
Peter Raul penyanyi tampan , putih , tinggi dan kekar menggoda setiap perempuan yang menatapnya ia sangat menyayangi Kekeknya ,ia hidup bergelimang harta dari kecil . Selain dia penyanyi dia juga satu-satunya pewaris perusahaan terkaya nomor satu di Kanada itu pun setelah ia bisa memenuhi syarat yang diajukan oleh Kakeknya . Harus segera menikah .
Peter : Hai kakek ada apa kau kesini?
Joni : Apa aku tidak boleh melihat kantor ku sendiri ?
Peter : Yaya terserah kau saja kek .
Joni : Oh cucuku yang tampan kau tau kakekmu sudah setua ini ? Dan aku sudah tidak bisa menjalankan perusahaan ini , hanya kau yang ku percaya . Tinggalkan lah profesimu bernyanyi itu !
Peter : Apaan kau kek ! Menyanyi dan menulis lagu adalah hidupku , aku tidak mau .
Joni : Harusnya aku tidak mengizinkan ibumu mendidikmu menjadi seorang penyanyi !
Peter : Bukan salah ibu ku kek , kakek tahu bakat ku dari kecil adalah menyanyi ! Dan aku akan mengadakan tour dunia kek .
Joni : Baiklah aku tidak akan berdebat denganmu . Aku tidak akan melarangmu kau bernyanyi tapi besok malam kau harus menemani Lala di club R dia sedang ada pekerjaan disana .
Peter : Aku tidak mau kek , kau tau kek gara-gara kakek aku harus di gosipkan dengan dia berbulan-bulan . *mengepalkan tangan menahan emosi
Joni : Jika kau tidak mau jangan harap tour duniamu terlaksana ! Aku tidak suka penolakan .
Peter : Baiklah aku akan pergi ke club R menemaninya . "Sialan kalau saja kau bukan kakek sudah ku patahkan kakimu *batinnya .
Joni : Aku akan kembali , aku menyayangimu cucuku .
Sudah setengah jam dia mondar-mandir diruangannya hingga membuat Mike merasa muak .
Mike : Bisakah kau duduk diam , aku pusing melihat mu mondar-mandir seperti setrika !
Peter : *Melempar batal . Sialan kau . Aku tidak mau bertemu Lala diclub R apa kau tahu agar aku tak kesana ?
Mike : Bodoh kau , tinggal telfon Sisi saja sekarang ajak dia ke mension kakek Joni kenalkan dia sebagai kekasihmu .
Peter : Haha iya kenapa aku tidak ingat jika ada Sisi . Aku sudah seminggu tidak bertemu dengannya gara-gara meeting dengan kolega kakek .
Peter segera meraih telfon pintarnya dan menekan nomor Sisi . Disisi lain gadis yang sedang sibuk dengan tugasnya dikagetkan dengan dering ponselnya .
"Nomor baru , siapa ini? Jangan-jangan dia orang jahat ? Aduuuh Sisi kenapa kau selalu berfikir negatif , baiklah aku angkat"
Sisi : Hallo siapa ini ?
Peter : Hai sayangku apa kau lupa denganku?
Sisi : Ya Tuhan idolaku menelfonku *gumamnya dengan wajah memerah .
Kau Peter ? Ada apa kau menghubungiku? Dan kau bagaimana bisa kau tahu contact ku?
Peter : Aku ada perlu denganmu . Sangat mudah buatku , bahkan nomor celana dalammu saja aku tau .
Sisi: Sialan Kau Peter ! Kau perlu apa katakanlah sekarang atau akan ku matikan ponselku !
Peter : Hahaha . Oke oke kau galak sekali . Nanti malam kau harus ikut denganku . Aku sudah mengirimkan gaun ke apartemenmu , dan juga uang di rekeningmu . Kita akan menemui kakek dan ibuku .
Sisi : Baiklah aku akan bersiap nanti malam pemaksa
Peter : Hahaha
*Apartemen Sisi
Sisi sibuk didepan kaca berdandan memakai makeup yang tipis dan gaun yang diberikan Peter padanya tadi siang .
Feli : Kau sangat cantik Sisi , aku yakin Peter akan jatu cinta padamu .
Sisi : Benarkah Feli . Semoga saja Peter mencintaiku dan aku akan menikahi idolaku . Haha
Feli : Kau wanita beruntung yang bisa berkencan dengannya meskipun itu pura-pura.
Sisi : Ya begitulah . Kau tahu rasanya hatiku seperti ditumbuhi bunga dan setiap menatap matanya aku selalu gugup .
Feli : Haha Sisi kau sangat menggemaskan . Tapi kenapa kau didepannya tidak seperti ini kau bahkan cuek terhadapnya .
Sisi : Aku mencintainya ya mencintainya tapi aku tidak mau menjadi gadis agresif untuknya . Kau tahu ? Aku akan membuat dia jatuh cinta padaku dan melamarku . Haha
Sisi : Itu pasti Peter , baiklah Feli aku akan berangkat .
Feli : Iya Sisi berhati-hatilah semoga sukses dengan misimu . Haha
Sisi bergegas membuka Pintu dan Ya kau tahu Peter sekarang hanya bisa diam kagum akan kecantikan Sisi .
Sisi : Hei Peter kenapa kau bengong seperti orang bodoh . Ayo kita berangkat .
Peter : Kau cantik sekali Sisi *dengan suara pelan tapi masih bisa didengar Sisi
Sisi : Apa kau bilang ? *dengan wajah memerah
Peter : Tidak tidak . Ayo kita berangkat sekarang atau kita akan terlambat !
20 menit mereka telah sampai di depan mension mewah dan megah milik keluarga Raul .
Peter : Kenapa kau terlihat gugup . Ayo turun .
Sisi : Apakah kakek dan ibu mu akan menyukaiku ? Apa mereka baik .
Peter : Dia akan menyukai mu . Ya karena kau sangat cantik . Tenanglah mereka sangat baik .
Peter pun langsung menggandeng tangan Sisi dan membawanya masuk ke mension Raul .
Peter : Hallo kakek , ibu . Aku akan mengenalkan seseorang pada kalian .
Ana+Joni : Siapa dia ?
Peter : Dia Sisilia Ganila ibu , dia kekasihku .
Ana : Apa? *kaget dan menghampiri Sisi
Halo sayang aku Ana ibu dari Peter , kau sangat cantik sekali . Selamat datang dimension kami .
Sisi : *dengan gugup . Halo Tante , aku Sisi aku kekasihnya Peter . Tante juga sangat cantik dan baik .
Ana : *memegang tangan Sisi . Jangan gugup seperti itu . Ayo sini duduk dan makan malam bersama kami .
Sisi : Baiklah Tante , terimakasih .
Joni : Peter bagaimana kau bisa dengan Sisi bukankah kau berkencan dengan Lala ?
Peter : Kakek kau tahu itu hanya gosip , dia hanya memanfaatkan namaku agar dia lebih terkenal . Dan ya ibu dan kakek harus tahu aku tidak menyukai Lala dia saja yang terus menempel padaku seperti lalat .
Joni : Tapi kau harus tetep pergi ke club R karena kakek sudah berjanji pada Lala . Aku tidak mau kakek dicap pembohong oleh keluarga Krisman . Kau tahu mereka adalah salah satu kolega kakek .
Peter : Ya aku akan ke club R besok malam menemuinya . Tenanglah kakek .
Makan malam telah usai , Sisi diterima dengan baik oleh Kakek dan ibunya Peter . Mereka telah sampai di apartemen Sisi .
Peter : Sisi terimakasih peranmu sangat bagus malam ini .
Sisi : Ya mereka sangat baik padaku .
Deg seketika jantung Sisi ingin melompat . Tiba-tiba saja Peter melumat bibir mungil Sisi dengan lembut . Sisi tidak menolak dan membalas dia hanya diam karena sangat terkejut . Peter melepaskan ciumannya .
Peter : Kau sangat cantik Sisi dengan wajah merahmu . Aku menyukaimu .
Sisi : Ap apa yang kau lakukan ? Ka kau menyukaiku ?
Peter : Aku hanya gemas dengan bibirmu . Yaa aku menyukai peranmu . Haaha
Seketika wajah Sisi berubah karena sedikit kecewa dia berfikir Peter sudah mulai menyukai dirinya .
Sisi : Baiklah , sekarang kau pergilah aku akan masuk .
Peter pun pergi meninggalkan apartemen Sisi dengan mobil mewahnya .