
Naylapun menuruti permintaan Andra ,dengan segera ia membuka matanya ,
" aku udah buka mata nih ... ternyata ngebohongin kamu itu sangat sulit..."
Kata Nayla dengan Nada kecewa ,,
" walaupun kamu udah membuka mata tapi kamu tetap dapat hukumann !!"
kata Andra dengan tegas seolah perkataannya tak ada yang boleh menentangnya ,
"hukuman ? apa hukumannya ?"
Kata Nayla bertanya tanya ,
" besok kamu harus full time sama aku ,nggak boleh sama siapa siapa lagi !! ini hukumanmu , atau mau kutawarin hukuman yang lebih ringan ?"
kata Andra dengan nada menggoda,
" iya,tapi beritahu dulu hukuman ringannya apa ?"
Kata Nayla dengan penuh rasa ingin tau ,
" layani aku dengan maksimal malam ini!"
kata Andra dengan membuka baju kaosnya , sehingga terlihat otot otot kekarnya ,dan juga ada roti sobek 6 yang terlihat di sana ,
Naylapun bersusah payah menahan ludah yang menyangkut di tenggorokannya karna pemandangan indah yang diperlihatkan tubuh Andra,
"ga mau nanti aku hamil, kan kita juga bukan suami istri jadi gak bisa melakukan hal itu semena mena !! ,,"
Kata Nayla dengan mengumpulkan semua kebranian yang ada dalam dirinya ,
" apa kamu mau menjadi pengantinku ,biar aku bisa leluasa memilikimu ,memelukmu ,dan melindungimu dengan segenap raga di tubuhku ini?"
Kata Andra ,sambil mendorong Nayla dengan posisi terlentang ,
Lalu Andra mengunci tubuh Nayla ,
" boleh dipikirkan ..."
Kata Nayla sambil tertawa kecil ,tanpa khawatir akan ekspresi Andra,
"gadis kecil makin hari makin gemez aku ..."
Kata Andra lagi ,mengejek Nayla ,
" puft...siapa gadis kecil?"
Kata Nayla bertanya tanya ,
"ya kamu ,siapa lagi memang,"
kata Andra memperjelas...
" aku sudah dewasa Andra....!!!"
Kata Nayla agak membentak ,
"benarkah, bisakah gadis dewasa di depanku ini memuaskan na*su ku?"
kata Andra ,sambil memegang kedua tangan Nayla dengan tangan kirinya saja ,lalu mengarahkannya ke atas kepala Nayla ,
" kamu begitu manis ,nay ..."
Kata Andra dengan tersenyum manis ke arah Nayla,
Lalu Andra melu*at habis mulut Nayla , dan itu mendapat perlawanan dari Nayla ,
Nayla hanya bisa meronta karna kedua tangannya diikat oleh salah satu tangan Andra ,ia pun tak bisa melakukann apapun,
Selang beberapa menit Andra menatap wajah Nayla ,dan Andra melihat sendiri Nayla tengah kehabisan nafas saat ini ,
Andra langsung melepaskan luma*annya , dan membiarkan Nayla bernafas sebentar ,,
Andra melihat tubuh Nayla bergetar ,lalu Nayla menatap Andra dengan mimik ketakutan,
dengan segera Andra melepaskan cengkraman tangan nya yang sedari tadi berada di tangan Nayla , Andra segera mendekap Nayla dengan erat seolah Nayla akan pergi jauh dari kehidupan Andra...
" jangan takut aku ada di sini ..."
kata Andra berusaha menenangkan Nayla yang menggigil karna ketakutan ,
"maaf ...An..dra.. bisakah kita menjauh beberapa hari ini ,,"
kata Nayla dengan nada memohon kepada Andra ,
Andra terkejut dengan omongan Nayla dan langsung merespon dengan memeluk Nayla dengan hangat ...
" tolong jangan seperti ini Nay , kamu sama saja dengan menyiksaku ... tolong jangan lakukan ini ,aku tak bisa jauh darimu ..."
Kata Andra dengan menitikkan air mata yang secara tak sadar sudah mengucur deras di pipinya ,
setelah mereka berdua tenang ,Nayla memulai pembicaraan dengan Andra,,
"maaf.. akuuu .. tak bermaksud begitu kepadamu , aku hanya takut karna ...kejadian di masa lalu..."
Kata Nayla dengan nada menyesal ,
" tidak apa apa , aku akan membantumu memulihkan ketakutanmu akan hal tersebut ,, apakah kamu mau nay?"
kata Andra menawarkan kesempatan ini pada Nayla ,
setelah berpikir dan mendapatkan jawaban yang pas dan matang,,
" baik ... mohon bantuannya Tuan Andra ..."
kata Nayla kepada Andra seolah mereka berdua adalah bawahan dan atasan ...
Lalu mereka tidur sekamar karna ini termasuk dalam tahap pemulihan Nayla untuk menakhlukkan rasa takutnya bila ada di dekat seorang lelaki ....
💞
Tak terasa pagi pun tiba rembulan sudah tak menyinggahi langit lagi
, Nayla terbangun dan terkejut melihat ia tengah memeluk tubuh telanjang dada nya Andra , tak sengaja ia memelukknya dengan erat ,dan Kaki Nayla mendarat pas di bawah perut Andra (itu mkstnya)
' omg jika Andra bangun mati aku ...'
Kata Nayla berbicara di hatinya ,
Lalu Nayla melepaskan pelukan nya ,lalu diam diam Nayla hendak pergi ke dapur ...
Tiba tiba ada tangan yang menggenggam jari jemari Nayla dari belakang ,
" jangan pergi , "
kata Andra seperti anak kucing yang meminta makanan ,
kata Nayla polos ,seolah ia. tak sadar ada bagian Andra yang tengah ber*iri
" kamu tidak mau bertanggung jawab ya , kamu membuatnya terbangun "
Kata Andra sambil menunjuk nunjuk resletingnya ,
" maksud mu?"
kata Nayla polos ,
"maksudku .. "
" kring kring kring..."
belum sempat memberi penjelasan yang detail kepada Nayla ,Ada telpon masuk yang mengganggu aktifitasnya , lalu Andra menjauh sedikit dari Nayla yang masih terpaku di ranjang Andra,
Andra meraih ponselnya lalu terlihat berbincang dengan seseorang," hasil laporan jung hae dari korea selatan. saya terima ,"
kata Andra yang terdengar jelas ,
"baik akan saya beritau kepada pihak korea selatan bahwa proyeknya sudah di setujui ,"
" ya tut..."
setelah mematikan teleponnya ,
Andra berjalan mendekat menuju ke arah Nayla ,yang masih terpaku di ranjang sambil memikirkan sesuatu...,
" Andra..., apa aku harus bertanggung jawab karna membuatmu tegang di dekatku ?"
Kata Nayla dengan mimik tergurat rasa kecewa ,,
" kamu mau bertanggung jawab , maka tak usah bekerja hari ini !"
kaya Andra,seperti memberikan kompensasi kepada Nayla,
" Andra apa itu tegang yang kamu maksud ,".Kata Nayla dengan polosnya berbicara seperti itu ,,
" kamu mau aku menunjukkannya , "
Kata Andra ,,
" ya !!"
Kata Nayla bersemangat ,
" Berbaringlah ,"
Kata Andra , Nayla langsung berbaring mendengar perintah Andra ,
" Anak baik , jangan bergerak atau kamu takkan mengetahui apa yang aku perbuat selanjutnya "
kata Andra yang terdengar seperti seorang penjahat yang sedang berbicara,
Andra mengambil selimut lalu ia berbaring di samping Nayla , dan ia baluti dirinya dengan Nayla dengan selimut itu...,
"Ndra mau ngapain ,?"
kata Nayla menyelidik,
" ststst , bila ingin tahu jangan bergerak dan ikuti apa yang aku mau !jadilah gadis baik,"
kata Andra memperjelas ,
Lalu Andra memeluk Nayla dengan erat sehingga tak ada celah sedikitpun antara
mereka berdua,
' dia kenapa sih , eh tunggu ada sesuatu dibawah sana yang kayak , memb*sar dan mengr*s ya ... apa perasaanku aja ... , sumpah ini kan gak ada celah huft...'
"kamu udah kerasa ? ada sesuatu yang menegang dibawah sana , "
Kata Andra berterus terang,
" apa itu ,bolehkah aku ?"
Kata Nayla ,seperti gadis polos namun bodoh ...
" boleh namun kamu akan terkejut ,sebaiknya aku tunjukkan untuk malam pertama kita saja puft.."
Kata Andra lagi ,sambil tersenyum cerah,
" aku mau ke kantor ,dah..."
kata Nayla ,
" nggak boleh !! aku mengizinkanmu libur 1 hari untuk full time mu hari ini menemaniku ,
" baik ,kamu mau kemana sekarang"
kata Nayla ,
" kamu nih gimana sih , harusnya aku yang ngatain itu ke kamu, puft.."
kata Andra yang terlihat ngambek,
" oke kamu mau kemana ?"
kata Andra lagi,
" aku mauu ,seharian ini ke taman hiburan ,melihat sakura bermejaran, dan ke danau Angsa Xiaomei !"
Kata Nayla dengan bersemangat ,,
" oke , tapi kamu harus mandi dulu ,kamu sangat bau , tetapi .... ,"
Kata Andra mengalihkan pembicaraan,.
" oke ,"
kata Nayla,
"kita mandi bersama "
kata Andra tengah menggoda Nayla ,
" enggak mauu , aku mau mandiri "
kata Nayla dengan nada kesal,
" mandiri \= mandi sendiri ya ?"
kata Andra lagi ,,
" aku akan mencoba memantapkan hatiku untukmu, aku akan selalu siap siaga bila dirimu bahaya ,akan selalu menyayangi dan mempercayaimu dengan sepenuh hati,,"
kata Andra walaupun dengan suara pelan
To Be Continue .....
maaf bila ada kesalahan dalam mengetik (typo)🙏🙏🙏🌹
jangan lupa like dan koment apapun tentang novel ini , untuk support author (pemberi semangat,)!! 💜💜💜😇😇😇
tetap semangat menjalani hari yaaa💕💕💕