
Peter dan Feli telah sampai di rumah kedua Sisilia .
Peter : Sisi kau dimana ? *mengetuk pintu
Feli : Sepertinya dikunci .
Peter baru teringat bahwa ia memiliki kunci rumah tersebut dari Nila , Peter pun kemudian masuk dan mencari Sisilia disetiap sudut rumahnya . Ia berhenti didapur karena melihat Sisilia sedang menangis disana .
Sisilia : Hiks hiks hiks
Peter : Sayang ? *mendeket
Sisilia yang terkenjut dan membalikan badannya menghadap Peter , ia berusaha menjauh saat Peter mendeket padanya .
Sisilia : Jangan mendekat , pergi !
Sisilia terus berjalan mundur sampai ia terhenti karena punggungnya menabrak almari .
Peter : Sayang aku mohon dengarkan aku dulu !
Sisilia : Tidak , pergi kau dari sini . Aku tidak ingin melihatku .
Peter : Kau salah paham sayang tolong dengarkan aku , aku tidak berbuat apapun padanya . Jangankan menghamilinya bahkan menyentuhnya saja membuatku jijik , kau harus percaya padaku sayang .
Sisilia : Aku benci padamu , pergi kau ! Aku tidak mau dengar apapun .
Peter yang merasa frustasi ia terduduk lemas di hadapan Sisilia , sampai ia berlutut padanya .
Peter : Aku mohon jangan katakan itu sayang , aku mencintaimu . Kau benar-benar salah paham .
Feli yang melihat Peter sampai berlutut membuatnya tidak tega akhirnya dia menghampiri Sisi .
Feli : Sisi ? Peter benar ia tidak bersalah .
Sisi : Feli kamu jangan membela pria seperti dia !
Feli : Coba kau dengarkan ini *memberikan ponsel .
Sisilia pun mendengarkan rekaman tersebut . Detik kemudian ia langsung memeluk Peter karena merasa bersalah sudah menuduhnya .
Sisilia : Sayang maafkan aku , aku hanya terlalu cemburu .
Peter : Bagaimana bisa kau membatalkan pernikahan kita hanya karena bualan dia ?
Sisilia : Iya aku salah maafkan aku .
Peter sangat senang melihat Sisilia yang percaya padanya , ia dengan sengaja menggoda Sisilia . Peter memilih pergi dan meninggalkan nya namun Sisilia menahannya .
Sisilia : Peter kau mau kemana ?
Peter : Pergi !
Sisilia : Jangan pergi , maafkan aku .
Peter : Bagaimana bisa kau lebih percaya dia daripada aku calon suamimu ?
Sisilia : Maafkan aku Peter maafkan aku yang telah meragukanmu .
Peter : Apa kau mencintaiku ?
Sisilia : Iya .
Peter : Apa kau bilang aku tidak dengar !
Sisi : Aku mencintaimu Peter Raul !
Peter hanya diam saja menahan tawanya saat melihat wajah Sisilia yang memerah .
Sisi : Kenapa kau diam saja ?
Peter : Kalo kau mencintaiku lamar aku sekarang !
Sisi : Apa ? Kau gila !
Peter : Yasudah aku pergi saja sekarang *membalikan badan .
Sisi : Iya-iya , mau kah kau menikah denganku ?
Peter : NO ! Aku menolak !
Sisi : Whaaaat? Kau ! *mengepalkan tangan
Peter : Caramu melamar jelek , yang manis dong !
Sisilia menghela nafas panjang , ia pun berlutut dihadapan dihadapan Peter dan mengambil tangannya .
Peter pun diam ia bergaya seperti seseorang memikirkan sesuatu dan detik kemudia ia menjawab .
Peter : Oke aku terima lamaranmu .
Peter pun menarik tubuh mungil Sisilia ke pelukannya .
Sisilia : Menyebalkan !
Peter : Haha kau menggemaskan Sisi , aku tidak sabaar .
Peter pun menggedong Sisilia menuju kamar dan melemparkannya ke ranjang .
Sisi : Ah Peter apa yang kau lakukan ?
Peter : Membuat anak dengan mu .
Sisi : Ah tunggu Peter !
Peter sama sekali tidak mendengarkan protes Sisilia ia terus saja mempercepat gerakanya yang membuat Sisi merasa melayang .
Feli yang geli mendengarkan pasangan itu pun pergi meninggalkan mereka , ia terpaksa menelpon Mike untuk menjemputnya .
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 10PM Sisilia tersadar dari tidurnya . Mereka melakukan kegiatan ranjang dari siang sampai kelelahan dan akhirnya tertidur .
Sisilia : Sayang bangunlah kita melewakan makan malam .
Peter : Hmmm
Sisilia : Hei cepat bangun kita harus pulang kerumah kalo tidak akan terlambat besok .
Peter : Hoam aku masih mengantuk .
Peter masih memejamkan matanya namun tangan kanannya bermain di pa**dara milik Sisi .
Sisi : Heh lepaskan tangan mu !
Peter yang tidak menghiraukan Sisi justru semakin kencang memaikannya membuat Sisilia terkejut dan menampar tangan Peter .
Sisi : Peter aku sangat lelah , ayolah bangun aku tidak mau terlambat besok . Kalo kau tidak bangun aku akan pergi .
Peter pun langsung membuka matanya .
Peter : Sekali lagi ya sayang ?
Sisi : Apa ?
Peter : Lihatnya juniorku sudah berdiri , sekali lagi ya . Aku mohon *menggoda .
Sisi : Kau gila aku masih lelah dan lemas Peter !
Peter : Aku berjanji hanya sekali sayang .
Sisi : Terserah kau saja .
Peter : Bagaimana kalo kita mencoba dikamar mandi sayang sekalian kita mandi .
Sisilia pun hanya menuruti Peter dia sangat malas untuk berdebat denganya . Mereka pun melakukannya dikamar mandi .
Satu jam kemudian mereka telah selesai mandi dan bersiap kembali ke rumah utama Sisilia .
Peter : Apa kau ingin makan dulu sayang?
Sisi : Kau mau membuatku gendut menyuruhku makan selarut ini ?
Peter : Tidak begitu sayang kau dari siang belum makan .
Sisi : Ini kan gara-gara kamu !
Peter : Habisnya kau sangat menggemaskan sayang membuatku tidak tahan .
Sisilia yang mengalihkan pandangannya ke luar mobil membuat Peter merasa bersalah , ia pun menarik tangan Sisilia dan mengecupnya . Sisilia pun menatap Peter dengan penuh cinta .
Peter : Semoga benihku cepat tumbuh disini .
Peter kemudian mengelus perut rata Sisilia membuat Sisilia tersipu malu , ia pun menyandarkan kepalanya di pundak Peter .