
"oke aku akan keluar , "
Kata Nayla dengan hanya memakai sandal rumahnya ,
Naylapun membuka pintu gerbangnya dan menoleh ke kanan dan kiri jalan ,
"hallo kamu dimana ?"
kata Nayla bertanya pada orang di sebrang telpon lalu,
Dari belakang tiba tiba muncul seseorang berpakaian hitam pekat dan memakai penutup kepala , membawa sapu tangan yang berisikan obat penidur ,
Sapu tangan itu diarahkan ke Nayla ,Nayla sulit bernapas dan ia banyak menghirup obat tidur di sapu tangan ,
" klotak...."
handphone Nayla terjatuh di depan rumahnya ,
kebetulan penjaga di rumahnya libur selama beberapa hari jadi tak ada yang menjaga di sana ,
"hallo , nay , nay kamu kenapa !! kok diam aja nayy!!"
Kata Andra di ujung telponn,
Andrapun mengalihkan pandangannya menuju ke depan rumah Nayla ,ada seseorang laki aki bertopeng ,membawa gadis yang di gendong di bahunya ,
Tak sengaja ia melihat wajah si perempuan yang tertidur dan hendak di bawa ke mobil ,Andra sangat terkejut melihat wajah perempuann itu ,
"Apa Nayla!!!!"
Kata Andra dengan panik,
Andra mengikuti arah mobil yang
membawa Nayla di dalamnya ,
"Nay ...kamu harus selamat!!!"
Kata Andra dengan cemas dan menitikkan air di matanya ,
tiba tiba dari belakang terdengar suara gemuruh ,
" dor ...dor...dor ...."
pengawal Andra menembak mobil si pencuri ,
lalu mobil itu berhenti akibat ban bocor karna tembakan peluru ,
Andra bergegas menuju ke belakang mobil itu yang tertutup, lalu mendorongnya secara paksa ,
Andra kemudian membawa Nayla yang diikat tangan dan kakinya , di tutup kepalanya dengan kain warna hitam,serta bajunya robek robek memperlihatkan bagian yang sensitif,
ia sempat terpaku sejenak melihat gadis yang sangat ia sayangi sangat ketakutan ,
Andra melepaskan ikatan tali yang membelenggu Nayla , lalu melepaskan kain pekat, yang menyelimuti mata Nayla.
Nayla menggigil karna kedinginan walau ia tak membuka matanya , namun dengan sigap Andra segera menyelimuti tubuh Nayla dengan kehangatan jas dan pelukannya .
"tenang Nay, ada aku disampingmu "
kata Andra sambil mencium kening Nayla ,
Naylapun tenang ,dan tertidur pulas sambil tersenyum simpul.
Saat sadar Nayla sudah berada di rumah sakit keluarga Herlambang ( keluargannya Andra) ia juga ditempatkan Andra di kamar VVIP miliknya ,
"ugh... sakit ..."
kata Nayla pelan, sambil memegangi kepalanya , lalu ia tersadar ada infus yang memberinnya nutrisi beberapa hari ini,
Andra yang berada di samping Nayla pun sadar jika Nayla bangun,
" Nay kamu gapapa ? mana yang sakit? "
Kata Andra dengan nada khawatir,
" gausa khawatir kek gitu ndra aku ngga papa kok"
Kata Nayla berbohong ,
"gapapa apanya ,aku beliin bubur ya !"
kata Andra ,
"ngga usah Ndra ,nanti malah ngerepotin kamu"
Kata Nayla terlihat lesu karna memang belum makan beberapa hari ini,
" gak boleh kamu harus makan ,kalok nggak makan ,nanti kalok udah sembuh aku makan kamu !!!"
Kata Andra dengan nada seperti harimau hendak menerkam mangsannya ,
" mesum!!! gak mau diterkam kamu mendingan aku makan aja "
kata Nayla ,karna dipikirannya udah meracau kemana mana,
" oke tuan putri "
Kata Andra ,,
selang 10 menit Andra meninggalkan ruangan itu ,Nayla terasa kesepian dan hening menyelimuti tubuhnya .
di ingatannya terlintas bagaimana saat ia diculik dan dibekap ,itu adalah pengalaman terpahit yang dirasakan Nayla ,
Andrapun kembali setelah membeli bubur untuk Nayla ,
" Nay ,ini buburnya ,mau aku suapin?"
Kata Andra,
Namun Andra melihat Nayla tengah menangis tersedu sedu di dalam kamar itu ,Nayla terlihat menggigil dan ketakutan ,cairan bening membasahi pipinya ,
Andra yang semulanya di depan pintu kamar terkejut melihat Nayla sangat ketakutan lalu tanpa sengaja Andra menjatuhkan bubur yang ada di tangannya
,dan langsung berlari ke arah Nayla ,
" Tenang ada aku di sisimu "
Kaya Andra menenangkan Nayla ,sambil memeluknya dengan sangat erat ,seolah mereka hendak terpisah karna suatu hal.
" Andra ,terimakasih telah menjagaku dengan senyuman tulus dan hati yang terbuka!"
KataNayla dengan tersenyum sangat manis kepada Andra ,hingga membuat wajah Andra merona seketika,
" ndra kamu ngga papa,kenapa pipi,dahi,dan telingamu merah apa kamu demam?".Kata Nayla sambil memegang kening Andra ,
"engga,ga demam kokk!"
Kata Andra ,sambil memegang tangan Nayla lalu menjauhkannya dari keningnya ,
"cup ....."
sebuah ciuman dadakan datang dari Nayla ke bibir Andra ,walaupun ini ciuman sesaat namun Andra kaget Nayla memiliki inisiatif terlebih dahulu biasannya dia yang terlalu terbawa ,
Nayla tak sadar bahwa bagian dadanya membuka ,seolah mempersilakan Andra melakukan sesuatu yang takkan dia duga ,
" Ndra kenapa?"
Kata Nayla khawatir
" jangan dekat dekat!!"
Kata Andra sedikit membentak dan menjauh serta menutup hidungnya dengab tangannya ,
" kamu kenapa sih!!
Kata Nayla ,cemas
" kamu gak sadar ya bagian dadamu membuka tuh !"
Kata Andra sambil mengalihkan pandangan,
" apa?"
Kata Nayla sambil melihat bagian yang di tunjukan Andra,
"kenapa bisa kebuka sih!"
Kata Nayla dengan membalikkan badannya membenahi bagian itu ,
Tiba tiba dari belakang ada 2 buah tangan yang menyabuki pinggangnya lalu sebuah kepala yang bersandar dibahu putih bersihnya ,
" ih...mulai deh ,Ndra aku ini belum sembuh,"
Kata Nayla dengan malu - malu ...
" biarin ,"
kata Andra
"Nay.."
"Apaa?"
Kata Nayla ,
" aku ingin kamu jadi istriku !"
kata Andra dengan lantang...
"em... baikhlah tapi lindungi aku dengan segenap nyawamu,bila dirimu berada dalam bahaya aku akan berada di garis depan".
kata Nayla dengan serius,,
" kucing nakal semakin hari semakin bandel!!!"
Kata Andra,dengan nada meledek,
Tangan Andra bergerak ke arah hidung Nayla , dan mencubitnya ,
"awww, tau sakit ndra!!!..."
Kata Nayla menahan sakit,
" biarin ,wekkk.."
kata Andra meledek lagi ,
Naylapun hanya bisa tersenyum licik ke arah Andra , seolah dia merencanakan sesuatu,
" hemm...kamu ngerencanain sesuatu ya?"
Kata Andra dengan tatapan penuh pikiran,
" ya , setelah aku terlepas dari belenggu ini.."
Kata Nayla sambil menunjukkan infus di tangan nya,
" aku akan mengejarmu ,karna kamu telah melihat nya !!"
Kata Nayla dengan nada penuh pengancaman ,
"maksudmu dadamu, apasih ambigu banget!!"
Kata Andra sengaja mengalihkan pembicaraan walau ia tau Nayla tengah membahas masalah soal tadi,
" huh ...Aku tidur aja ..."
kata Nayla ,lalu ia tertidur lelap...
Nayla hanya di rawat 4 hari ,setelah luka luka ringannya hampir sembuh ...Sepanjang hari ditemani oleh Andra yang menjaganya setiap saat ....
Setelah sembuh Nayla dipaksa Andra untuk tinggal di apartemennya dulu , baru beberapa hari ia kembali ke rumahnya ,
Nayla tak menolak ajakan Andra karna merasa tidak enak untuk menolaknya ,
Setelah sampai di apartemen Andra ,Nayla membereskan barang barangnya sendiri ,,
kebetulan Andra melihat Nayla tengah membereskan barang bawaannya sendiri
Andra bergegas menemui kepala pelayan ( sebelum Andra ke apartemennya dia menyawa banyak pelayan di rumahnya ,
dan di menemukan kepala pelayan di dapur apartemen,Andra memutuskan menghampir kepala pelayan itu,
" kepala pelayan tolong ,sebarkan ke pelayan yang lain untuk membantu seorang perempuan yang ada di kamar saya ya..."
Kata Andra dengan sopan,
"baik pak..."
kata kepala pelayan itu...
Nayla tengah membersihkan barangnya ,tiba tiba datang 5 pelayan sekaligus dengan cekatan membantu Nayla membersihkan barang barang dengan cepat,
selang 15 menit akhirnya beres beres barang Naylapun selesai ,
Nayla mengucapkan terimakasih kepada 5 pelayan yang membantunya ,namun anehnya pelayan itu hanya tersenyum seolah ia telah melaksanakan tugas yang diberikan seseorang,,
setelah itu pelayan pergi ke tempatnya untuk melakukan tugas lain.
Nayla tertidur setelah membersihkan barang barangnya terlalu lama , Andra yang habis pulang dari perusahaan untuk mengurus suatu hal akhirnya pulang ,karna tak bisa meninggalkan Nayla terlalu lama di rumah .
Andra mencari Nayla ke beberapa tempat yang ada di apartemennya , ada suatu tempat yang belum Andra periksa yaitu kamarnya sendiri,
Andra bergegas menuju kamarnya ,dan ia lega melihat Nayla terlihat tidur seperti kucing kelelahan...,,
" tidurlah ,kamu sudah mengalami banyak hal beberapa hari ini..."
kata Andra kepada Nayla yang tengah tertidur ,Nayla terlihat sedikit tersenyum kepada Andra,,
Saat Andra terlelap tidur juga di kasur yang sama dengan Andra ,Nayla menyelimuti Andra ,
Nayla bangun lalu menuju ke kamar mandi yang ada di dalam kamar Andra,
"syur ..syur.."
guyuran shower terdengar dari kamar mandi membuat Andra terbangun dan secara spontan pergi ke kamar mandi ,
"ckleek.."
pintu terbuka dan Nayla terkejut dengan hal itu,Nayla menahan ganggang pintu dengan sekuat tenaganya ,
"jangan masukk ..."
tiba tiba kaki Nayla tergelincir dan menyebabkan ia tak kuat menahan ganggang pintu ,
"ukhg..."
Nayla menahan rasa sakit di pergelangan kakinya ,sedang pintu nya terbuka dan ia melihat Andra terpaku dengan penampilan Nayla, yang tak memakai sehelai benangpun di tubuhnya , memperlihatkan keindahan yang ada di tubuhnya,,
" Andra ukhg..sakit..."
kata Nayla sambil memegang kakinya yang terkilir,
"Nay kamu gapapa ?"
kata Andra sambil fokuz menatap kakinya ,
" Ndra ... kamu gapapa ? kamu kok keliatan panas ?"
Kata Nayla sambil memegang kening Andra,
" nay plis jangan gini,aku juga laki laki biasa"
Kata Andra sambil memegang tangan Nayla ,
Nayla tak mengerti sama sekali perkataan Andra karna pada dasarnya Nayla ada cewek yang polos ,
'ternyata polos dan bodoh itu beda tipis ya'
batin Andra..
Tiba tiba ...
to be continue ... hehe....
lanjut eps#9 oke?