
Nayla terbangun dari tidurnya, dan melihat Hanin masih tertidur,,
Nayla meninggalkan Hanin tertidur sendirian ,,sedang ia duduk di dekat cendela menatap langit langit yang telah penuh bintang,,
'aku tak tau apa yang telah terjadi di antara kita, kurasa aku melupakan semua, hampir semua'
batin Nayla sambil menatap bintang bintang di langit,
Hanin bangun dan melihat Nayla masih memandang langit dengan wajah kecewa,,
"Nay, kamu gapapa? "
kata Hanin sambil menghampiri Nayla,,
" Ya, aku tak apa .Namun Hanin kurasa ada yang janggal dari Andra "
gumam Nayla namun masih di dengar Hanin.
"Janggal?"
kata Hanin bertanya tanya,,
"Ya, Hanin apa kamu mengenal seseorang bernama.... Caca? "
kata Nayla sambil mengingat ingat nama perempuan yang
"kurasa tidak, kak Alfin mungkin tau siapa Caca !"
kata Hanin menyarankan Nayla,,
"oh iya ya, kenapa tak kepikiran sebelumnya! "
kata Nayla sambil berjalan menuju pintu dan kenutupnya, meninggalkan Hanin sendirian di dalam kamar.
Nayla berjalan menuju kamar kakaknya terdengar suara Andra yang tengah mengangkat telfon dari sekretarisnya.
Nayla membranikan diri untuk masuk ke dalam kamar Alfin dan Membuka pintunya,,
"krek..... "
"ah, iya besok aku kembali ke sana "
kata Andra sambil menutup panggilan saat melihat Nayla sudah berada se ruangan dengannya.
" Mau kemana Nay, Nay aku kangen banget sama kamu "
kata Andra tiba tiba dekapan Nayla dengan erat,,
" lepasin! "
kata Nayla tegas ,membuat Andra langsung melepaskan dekapan hangatnya.
" Nay, kamu kenapa? "
kata Andra melihat perubahan Nayla yang begitu drastis.
Nayla hanya diam ia menemukan kakaknya tengah tertidur pulas di ranjang ,
Nayla memegang pipi Alfin , lalu mencubitnya agak keras sehingga Alfin pun terbangun.
"duh, sakit dong Nay!!!"
kata Alfin protes,,
" Ya maap kak , kak ikut aku ke taman!"
kata Nayla mengajak Alfin, sedang Andra memilih untuk keluar mencari udara segar.
" Ayo! "
kata Alfin agar adiknya senang.
Setelah sampai di taman Nayla dan Alfin duduk di kursi taman yang terbuat dari kayu.
" Ada apa, tumben panggil kakak malam malam? "
kata Alfin menyelidik,
"kak, kakak mengenal Caca? "
kata Nayla tiba tiba ,,
"dia sahabat lamamu, namun sekarang dia udah pergi keluar kota!"
kata Alfin ,yang pertama di hubungi saat Caca tiba di luar kota .
" apa kakak tau kota mana? "
kata Nayla ingin tau,
" ya, dia pergi ke Surabaya. "
kata Alfin terus terang .
" kenapa pergi ke surabaya? "
kata Nayla bertanya tanya,
" Katanya dia dilamar oleh seseorang !"
kata Alfin terus terang.
Akhirnya mereka memutuskan terbang ke Surabaya besok ,dan mengemas barangnya di dalam koper.
" Andra, hanin mau kemana, kok usah rapi?"
kata Mamah yeti yang menyiapkan makanan di atas meja.
" Maaf ma, Andra sama hanin ngga bisa lama lama di sini karna pekerjaan yang sudah menumpuk di kantor "
kata Andra sopan, menjelaskan pada mamah Nayla.
" Iya, nak Andra. mamah ngerti kok!"
kata mamah yeti sambil menyiapkan makanan di atas meja.
"Mah Hanin, sama Andra pulang dulu ! "
kata Hanin sopan kepada mamah yeti
"Hati hati ya kapan kapan maen ke sini lagi! "
kata Mamah Yeti sambil tersenyum manis,,
"loh mah, Andra sama Hanin mau kemana? "
kata Alfin bertanya tanya,
" itu, mereka ada tugas mendadak di kantor jadi ngga bisa di sini terlalu lama"
kata Mamah Nayla sejujurnya.
Saat sarapan Nayla meminta izin mamahnya untuk pergi ke Surabaya bersama kakaknya .
"Boleh tapi besok harus sudah kembali ke sini! "
kata mamah sambil menunjuk Nayla dengan sendok yang ia pegang.
" Iya mamah, Nayla janji"
kata Anne sambil tersenyum manis kepada Mamahnya.
Setelah sarapan selesai Alfin dan Nayla segera berangkat ke bandara.
" Kak ,berapa lama kita akan sampai ke Surabaya ?"
kata Nayla bertanya tanya,
"mungkin sejam lebih, "
kata Alfin ,mengira ngira.
Beberapa jam setelahnya mereka akhirnya sampai di ibu kota provinsi jawa timur .
" Nay, nginep dulu ya di villa! "
kata Alfin beralasan,,
"tentu kak, lagi pula ukh... "
kata Nayla sambil meregangkan otot ototnya,, "aku sangat capek, harus duduk diem selama sejam lebih!"
kata Nayla kesal karna tadi di pesawat,,
Setelah mereka sampai di villa,Nayla segera membereskan barang barangnya.
Setelah selesai Nayla sibuk memainkan handphonenya,
" Kak, mau liet liet sekitar sini dulu ya, "
kata Nayla sambil berjalan ke arah pintu luar,
"hati hati nay, kalok ada apa apa langsung telfon kakak ya! "
kata Alfin sambil melambaikan tangan,
" Kami di sini bos! "
kata 8 pengawal itu secara serempak,,
" baik, separuh dari kalian harus cari alamat caca, sahabat adikku. Yang lainnya, lindungi Nayla, dari jauh. "
kata Alfin menginstruksikan,,
"oh, ya. harus mendapatkan alamat itu sebelum hari menjelang sore ,kalau tidak kalian akan saya pecat! "
kata Alfin serius.
"baik, bos! "
mereka ,berlari menjauh dari villa itu,,
Sementara itu di Trotoar pejalan kaki, Nayla mendengarkan earphone di jalanan, sambil memikirkan tentang Andra yang terlihat sangat bergairah saat di mimpinya,,
Nayla menjadi salah fokus saat memikirkan itu kembali, Nayla memmokuskan diri untuk mendengar lagu yang menyala dari earphonenya,,
❤ 'Alan Walker #Dark side ' ❤
🌐Take me through the night
Fall into the dark side
We don't need the light
We'll live on the dark side
I see it, let's feel it
While we're still young and fearless
Let go of the light
Fall into the dark side
Fall into the dark side
Give into the dark side
Let go of the light
Fall into the dark side
🌐Beneath the sky
As black as diamonds
We're running out of time (time, time)
Don't wait for truth
To come and blind us
Let's just believe their lies
🌐Believe it, I see it
I know that you can feel it
No secrets worth keeping
So fool me like I'm dreaming.
Saat Nayla melepas Earphone
Nayla sadar ia telah berjalan jauh dari villa nya, ia bingung dimana jalan kembali ke Villa.
Nayla berjalan seorang diri di taman tanpa arah dan tujuan. Nayla duduk di bangku kayu taman yang kosong.
Seseorang melihat Nayla sendirian,,dan memutuskan menghampiri Nayla.
" Nay, ngapain kamu di Surabaya? "
Suara perempuan berambut pendek dari belakang Nayla,,
Nayla menoleh ke belakang dan terkejut melihat seseorang itu,
" Nay? Hallo, jangan ngelamun dong! "
kata Caca sambil tersenyum,
Seseorang itu mirip dengan wanita yang berada di mimpinya. Wanita yang menemaninya minum di bar ( dalam mimpi)
" Maaf, kamu siapa? "
kata Nayla yang membuat Caca terkejut dengan pertanyaannya.
" Nay, kamu tak kenal aku. ahahahaha jangan bercanda! "
kata Caca mencairkan suasana.
Sementara itu di kantor Andra disibukkan kembali oleh rutinitasnya sebagai Ceo.
Semula Andra mengambil cuti beberapa bulan untuk menemani Nayla mengembalikan ingatannya ,namun cutinya dibatalkan karna keadaan perusahaan yang sibuk sibuknya.
"kring.... kring... "
suara deringan telfon menggema diruangan Andra. dengan cepat Andra menjawabnya sambil memegang tablet nya.
" Ya, ada apa? ...."
kata Andra bertanya tanya,
"Andra begini ~~~"
kata seseorang bapak bapak ditelfon,,
" Apa , enggak pa Andra nggak akan mau datang,ini juga harus dengan persetujuan Andra!!!! "
kata Andra emosi karna omongan papanya,
" Ayolah Andra ,papamu ini sudah tua sudah kakek kakek. kapan kamu beri aku ini seorang cucu? "
kata papa Andra dengan nada sebal,
" Pokoknya Andra... "
sebelum Andra melanjutkan perkatannya papanya menyela perkataan Andra,,
" Andra ,umur papa ini sudah tidak lamalago papa ingin memiliki punya seorang cucu entah itu perempuan atau laki laki. Papa hanya ingin C. U. C. U "
kata lelaki paruhbaya itu sambil memelankan suaranya dan memperjelas setiap kata.
"Apa kamu takmau mengabulkannya demi papa? "
lanjut papa, bak seperti menyudutkan Andra,
" huh... Iya deh, pa . besok Andra dateng ke sana. "
kata Andra mendengus kesal.
Saat Caca hendak pulang ke apartemen nya Caca kepikiran dengan cerita Nayla panjang namun dapat langsung dipahami oleh Caca.
Cacapun tadi sempat menjelaskan semuanya sebelum ia tiba tiba pergi mendadak ke Surabaya.
Tiba tiba di tengah pembicaraan mereka kak Alfin datang, lalu menarik Nayla ,dan mengajak Nayla untuk pulang ke villa.
" Kak tapi, itu kan Caca? "
kata Nayla sambil menunjuk ke arah Caca,
" Oh, hay ca "
kata Kak Alfin terkejut, karna tadi ia sangat ,cemas dengan keadaan Nayla.
Akhirnya Caca melanjutkan cerita nya dengan Nayla, tentu saja ditemani Alfin.
Akhirnya setelah menemukan suatu kebenaran tentang bar, dan Andra. Nayla pergi meninggalkan kota Surabaya dan kembali ke Bandung.
To Be Continuee...
Selamat menjalankan Ibadah puasa
\-Untuk umat yang menjalankan
Bila suka, Jangan lupa like, koment, dan Vote novel ini ya !! Karna dukungan kalian akan sangat berharga bagi Author ❤
Maafkan Author bila ada Typo atau kesalahan yang lain,
Follow Ig Author @look_you_smile7