
6.00PM Sisilia kembali kekampus , ia mengambil kuliah malam . Dia bertekad akan menyelesaikan kuliahnya dengan cepat . Dia juga tahu kalo pun saat wisuda orangtua nya tidak akan datang karena tidak ada biaya untuk membeli tiket ke Kanada . Untungnya Sisilia adalah gadis yang cerdas banyak teman-temannya yang membutuhkan bantuannya untuk mengerjakan tugasnya dan dia mendapatkan upah yang lumayan . Upahnya pun ia tabung untuk membeli tiket pesawat pulang saat selesai kuliahnya nanti .
3bulan telah berlalu ternyata Sisilia lulus lebih cepat dari perkiraan nya . Dia telah memakai toganya berfoto dengan teman-temannya .
Feli : Sisilia sahabatku selamat kau lulus dengan cepat *memeluk .
Sisilia : Terimakasih Feli , kau lah penyemangatku sampai hari ini *memeluk .
Sisilia yang tengah berpelukan dikagetkan dengan sesuatu yang menyentuh pundaknya .
Sisilia : Tante Ana ? Om Andrew ?
Ana : Sisilia selamat ya atas kelulusanmu , kau sangat cantik sekali hari ini .
Sisilia : Terimakasih Tante .
Andrew : Ini untukmu Sisilia *memberikan bunga .
Sisilia : Terimakasih Om , bunganya cantik sekali .
Andrew : Berterimakasihlah kepada sesorang yang dibelakangmu !
Sisilia pun berbalik .
Sisilia : Peter ?
Tanpa sadar Sisi berlari dan memeluk Peter membuat jantung Peter berdetak kencang . Dia sangat merindukan pelukan yang sudah lama ia nantikan .
Peter : Hai Sisi , lama tidak bertemu , selamat atas kelulusanmu .
Sisilia : Iya terimakasih *melepaskan pelukan eem maaf Peter aku tidak sengaja .
Sisilia melepaskan pelukannya dengan cepat , ia malu kenapa bisa melakukan itu didepan teman dan orangtuanya Peter .
Ana : Oke baiklah , bagaimana kalo kita makan siang bersama untuk merayakan kelulusan Sisilia ?
Feli : Setuju !
Ana : Bagaimana Sisilia ?
Sisilia : Baiklah tante .
Peter yang sedang berjalan dibelakang Sisilia tiba-tiba langsung menarik tangan Sisilia dan menggegamnya membuat jantung Sisilia berdetak kencang , sesuatu yang pernah ia rasakan jika berdekatan dengan Peter .
Peter : Ma , aku dan Sisilia akan naik mobilku . Mama dan Papa dengan Mike juga Feli naik mobil papa !
Ana : Baiklah Peter , kamu ikuti saja mobil papamu dari belakang .
Peter : Iya ma .
Mereka pun berpisah , Peter membuka kan pintu mobil untuk Sisilia .
Peter : Sisi aku merindukanmu ? Kenapa kau menghindariku beberapa bulan ini ?
Sisilia hanya diam tidak ada yang kata yang keluar dari bibirnya .
Peter : Sisi kenapa kau diam ? Apa kau sudah tidak mencintaiku ? Katakan Sisi ! Apa kau ingin aku melupakamu Sisi ?
Peter : Sisi dengarkan aku , aku meminta maaf jika aku telah menyakitimu . Aku benar-benar mencintaimu , aku tidak bisa melakukan hal yang paling ku benci yaitu melupakanmu . Sekuat apapun aku berusaha aku tetap tidak bisa Sisi ! Katakan Sisi katakan kau juga masih mencintaiku !
Sebelum Sisilia menjawab pertanyaan Peter , ia tersentak saat ponselnya berdering . Sisilia langsung menjawab telfonnya .
Sisilia : Halo Ayah ?
Gani : Sayang selamat ya atas kelulusanmu , maaf kan ayah dan ibu tidak bisa hadir di acara pentingmu .
Sisilia : Iya ayah tidak apa-apa .
Gani : Hei sayang apa kau sedang menangis kenapa suaramu seperti itu ?
Sisilia : Tidak ayah aku hanya terharu , aku menangis bahagia ayaah .
Gani : Baiklah sayang jadi kau kapan akan pulang ?
Sisilia : Sebulan lagi ayah , uangku belum cukup . Setelah terkumpul aku berjanji akan secepatnya pulang ayah .
Gani : Oke sayang , baik-baik disana sayang . Ayah dan ibu mencintaimu .
Sisilia : Aku juga ayah .
Peter yang mendengar perbincangan Sisilia mengerutkan dahinya .
Peter : Kau akan pulang ke Indonesia ?
Sisilia : Iya .
Peter : Kenapa ?
Sisilia : Ya aku ingin pulang ke negaraku , studyku sudah selesai untuk apa aku disini .
Peter : Bagaimana mungkin kau meninggalkanku lagi Sisi ! Kenapa kau sejahat ini padaku ? Apa salahku Sisi !
Sisilia : Tidak ada Peter , aku harus pulang ke negaraku . Aku akan bekerja disana membahagiakan kedua orangtuaku . Dan kenapa kau takut aku tinggalkan , bukankah kau sudah ada jeni ?
Peter : Dengar Sisi , dia bukan siapa-siapa ! Aku sudah memecatnya hari itu juga saat kau kekantorku . Aku tidak menyukainya dia saja yang menempel denganku , aku juga tidak sudi menyentuhnya .
Sisilia : Benarkah ?
Peter : Benar Sisilia , kau harus percaya padaku . Aku sangat mencintaimu , jangan tinggalkan aku Sisi !
Sisilia yang menatap mata Peter tidak menemukan kebohongan disana .
Sisilia : Maaf Peter aku tidak bisa , aku harus kembali ke Indonesia . Dan aku sudah tidak men emmmb heh
Sebelum Sisilia menyelesaikan ucapannya Peter sudah menciumnya , melumat bibirnya dengan lembut membuat nafas nya tersenggal-senggal .
Peter : jangan mengatakan sesuatu yang tidak sama dengan hatimu , aku tahu kau masih mencintaiku Sisi !
Peter yang mendengar ponselnya berdering langsung melihat layar ponselnya dan menjawab panggilan .
Peter : Iya ma ?
Ana : Kenapa kalian lama sekali !
Peter : iya ma sebentar lagi sampai .
Peter pun menacap gasnya menuju restaurant pilihan Ana .