
Bu ros walikelas 10-2 masuk ke dalam kelas disusul oleh rasyid ketua kelas yang membawa tumpukan kertas
"Anak anak.. Ibu hanya mengingatkan besok kita study tour dan berkumpul di sekolah pukul 5 pagi.. kita study tour ke iptek dan dufan iya" semua murid bersorak gembira
"Rasyid tolong bagikan nanti buku buku itu untuk di isi dan dikumpulkan di meja saya usai selesai dari sana"
"Baik bu"
Dara dan teman teman nya sangat antusias pergi kesana karena mereka akan pergi bersama lama.
Dara
Besok aku study tour
kaka try out ya ;)
semangat sayang
Vino
yah :((
Dara
Beres try out kita ketemu iya ka nanti aku bikinin macaroni schotel
Vino
Emang bisa?
Dara
Liat aja nanti
******
Keesokannya pukul 5 pagi
Dara yang datang bersama silvy pagi itu mengantarkan dara ke bis no.2 untuk melakukan study tour
"Sayang hati hati iya kabarin kalo ada apa apa"
"Iya ibu pasti"
Dara melambaikan tangannya meninggalkan silvy diluar bis sana. Bis itu melaju meninggalkan kota tersebut jauh. Didalam bis dara bernyanyi bersama teman teman nya menikmati perjalanan dan bercanda bersama.
Dara
Semangat sayang kamu pasti bisa. Love you <3
Dara menunggu balasan dari vino namun tidak ada jawaban sama sekali, melihat dara yang menatap layar ponsel nya ayu pun menenangkan dara.
"Pasti lagi sibuk ngurusin mau try out raa.. jangan di pikirin dehh"
"Bukan gitu ay.. tapi gak biasa nya aja"
"Baru juga sehari ra.. dia lagi sibuk belajar aja kali ra" Ucap ayu menenangkan dara. Memang vino tidak seperti biasa nya yang tak mengabari nya sejak semalam, dara mencoba berpikir positif namun tetap saja mengganggu pikirannya.
"Ra.. ada yang request nih lo nyanyi mantan terindah" teriak rasyid
"Dara..dara..dara..nyanyi raa nyanyi" teriak dari teman temannya. Dara pun mengambil microphone dan bernyanyi diiringi gitar oleh dirga. Dara berdiri di tengah tengah dan dirga duduk menyamping dipinggir ayu.
*Mengapa engkau waktu itu..
putuskan cintaku..
Dan saat ini
Engkau slalu ingin bertemu
Dan mengulang jalin... cinta..
Mau dikatakan apalagi kita tak akan pernah satu
Engkau disana aku disini.. meski hatiku.. memilihmu..
Engkau meminta padaku
Untuk mengatakan bila ku berubah..
Namun engkau kan ragu kan..
Engkau kan selalu dilangkahku*..
Mauza tak henti memperhatikan dara bernyanyi seakan akan dia ingin sekali merebut kembali dara dalam pelukannya
"Za.. dara cantik iya?" tanya zacky
"Iya.. sayang nya dia mantan gue"
'Hah dara mantan lo?"
"Iya"
"Ko bisa sih? Dulu pas MOS gue deketin dara.. dia susah nya minta ampun gue deketin juga"
"Jelas.. waktu itu gue masih pacaran sama dia"
"Jadi lo pindah sekolah kesini gara gara dara gitu?"
"hmm"
"Lo nyesel?"
"Tampang ganteng hati setan lu"
"K*mpr*t emang"
"Susah za lo mau balikan sama dara.. dia punya cowo yang lebih ganteng dan keren dari lo"
Mauza tidak menjawab kalimat terakhir zacky dia lebih memilih tidur dan berfikir cara mendapatkan hati dara kembali.
*Du*fan
Dara sangat antusias karena dia datang ke tempat yang paling dia sukai. Mereka berfoto foto untuk di abadikan tak lupa dengan dara dan geng cheerfull nya itu. Pertama dia menaikin komedi putar, mela viola elysa dirga dan chandra menaiki tornado dengan antusias dara dan ayu hanya menunggu dibawah karena itu terlalu mainstream bagi mereka berdua yang takut ketinggian. Seusai di uji andrenaline nya mereka menaiki niagara, ombak banyu, ke istana boneka dan menyaksikan karnaval sore itu.
Tiba tiba..
Bruukkk
Dara tak sadarkan diri karena dia lupa untuk mengisi perutnya
"Ra..ra.. lo kenapa ra" ucap ayu khawatir. Mauza yang melihat dara terjatuh langsung berlari mendekatinya.
"Aduhh angkat kepinggirin dulu" ucap mela
"Biar sama gue" sahut mauza sambil mengangkat dara kepinggir
"Ra.. bangun ra.." lirih ayu sambil mengusap ngusap tangan dara yang tertidur dalam pangkuan mauza
"Ada apa ini?" tanya bu ros
"Dara udah makan belum?"
"Kaya nya belum bu.. tadi kita keasikan bermain" jawab meika. Tak lama dara pun tersadar dengan lemas
"Bu..." ucal dara lemas
"Dara kuat ga? kita istirahat dulu iya. Kamu belum makan?"
"Belum bu"
"Ayok kita makan dulu"
Dara yang di bopong oleh mauza dan ayu menuju tempat makan diikuti oleh yang lainnya.
"Makasih iya za.. ayu"
"Iya sama sama" kompak mauza dan ayu
"Nih makan dulu raa lo kecapean" viola
"Makasih vi"
Mauza duduk disebrang dara yang jauh dari meja nya dia melihat dara yang lemah, ingin sekali mauza menghampiri dan membantu dara namun dia sadar hanya akan memancing keributan saja. Dara dan yang lainnya selesai menghabiskan makanan nya dan kembali menuju bis untuk pulang. Entah kenapa tubuh dara semakin melemas dan ingin segera tiba dirumah saat itu juga. Dia tersadar belum mengirimi pesan untuk vino. Dilihatnya tidak ada balasan untuk dara.
Dara
*Ka lagi apa?
Ka gimana TO nya?
pasti bisa iya :)
Ka aku kangen :*
jangan lupa makan iya
belajar yang bener
semangat TO nya buat besok <3
Ka ko gak dibales?
Ka vino love you :
Dara hanya menatapi layar ponsel nya, lalu menyimpan ponselnya kembali kedalam tas karena tidak ada balasan dari vino sejak semalam kemarin.
"Ra.. pake ini kamu kedinginan" mauza menawarkan jaket miliknya
'So perhatian banget sih lu" ketus ayu
"Gak usah za.. aku bawa phasmina ko cukup buat nutupin. Makasih iya sebelumnya" balas dara dan mauza pun hanya tersenyum lalu meninggalkan bangku dara
"Ra.. lo tau gak? pas lo pingsan tuh si kadal paling cemas di antara kita. Dia angkatin lo ke pinggir sampe kita kaget"
"Kaya nya dia masih sayang deh sama lo.. Nyesel kali iyaa"
"Kemaren cahya jelasin semua nya ke aku.. Cuma aku biasa aja ay gak gimana gimana. Karena emang dari awal aku gak pernah ada rasa buat dia"
"Iya sih.. Udah kaya gini dia baru nyeselkan"
"Ohiya ra.. pesan lo udah dibales sama ka vino"
Dara langsung menggelengkan kepala nya yang penuh dengan tanda tanya dan melanjutkan tidur hingga sampai disekolah nya kembali.
Terlihat silvy disana dengan perasaan cemas karena dia mendapati telepon dari bu ros mengatakan bahwa dara tak sadarkan diri akibat kelahan. Dara turun dengan penuh senyum langsung memeluk silvy yang tak jauh berdiri didepan bis
"Sayang kamu gapapa?"
"Masih lemes bu"
"Kamu sih lupa isi perut.. pulang yuk mamah cape"