rumah kita , ibu yang membelinya . Tapi kamu jangan bilang sama ayahmu , ini rahasia kita berdua . Sebenarnya ini rumah untuk tantemu sebelumnya tetapi setelah tantemu meninggal rumah ini ibu beli dari pamanmu .
Sisilia : Iya ibu , aku janji *memeluk ibunya . Ayo kita masuk ibu !
Nila : Ayo sayang !
Disisi lain Peter bingung kenapa bisa Sisi tinggal ditempat seperti itu . Setahu dia Sisilia tinggal ditempat yang mewah . Peter pun bergegas pergi menemui Mike .
Sampai dihotel ia langsung menanyakan semuanya ke Mike .
Peter : Mike bukannya dulu kau pernah bilang bahwa Sisi tinggal ditempat komplek yang elit .
Mike : Iya memangnya kenapa?
Peter : Aku merasa ada sesuatu . Mike kau harus mencari informasi tentang Sisilia selama dia di Indonesia .
Mike : Apa pedulimu ?
Peter : Ini perintah! Atau ku pecat kau .
Mike : Eh jangan dong , iya-iya aku akan mencari informasinya kau tunggu saja !