My Idol My Husband

My Idol My Husband
BAB 19



6.00PM Sisilia kembali kekampus , ia mengambil kuliah malam . Dia bertekad akan menyelesaikan kuliahnya dengan cepat . Dia juga tahu kalo pun saat wisuda orangtua nya tidak akan datang karena tidak ada biaya untuk membeli tiket ke Kanada . Untungnya Sisilia adalah gadis yang cerdas banyak teman-temannya yang membutuhkan bantuannya untuk mengerjakan tugasnya dan dia mendapatkan upah yang lumayan . Upahnya pun ia tabung untuk membeli tiket pesawat pulang saat selesai kuliahnya nanti .



3bulan telah berlalu ternyata Sisilia lulus lebih cepat dari perkiraan nya . Dia telah memakai toganya berfoto dengan teman-temannya .


Feli : Sisilia sahabatku selamat kau lulus dengan cepat *memeluk .


Sisilia : Terimakasih Feli , kau lah penyemangatku sampai hari ini *memeluk .


Sisilia yang tengah berpelukan dikagetkan dengan sesuatu yang menyentuh pundaknya .


Sisilia : Tante Ana ? Om Andrew ?


Ana : Sisilia selamat ya atas kelulusanmu , kau sangat cantik sekali hari ini .


Sisilia : Terimakasih Tante .


Andrew : Ini untukmu Sisilia *memberikan bunga .


Sisilia : Terimakasih Om , bunganya cantik sekali .


Andrew : Berterimakasihlah kepada sesorang yang dibelakangmu !


Sisilia pun berbalik .


Sisilia : Peter ?



Tanpa sadar Sisi berlari dan memeluk Peter membuat jantung Peter berdetak kencang . Dia sangat merindukan pelukan yang sudah lama ia nantikan .


Peter : Hai Sisi , lama tidak bertemu , selamat atas kelulusanmu .


Sisilia : Iya terimakasih *melepaskan pelukan eem maaf Peter aku tidak sengaja .


Sisilia melepaskan pelukannya dengan cepat , ia malu kenapa bisa melakukan itu didepan teman dan orangtuanya Peter .


Ana : Oke baiklah , bagaimana kalo kita makan siang bersama untuk merayakan kelulusan Sisilia ?


Feli : Setuju !


Ana : Bagaimana Sisilia ?


Sisilia : Baiklah tante .


Peter yang sedang berjalan dibelakang Sisilia tiba-tiba langsung menarik tangan Sisilia dan menggegamnya membuat jantung Sisilia berdetak kencang , sesuatu yang pernah ia rasakan jika berdekatan dengan Peter .


Peter : Ma , aku dan Sisilia akan naik mobilku . Mama dan Papa dengan Mike juga Feli naik mobil papa !


Ana : Baiklah Peter , kamu ikuti saja mobil papamu dari belakang .


Peter : Iya ma .


Mereka pun berpisah , Peter membuka kan pintu mobil untuk Sisilia .


Peter : Sisi aku merindukanmu ? Kenapa kau menghindariku beberapa bulan ini ?


Sisilia hanya diam tidak ada yang kata yang keluar dari bibirnya .


Peter : Sisi kenapa kau diam ? Apa kau sudah tidak mencintaiku ? Katakan Sisi ! Apa kau ingin aku melupakamu Sisi ?


Peter : Sisi dengarkan aku , aku meminta maaf jika aku telah menyakitimu . Aku benar-benar mencintaimu , aku tidak bisa melakukan hal yang paling ku benci yaitu melupakanmu . Sekuat apapun aku berusaha aku tetap tidak bisa Sisi ! Katakan Sisi katakan kau juga masih mencintaiku !


Sebelum Sisilia menjawab pertanyaan Peter , ia tersentak saat ponselnya berdering . Sisilia langsung menjawab telfonnya .


Sisilia : Halo Ayah ?


Gani : Sayang selamat ya atas kelulusanmu , maaf kan ayah dan ibu tidak bisa hadir di acara pentingmu .


Sisilia : Iya ayah tidak apa-apa .


Gani : Hei sayang apa kau sedang menangis kenapa suaramu seperti itu ?


Sisilia : Tidak ayah aku hanya terharu , aku menangis bahagia ayaah .


Gani : Baiklah sayang jadi kau kapan akan pulang ?


Sisilia : Sebulan lagi ayah , uangku belum cukup . Setelah terkumpul aku berjanji akan secepatnya pulang ayah .


Gani : Oke sayang , baik-baik disana sayang . Ayah dan ibu mencintaimu .


Sisilia : Aku juga ayah .


Peter yang mendengar perbincangan Sisilia mengerutkan dahinya .


Peter : Kau akan pulang ke Indonesia ?


Sisilia : Iya .


Peter : Kenapa ?


Sisilia : Ya aku ingin pulang ke negaraku , studyku sudah selesai untuk apa aku disini .


Peter : Bagaimana mungkin kau meninggalkanku lagi Sisi ! Kenapa kau sejahat ini padaku ? Apa salahku Sisi !


Sisilia : Tidak ada Peter , aku harus pulang ke negaraku . Aku akan bekerja disana membahagiakan kedua orangtuaku . Dan kenapa kau takut aku tinggalkan , bukankah kau sudah ada jeni ?


Peter : Dengar Sisi , dia bukan siapa-siapa ! Aku sudah memecatnya hari itu juga saat kau kekantorku . Aku tidak menyukainya dia saja yang menempel denganku , aku juga tidak sudi menyentuhnya .


Sisilia : Benarkah ?


Peter : Benar Sisilia , kau harus percaya padaku . Aku sangat mencintaimu , jangan tinggalkan aku Sisi !


Sisilia yang menatap mata Peter tidak menemukan kebohongan disana .


Sisilia : Maaf Peter aku tidak bisa , aku harus kembali ke Indonesia . Dan aku sudah tidak men emmmb heh


Sebelum Sisilia menyelesaikan ucapannya Peter sudah menciumnya , melumat bibirnya dengan lembut membuat nafas nya tersenggal-senggal .


Peter : jangan mengatakan sesuatu yang tidak sama dengan hatimu , aku tahu kau masih mencintaiku Sisi !


Peter yang mendengar ponselnya berdering langsung melihat layar ponselnya dan menjawab panggilan .


Peter : Iya ma ?


Ana : Kenapa kalian lama sekali !


Peter : iya ma sebentar lagi sampai .


Peter pun menacap gasnya menuju restaurant pilihan Ana .